Misi Bangun Stasiun Luar Angkasa Rampung, 3 Astronot Cina Mendarat di Gurun Gobi

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Astronot Nie Haisheng (tengah), Liu Boming (kanan), dan Tang Hongbo berada di luar kapsul pembawa pulang Shenzhou-12 di situs pendaratan Dongfeng di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 17 September 2021. Kredit: Xinhua/Lian Zhen

    Astronot Nie Haisheng (tengah), Liu Boming (kanan), dan Tang Hongbo berada di luar kapsul pembawa pulang Shenzhou-12 di situs pendaratan Dongfeng di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 17 September 2021. Kredit: Xinhua/Lian Zhen

    TEMPO.CO, Beijing - Tiga astronot Cina, kelompok astronot pertama yang dikirim ke orbit untuk pembangunan stasiun luar angkasa, telah merampungkan misi selama tiga bulan mereka dan kembali ke Bumi dengan selamat pada Jumat, 17 September 2021.

    Kapsul pembawa pulang wahana antariksa berawak Shenzhou-12, yang membawa astronot Nie Haisheng, Liu Boming, dan Tang Hongbo, mendarat di situs pendaratan Dongfeng di Gurun Gobi, Daerah Otonom Mongolia Dalam, Cina utara, pada pukul 13.34 Waktu Beijing atau 12.34 WIB, menurut Badan Antariksa Berawak Cina (CMSA).

    Ketiga astronot tersebut telah keluar dari kapsul pembawa pulang dan semuanya dalam kondisi sehat, papar CMSA. Penerbangan berawak pertama yang dilakukan selama pembangunan stasiun luar angkasa Cina ini benar-benar sukses, kata badan itu.

    Ini juga pertama kalinya situs pendaratan Dongfeng digunakan dalam misi pencarian dan penjemputan wahana antariksa berawak, imbuh CMSA.

    Kapsul pembawa pulang Shenzhou-12 memisahkan diri dari kapsul yang mengorbit pada pukul 12.43 di bawah komando Pusat Kendali Antariksa Beijing. Mesin braking kapsul tersebut kemudian dinyalakan, dan kapsul pembawa pulang terpisah dari kapsul penggerak.

    Setelah kapsul pembawa pulang tersebut sukses mendarat, tim pencari darat tiba di lokasi pendaratan. Tenaga kesehatan mengonfirmasi bahwa ketiga astronot berada dalam kondisi sehat, setelah palka kapsul dibuka.

    Pada 17 Juni, wahana antariksa Shenzhou-12 diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Cina barat laut dan melakukan penambatan dengan modul inti stasiun ruang angkasa Tianhe. Setelah sukses menambat (docking), ketiga astronot memasuki modul inti dan memulai masa tinggal mereka selama tiga bulan di luar angkasa.

    Para kru menuntaskan dua aktivitas di luar pesawat serta serangkaian eksperimen ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa. Mereka menguji sejumlah teknologi kunci untuk pembangunan dan pengoperasian stasiun luar angkasa, yang menyangkut masa tinggal jangka panjang astronot, sistem daur ulang dan penunjang kehidupan, pasokan material luar angkasa, aktivitas dan operasi di luar pesawat, serta pekerjaan pemeliharaan di orbit.

    Keberhasilan penerbangan wahana antariksa berawak Shenzhou-12 ini meletakkan dasar yang kuat untuk kelanjutan pembangunan dan pengoperasian stasiun luar angkasa Cina, tutur CMSA.

    XINHUA | ANTARA

    Baca:
    Astronot Cina di Luar Angkasa Berbincang dengan Pelajar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.