Mengapa Anjing Peliharaan Takut dengan Kucing?

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Maha Mansoura, 52 tahun, seorang wanita Palestina, bermain dengan kucing dan anjing di rumahnya di Kota Ramallah, Tepi Barat, 7 Oktober 2020. Di Kota Ramallah di Tepi Barat, Palestina, hewan-hewan telantar dapat menikmati tempat berlindung yang aman setelah seorang wanita Palestina mengubah rumahnya menjadi tempat penampungan bagi hewan-hewan tersebut. Xinhua/Ayman Nobani

    Maha Mansoura, 52 tahun, seorang wanita Palestina, bermain dengan kucing dan anjing di rumahnya di Kota Ramallah, Tepi Barat, 7 Oktober 2020. Di Kota Ramallah di Tepi Barat, Palestina, hewan-hewan telantar dapat menikmati tempat berlindung yang aman setelah seorang wanita Palestina mengubah rumahnya menjadi tempat penampungan bagi hewan-hewan tersebut. Xinhua/Ayman Nobani

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki berbagai macam hewan peliharaan di rumah merupakan salah satu hal yang menyenangkan bagi para pecinta hewan. Namun ada kalanya hewan peliharaan bertengkar dengan hewan peliharaan lainnya. Kucing dan anjing adalah salah duanya. 

    Pada umumnya kucing memiliki ukuran yang lebih kecil dan kurang bersosialisasi daripada anjing. Namun ada beberapa situasi di mana kucing bisa sangat menakutkan. Ketika kucing merasakan ketakutan, mereka akan mengangkat punggung mereka dengan rambut berdiri tegak sambil mendesis serta menunjukkan gigi dan cakar yang tajam, dan bergerak cepat ke berbagai arah. Selain itu, cakaran atau gigitan kucing dapat menyebabkan infeksi jika tidak ditangani dengan benar.

    Melansir dari Wagwalking.com, ketika anjing Anda menunjukkan tanda-tanda ketakutan di sekitar kucing, ia mungkin memiliki pengalaman 'kasar' dengan kucing yang marah dan tidak melupakan kejadian itu. Biasanya, jika seekor anjing telah disosialisasikan dengan seekor kucing, dia tidak akan bereaksi dengan rasa takut. Namun, anjing yang tidak menghabiskan waktu dengan kucing akan memilih untuk mengejar mereka atau takut pada mereka.

    Semua anjing dapat mengalami dan menunjukkan tanda-tanda ketakutan. Jika terdapat perilaku yang berlebihan pada anjing maka itu bisa dianggap sebagai fobia.

    Antisipasi suatu peristiwa yang menimbulkan tanda-tanda ketakutan adalah kecemasan. Anjing cenderung takut dan mengembangkan ketakutan terhadap hal-hal seperti petir, dokter hewan, anak-anak, kembang api, dan perpisahan.

    Anjing besar seperti Siberian Husky, Standard Poodle, German Shorthaired Pointer, Chesapeake Bay Retriever, Great Pyrenees, Border Collie, dan Bernese Mountain Dog umumnya memiliki komponen genetik keluarga yang kuat yang membuat mereka takut akan hal-hal acak.

    Anjing akan mulai mengembangkan ketakutan, fobia, dan kecemasan pada awal kedewasaan sosial dari usia satu hingga tiga tahun. Anjing yang lebih muda, sekitar usia delapan hingga sepuluh bulan, dapat mengembangkan rasa takut yang mendalam atas hal yang tidak diketahui. Anjing yang lebih tua dan mengalami penurunan ingatan juga dapat mengembangkan ketakutan seperti kecemasan akan perpisahan.

    VALMAI ALZENA KARLA

    Baca juga: Mengapa Kucing dan Anjing Sering Bertengkar?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.