Tiga Hari Mengorbit Bumi, Warga Sipil di Inspiration4 SpaceX Kerjakan Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga sipil, terlihat di hari pertama mereka saat berada di luar angkasa di dalam Kapsul Dragon yang dibawa oleh roket Falcon 9 milik SpaceX, 17 September 2021.. SpaceX/Handout via REUTERS

    Seorang warga sipil, terlihat di hari pertama mereka saat berada di luar angkasa di dalam Kapsul Dragon yang dibawa oleh roket Falcon 9 milik SpaceX, 17 September 2021.. SpaceX/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Virgin Galactic dan Blue Origin, SpaceX telah resmi memasuki industri pariwisata luar angkasa. Misi Inspiration4 SpaceX telah sukses kembali ke Bumi, mendarat di Samudera Atlantik di lepas pantai timur Florida pada Minggu pagi waktu Indonesia, 19 September 2021.

    Membawa empat awak yang seluruhnya ‘warga sipil biasa’ dalam pesawat kapsul otonom, Elon Musk dinilai telah membuat SpaceX melampaui dua pesaingnya. Ini karena durasi misi dan ketinggian orbit yang dicapai Inspiration4.

    “Ini bukan penerbangan lima menit, merasakan momen gravitasi mikro, lalu selesai. Ini jauh lebih kepada apa yang dipahami publik sebagai pariwisata luar angkasa,” kata Jordan Bimm, seorang sejarawan antariksa di University of Chicago, Amerika Serikat.

    Dalam manifes Dragon, pesawat luar angkasa SpaceX, termuat nama Jared Isaacman, 38 tahun, seorang miliarder pendiri Shift4 Payments. Dia juga yang mensponsori misi bersama SpaceX tersebut. Tak disebutkan nilai yang dibayarkannya kepada Elon Musk, tapi Majalah TIME menghitung biaya tiket untuk seluruh empat kursi dalam kapsul Dragon itu senilai US$ 200 juta atau setara Rp 2,8 triliun.

    Isaacman, 38 tahun, adalah seorang pilot berpengalaman. Dia adalah anggota tim pesawat jet aerobatik Black Diamond dan pernah terlibat di lebih dari 100 air show. Penyintas kanker Hayley Arceneaux (29), seorang professional di industri dirgantara Chris Sembroski (42), dan geolog Sian Proctor (51) adalah anggota krunya.

    Tiga awak lain yang dibayari Isaacman adalah Sian Proctor, seorang geolog dan juga seniman; Chris Sembroski, perekayasa aeronautika; dan Hayley Arceneaux, seorang perawat. Proctor adalah juga perempuan Afro-Amerika keempat yang pergi ke luar angkasa, sedang Arceneaux membuat sejarah sebagai orang pertama yang berpetualang di antariksa dengan satu bagian tubuhnya yang telah diamputasi dan digantikan dengan organ buatan.

    Arceneaux adalah penyintas kanker tulang dan pernah menjadi pasien di Rumah Sakit Riset Anak St. Jude di Memphis, Tennessee. Rumah sakit yang dikelola lembaga non-profit itu nantinya akan menerima donasi yang berhasil dikumpulkan dari misi Inspiration4. Targetnya minimal US$ 200 juta—dan sudah tercapai US$ 154 juta saat Inspiration4 kembali ke Bumi, Minggu pagi.

    Empat warga sipil yang menumpang Crew Dragon SpaceX, mendarat dengan selamat di lepas pantai Kennedy Space Center, Florida, AS, 18 September 2021. SpaceX/Handout via REUTERS

    Meski kapsul Dragon terbang otonom, dua awak telah dilatih untuk bisa menjadi pilot dari pesawat ulang alik itu apabila dibutuhkan. Keduanya adalah Isaacman dan Proctor.

    Selama tiga hari, Dragon mengorbit mengelilingi Bumi sebanyak 15 kali sehari di ketinggian 585 kilometer. Sepanjang periode itu pula Isaacman menjaga system di pesawat dan menjalin kontak dengan pusat kendali misi SpaceX di Bumi. Arceneaux melakukan riset medis efek kesehatan dari radiasi luar angkasa dan tingkat gravitasi yang ekstrem rendah, yang bisa berpengaruh kepada penglihatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.