Sandiaga Sebut Industri Game Bisa Jadi Modal Kebangkitan Ekonomi Kreatif

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan sambutan saat peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo dan '5G Experience Center' atau pusat layanan teknologi 5G di Gedung Robotika ITS Surabaya, Kamis, 16 September 2021. ANTARA/Didik Suhartono

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan sambutan saat peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo dan '5G Experience Center' atau pusat layanan teknologi 5G di Gedung Robotika ITS Surabaya, Kamis, 16 September 2021. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menerangkan industri game bisa menjadi modal kebangkitan subsektor ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19. Hal itu menjadi alasan pihaknya mengirimkan 19 developer game lokal untuk ikut dalam ajang internasional Tokyo Game Show 2021. 

    “Terlebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia, aplikasi dan permainan pada 2020 menempati posisi ketujuh penyumbang terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 September 2021. 

    Sebagai informasi, Tokyo Game Show merupakan pameran dagang serta eksibisi game terkemuka di dunia yang akan dilaksanakan pada 30 September-3 Oktober 2021. Gelaran ini seringkali dijadikan benchmark bagi penyelenggaraan event serupa di kawasan dunia lain, yang juga di dalamnya sering menjadi barometer perkembangan industri game global. 

    Lebih detail, Sandi membeberkan, aplikasi dan permainan menyumbang sebesar Rp 24,88 triliun atau sekitar 2,19 persen untuk PDB nasional. “Ini sejalan dengan janji Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan e-sport dan industri gaming yang menjadi salah satu modal bangsa,” katanya lagi.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menerangkan, pihaknya akan terus berupaya membuka akses pasar seluas-luasnya khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif subsektor aplikasi atau game.

    Di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, subsektor aplikasi game developer menunjukkan tren kenaikan positif dibandingkan dengan lainnya. “Tercatat subsektor aplikasi game developer memiliki nilai pertumbuhan positif tertinggi kedua setelah subsektor TV  dan radio,” tutur dia, sambil menambahkan bahwa jumlah pertumbuhan sebesar 4,47 persen.

    Sandi berharap game menjadi pandemic winner untuk mendorong pergerakan ekonomi Indonesia, bersama subsektor prioritas dan unggulan lainnya. Dia juga mengajak para stakeholder di Indonesia untuk tetap positif dan optimistis di tengah ketidakpastian karena pandemi. “Karena kita melihat kondisi ini sangat dinamis tapi kita yakin di industri game ini ada peluang yang harus dimanfaatkan untuk menjadi pemenang,” tutur Sandi.

    Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) Cipto Adiguno mengatakan partisipasi Indonesia dalam Tokyo Game Show merupakan salah satu bentuk konsistensi kolaborasi antara pemerintah dengan stakeholder industri game nasional. “Tujuannya tentu untuk memajukan produk game Indonesia di pasar global,” katanya.

    Dengan semakin konsistennya Indonesia mengirimkan delegasi dalam event-event semacam ini, Cipto berujar, akan semakin membuat game Indonesia dikenal di industri game mancanegara. “Sehingga pada gilirannya juga akan meningkatkan profil industri game lokal kita di dunia,” kata dia yang juga mengkurasi 19 developer itu.

    Baca:
    19 Developer Game Indonesia Ikut Tokyo Game Show 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.