Kabar Terbaru Gempa Guncang Gorontalo, Halmahera Timur, dan Aceh

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

    Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan rentetan gempa dengan magnitudo 3 hingga magnitudo di atas 5 mengguncang Indonesia timur dan barat pada Rabu, 15 September 2021.

    Gempa bumi terbaru dengan magnitudo 5,4 berpusat di laut 85 kilometer barat laut Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada Rabu pukul 07:49:47 WIB. BMKG mengatakan Lokasi gempa tepatnya pada 1.28 Lintang Utara dan 122.16 Bujur Timur dengan kedalaman 20 kilometer.

    Gempa dirasakan pada skala MMI III di Boalemo, II-III di Buol, II di Manado, II di Bone Bolango, II di Gorontalo, II di Toli-toli.

    Sebelumnya gempa dua kali mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Gempa dengan magnitudo 3,9 mengguncang daratan 41 kilometer barat daya Halmahera Timur pada Rabu pukul 04:03:36 WIB.

    Lokasi pusat gempa pada 1.11 Lintang Utara dan 128.17 Bujur Timur dengan kedalaman 5 Km. "Dirasakan (MMI) II-III Subaim," tulis BMKG di akun Twitter-nya.

    Setelah itu terjadi gempa dengan magnitudo 3,2 di lokasi yang berdekatan pada pukul 05:55:02 WIB. Pusat gempa pada 1.08 Lintang Utara dan 128.20 Bujur Timur atau 46 kilometer barat laut Maba, ibu kota Halmahera Timur, dengan kedalaman 4 kilometer. "Dirasakan (MMI) II-III Subaim," ujar BMKG.

    Sementara gempa dengan magnitudo: 5.6 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Rabu pukul 03:13:53 WIB. Pusat gempa pada 2.90 Lintang Utara dan 95.32 Bujur Timur atau 125 km barat laut Sinabang, Sinabang adalah ibu kota Kabupaten Simeulue, Aceh. "Tidak berpotensi tsunami," ujar BMKG.

    Baca:
    Gempa Terkini Menggoyang Priangan Timur, Ini Keterangan BMKG 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.