Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Inilah Alasan 7 Badai Dahsyat Diberi Nama Perempuan, Bukan Cuma Badai Ida

Reporter

image-gnews
Seorang pria mengambil foto mobil yang terendam saat sisa-sisa Badai Ida membawa hujan deras dan banjir ke daerah di Passaic, New Jersey, AS, 2 September 2021. Thomas P. Costello/USA TODAY Network via REUTERS
Seorang pria mengambil foto mobil yang terendam saat sisa-sisa Badai Ida membawa hujan deras dan banjir ke daerah di Passaic, New Jersey, AS, 2 September 2021. Thomas P. Costello/USA TODAY Network via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - New York dan beberapa kota di Amerika Serikat dihantam Badai Ida belum lama ini. kerusakan parah terjadi, dan di beberapa titik pun terendam banjir.

Badai merupakan sebuah bencana alam yang ditandai dengan cuaca yang ekstrem, mulai dari hujan es, badai salju, hingga badai pasir dan debu. Masing-masing badai diberikan nama oleh para ahli untuk mengetahui perbedaannya. Hal tersebut diputuskan selama Perang Dunia II.

Melansir dari Amikamoda.ru, selama periode ini, ahli meteorologi Amerika secara aktif memantau perilaku topan di Samudra Pasifik. Mencoba untuk mencegah kebingungan, peneliti memberikan manifestasi dari unsur-unsur nama ibu mertua dan istri mereka sendiri. Inilah beberapa nama badai yang diambil dengan nama perempuan:

1. Badai Irma

Badai Irma merupakan salah satu siklon tropis dengan dampak yang sangat luar biasa. Badai ini menghancurkan pemukiman yang ada di selatan Bahamas dengan kehancuran yang sangat parah. Selain itu, Badai Irma mencapai Kuba. Havana, Ibukota Kuba lantas dilanda banjir. Menurut ahli meteorologi, badai ini terjadi dengan gelombang setinggi 7 meter dan hembusan angin kencang mencapai kecepatan 250 km / jam.

2. Badai Katrina

Badai Katrina yang terjadi di Amerika merupakan badai yang paling sering diperbincangkan. Badai ini telah menyebabkan kerusakan yang luar biasa di wilayah Teluk Meksiko. Akibat bencana tersebut, infrastruktur di dan Louisiana hampir hancur total. Badai Katrina terjadi dengan kecepatan angin maksimum 200 kilometer per jam.

3. Badai Camilla

Badai Camilla terjadi pada  tahun 1969 di Amerika Serikat. Jumlah curah hujan yang dahsyat juga menjadi penyebab timbulnya banjir besar. Peneliti belum bisa mengukur kekuatan angin maksimal akibat rusaknya semua instrumen meteorologi. Sebab itu, kekuatan sebenarnya dari Badai Camilla tetap menjadi misteri hingga hari ini.

4. Badai Ida

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Badai Ida terjadi di daratan Port Fourchon sejauh 80,4 kilometer sebelah barat Badai Katrina terjadi dengan angin berkelanjutan hingga 240 kilometer per jam. Badai ini termasuk badai terkuat kelima yang pernah melanda benua Amerika.

5. Badai Ike

Badai Ike merupakan siklon tropis kuat yang menyapu sebagian Greater Antillers dan Amerika Utara. Badai ini merusak infrastruktur dan pertanian, khususnya di Kuba dan Texas. Badai ini memiliki kemiripan dengan badai Galveston yang terjadi pada tahun 1900. Diketahui Ike memiliki kekuatan 145 mph (230 km / jam) dengan tekanan terendah sebesar 935 mbar (hPa); 27,61 inHg.

6. Badai Sandy

Badai Sandy merupakan yang menerjang wilayah Karibia, Amerika Serikat Mid-Atlantik dan Timur Laut pada akhir Oktober 2012. Badai ini memiliki diameter terbesar sepanjang sejarah dengan hembusan angin sejauh 1.100 mil (1,800 km). Sandy melakukan pendaratan terakhirnya 5 mil (8 km) di barat kekuatan Atlantic City, New Jersey sekitar pukul 20.00 EDT tanggal 29 Oktober

7. Badai Maria

Badai Maria terjadi wilayah Tenggara Cina pada 11 Juli 2017. Badai ini merusak jalanan utama di Kabupaten Lianjiang dan sejumlah kapal nelayan. Kecepatan Badai Maria tidak seperti Badai Ida. Badai Maria membawa angin berkecepatan 151km/jam dan menimbulkan kerugian ekonomi yang mencapai 490 juta RMB atau sekitar Rp 1,06 triliun. 

VALMAI ALZENA KARLA 

Baca: Ida Salah Satu Badai terkuat yang Menghantam Daratan AS, ini 5 Teratas

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Aktor Mark Margolis Tutup Usia, Pemeran Hector Salamanca dalam Serial Breaking Bad

1 hari lalu

Mark Margolis. IMDB
Aktor Mark Margolis Tutup Usia, Pemeran Hector Salamanca dalam Serial Breaking Bad

Aktor Breaking Bad dan Better Call Saul, Mark Margolis meninggal. Ini profil pemeran Hector Salamanca.


Pembagian Hadiah Berujung Ricuh, New York Dakwa Influencer Kai Cenat

2 hari lalu

Orang-orang menghadiri acara
Pembagian Hadiah Berujung Ricuh, New York Dakwa Influencer Kai Cenat

Kai Cenat, influencer media sosial, menghadapi dakwaan setelah pembagian hadiah di taman Kota New York, Amerika Serikat berujung kericuhan


Topan Doksuri, Badai Tropis yang Menerjang Filipina Hingga Cina

5 hari lalu

Pemandangan udara menunjukkan banjir di Fuzhou setelah Topan Doksuri mendarat dan membawa hujan lebat, di provinsi Fujian, Cina, 29 Juli 2023. cnsphoto via REUTERS
Topan Doksuri, Badai Tropis yang Menerjang Filipina Hingga Cina

Sebelumnya, topan Doksuri telah menghantam Taiwan selatan pada Kamis, 27 Juli 2023 setelah menghantam Filipina.


Ibu Kota Cina Sengsara Diterpa Topan Doksuri, 100 Ribu Orang Diungsikan

6 hari lalu

Seorang pria melintasi karung pasir setelah hujan deras berhari-hari dari sisa-sisa Topan Doksuri yang menyebabkan banjir, di Beijing, Cina, 1 Agustus 2023. REUTERS/Thomas Peter
Ibu Kota Cina Sengsara Diterpa Topan Doksuri, 100 Ribu Orang Diungsikan

Topan Doksuri menyebabkan ibu kota Cina, Beijing dan kota-kota lainnya porak poranda. Puluhan orang tewas dan ratusan ribu orang diungsikan.


Waktu Terbaik Traveling ke New York dengan Harga Lebih Rendah dan Banyak Festival

6 hari lalu

Brooklyn Bridge di New York, Amerika Serikat. Unsplash.com/Ana Lanza
Waktu Terbaik Traveling ke New York dengan Harga Lebih Rendah dan Banyak Festival

Waktu terbaik untuk mengunjungi New York untuk cuaca yang baik tergantung preferensi Anda


Topan Doksuri Mengamuk di Cina, 39 Tewas dan 400 Ribu Orang Mengungsi

9 hari lalu

Anggota Penjaga Pantai Filipina memindahkan pohon tumbang dari jalan setelah serangan Topan Doksuri di Buguey, provinsi Cagayan, Filipina, 26 Juli 2023.
Topan Doksuri Mengamuk di Cina, 39 Tewas dan 400 Ribu Orang Mengungsi

Cina dihantam Topan Doksuri yang melumpuhkan provinsi Fujian. Topan menyebabkan 39 orang di Cina tewas.


Sederet Prestasi Justyn Vicky, Binaragawan Bali yang Ketiban Barbel 210 Kg

14 hari lalu

Justyn Vicky. Instagram/JustynVickyBali
Sederet Prestasi Justyn Vicky, Binaragawan Bali yang Ketiban Barbel 210 Kg

Binaragawan Bali Justyn Vicky meninggal karena ketiban barbel seberat 210 kilogram. Berikut sederet prestasi pria kelahiran New York 33 tahun lalu.


56 Tahun Vin Diesel, Tukang Pukul Klub Jadi Aktor Laga Hollywood

20 hari lalu

Aktor Vin Diesel berpose saat menghadiri acara sosial, The Charlize Theron Africa Outreach Project (CTAOP) di Universal Studios Backlot, di Los Angeles, California, Amerika Serikat, 26 Juni 2021. Charlize Theron Africa Outreach Project (CTAOP) , merupakan sebuah yayasan yang menyerukan pada generasi muda untuk membantu menggeser ketidakadilan sosial terkait AIDS, homofobia, rasisme, siklus kemiskinan dan isu-isu lainnya. REUTERS/Mario Anzuoni
56 Tahun Vin Diesel, Tukang Pukul Klub Jadi Aktor Laga Hollywood

Vin Diesel hari ini berumur 56 tahun, simak profil dan perjalanan karir aktor laga yang bernama lahir Mark Sinclair ini.


8 Destinasi Wisata Paling Populer untuk Pecinta Es Krim

29 hari lalu

Ilustrasi perempuan makan es krim. Foto: Freepik.com/lookstudio
8 Destinasi Wisata Paling Populer untuk Pecinta Es Krim

Setiap negara memiliki kekhasan sendiri untuk es krim yang ditawarkan, misalnya ada es krim vegan juga yang terbuat dari sidat (sejenis belut)


Badai Musim Panas Langka Luluh Lantakkan Belanda, Satu Orang Tewas

33 hari lalu

Pohon tumbang menimpa mobil setelah badai melanda Amsterdam, Belanda 5 Juli 2023. REUTERS/Anthony Deutsch
Badai Musim Panas Langka Luluh Lantakkan Belanda, Satu Orang Tewas

Badai musim panas yang jarang terjadi dengan kecepatan angin hingga 145 kilometer per jam melanda Belanda, yang terburuk sejak Januari 2018.