Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Mengubah Data KTP, iPhone 1 TB, Peretas Cina

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di Kantor Lurah Pasar Baru, Jakarta, Senin, 2 November 2020. Dinas Dukcapil DKI Jakarta kembali melakukan pelayanan secara tatap muka saat dimulainya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi dengan menerapkan protokol kesehatan pada warga secara prioritas yang terkendala mengakses layanan secara daring dalam mengurus administrasi kependudukan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Warga melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di Kantor Lurah Pasar Baru, Jakarta, Senin, 2 November 2020. Dinas Dukcapil DKI Jakarta kembali melakukan pelayanan secara tatap muka saat dimulainya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi dengan menerapkan protokol kesehatan pada warga secara prioritas yang terkendala mengakses layanan secara daring dalam mengurus administrasi kependudukan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang memperbaiki data atau memperbarui data identitas di E-KTP, tak perlu lagi melakukan perekaman ulang, seperti ketika membuat KTP pertama kali. Jadi kita tak perlu melakukan perekaman ulang.

    Berita terpopuler selanjutnya tentang beberapa hari sebelum acara Apple California Streaming yang digelar Selasa, 14 September, laporan investor dari analis Ming-Chi Kuo mengungkap bahwa akan ada iPhone pertama dengan memori yang sangat besar.

    Selain itu, peretas Cina diduga telah menembus jaringan internal Badan Intelijen Negara (BIN) dan sekitar sembilan kementerian dan lembaga di Indonesia. Penyusupan itu ditemukan oleh Insikt Group, divisi penelitian ancaman siber Recorded Future, dan dikaitkan dengan Mustang Panda, hacker Cina yang dikenal dengan kampanye spionase dunia maya.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno.

    1. Ingin Menambah Gelar di Nama? Begini Cara Memperbaiki atau Mengubah Data di KTP

    KTP atau kini kerap juga disebut E-KTP, adalah kartu sakti yang menjadi penanda bahwa kita tercatat sah sebagai warga negara dan penduduk yang legal di negeri ini.

    Karena itu, jangan sampai ada kesalahan data atau kesalahan penulisan data, seperti nama dan data-data lainnya. Namun, bila kita menemukan ada kesalahan data di KTP, kita bisa memperbaiki.

    Tidak hanya memperbaiki kesalahan data, kita juga bisa memperbarui data di KTP bila ada perbaikan identitas.

    Yang perlu dicatat adalah, memperbaiki data atau memperbarui data identitas di E-KTP, tak perlu lagi melakukan perekaman ulang, seperti ketika membuat KTP pertama kali. Jadi kita tak perlu melakukan perekaman ulang.

    2. iPhone Pertama dengan Memori 1 TB Dilaporkan Bakal Dirilis Besok

    Beberapa hari sebelum acara Apple California Streaming yang digelar Selasa, 14 September, laporan investor dari analis Ming-Chi Kuo mengungkap bahwa akan ada iPhone pertama dengan memori yang sangat besar.

    Menurutnya, model iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max masing-masing akan memiliki konfigurasi penyimpanan 1 TB. “iPhone 13 dan iPhone 13 Mini akan memiliki konfigurasi memori 128 GB, 256 GB, dan 512 GB, tidak ada opsi 64 GB,” ujar dia, seperti dikutip The Verge, Minggu, 12 September.

    Dia memperingatkan bahwa iPhone 13 dapat dipengaruhi oleh kekurangan rantai pasokan, seperti yang telah dilaporkan sebelumnya. “Sehingga diperkirakan akan ada dampak terbatas pada pengiriman iPhone 13,” tutur dia.

    Kebocoran dan rumor sebelumnya dilaporkan bahwa jajaran iPhone 13 yang akan mencakup empat model ukuran yang sama dengan model tahun lalu. Ponsel baru ini diharapkan memiliki kamera yang lebih baik mencakup mode potret video dan mode astrofotografi, lensa ultra-wide yang ditingkatkan, dan zoom optik yang lebih baik untuk perekaman video.

    3. Peretas Spionase Cina Diduga Susupi Jaringan BIN dan 9 Lembaga Negara

    Peretas Cina diduga telah menembus jaringan internal Badan Intelijen Negara (BIN) dan sekitar sembilan kementerian dan lembaga di Indonesia. Penyusupan itu ditemukan oleh Insikt Group, divisi penelitian ancaman siber Recorded Future, dan dikaitkan dengan Mustang Panda, hacker Cina yang dikenal dengan kampanye spionase dunia maya.

    Peneliti Insikt Group pertama kali menemukan kampanye ini pada bulan April tahun ini, ketika mereka mendeteksi server command and control (C&C) malware PlugX, yang dioperasikan oleh grup Mustang Panda, berkomunikasi dengan host di dalam jaringan pemerintah Indonesia. Kelompok hacker itu memang dikenal menargetkan kawasan Asia Tenggara.

    “Komunikasi ini kemudian ditelusuri kembali ke setidaknya Maret 2021. Namun, titik intrusi dan metode pengiriman malware masih belum jelas,” tertulis dalam laporan Insikt Group, seperti dikutip The Record, akhir pekan lalu. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: ISI Kebut Sertifikasi, Banjir Kalteng, iPhone SE 3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.