Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kimiawan Amerika Tegaskan Molnupiravir bukan Kemasan Ulang Ivermectin

image-gnews
ilustrasi obat (pixabay.com)
ilustrasi obat (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Obat pil molnupiravir bukan kemasan ulang dari ivermectin. Keduanya, meski diproduksi oleh pabrik obat yang sama, Merck, sangat jauh berbeda dalam hal struktur dan cara kerjanya.

Penilaian itu diberikan Christopher J. Cramer, kimiawan yang juga Wakil Presiden untuk Riset di University of Minnesota, Amerika Serikat. Dia mengunggah struktur kimia molnupiravir dan ivermectin di akun media sosial twitter pada Jumat, 1 Oktober 2021. Terlihat bentang ikatan molekul yang sangat berbeda di antara keduanya.

Pada molnupiravir ada, misalnya, ikatan atom Nitrogen yang tidak terlihat pada struktur ivermectin. "No, Merck's molnupiravir is NOT repackaged ivermectin," tulis Cramer dalam unggahannya itu. 

Cramer adalah juga Wakil Presiden dan Chief Research Officer Senior di Underwriters Laboratories--perusahaan sertifikasi keselamatan global berbasis di Illinois. Bersama unggahannya itu, dia menyertakan narasi bahwa para kimiawan dihadapkan kepada potensi datangnya badai hoax tentang molnupiravir dan ivermectin.

Sebelumnya, Merck melaporkan bahwa hasil sementara dari uji klinis yang dilakukannya menunjukkan molnupiravir mampu memangkas hingga 50 persen peluang gejala berat seseorang yang telah terinfeksi Covid-19. Uji melibatkan 775 pasien dan separuhnya diberikan obat pil itu selama lima hari dan diminum dua kali sehari. 

Hasilnya, di antara pasien penerima pil molnupiravir itu, sebanyak 7,3 persen yang membutuhkan perawatan di rumah sakit pada akhir 30 hari. Bandingkan dengan 14,1 persen besarnya di antara mereka yang dalam studi itu hanya menerima plasebo. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Setelah jangka waktu tersebut, juga tidak ada kematian di antara mereka yang menerima obat tersebut, dibandingkan dengan delapan orang pada kelompok plasebo,” kata Merck menambahkan.

Laporan dari Merck disambut antusias besar, terlebih obat pil sangat memudahkan dalam perawatan pasien Covid-19. Selama ini pengobatan yang diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah (remdesivir).

Sedang potensi misinformasi disebabkan kontroversi yang pernah dikembangkan sebagian kalangan yang meyakini ivermectin efektif untuk mengobati Covid-19. Ivermectin juga diproduksi Merck tapi untuk mengobati infeksi cacing parasit pada hewan. 

Di antara kontroversi yang semakin tinggi di awal tahun, Merck menyatakan tidak yakin obat cacing yang diproduksinya tersebut bisa digunakan untuk Covid-19. "Perusahaan tidak yakin data yang ada saat ini mendukung keselamatan dan efikasi ivermectin untuk digunakan mengobati Covid-19," bunyi bagian dari pernyataan Merck pada 4 Februari 2021, seperti dikutip dari situs web resmi perusahaan itu.

Baca juga:
Uji Klinis Molnupiravir Pernah Dihentikan April lalu, Kenapa?

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Remaja Palestina Dibunuh Pemukim Israel, AS: Ini Terorisme!

1 hari lalu

Para pemukim Israel mengadakan pawai protes dari Tapuach Junction ke pos terdepan pemukim Israel di Evyatar, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 10 April 2023. REUTERS/Nir Elias
Remaja Palestina Dibunuh Pemukim Israel, AS: Ini Terorisme!

Washington mengecam pembunuhan seorang remaja Palestina oleh para pemukim Yahudi Israel sebagai terorisme.


Filipina Tuduh Cina Tembakkan Meriam Air ke Kapal di Laut Cina Selatan, Beijing: Mereka Ilegal!

1 hari lalu

Sebuah kapal Penjaga Pantai Cina menyemprotkan meriam air ke kapal Penjaga Pantai Filipina di Laut Cina Selatan dalam foto selebaran yang dirilis pada 6 Agustus 2023. Penjaga Pantai Filipina/Reuters
Filipina Tuduh Cina Tembakkan Meriam Air ke Kapal di Laut Cina Selatan, Beijing: Mereka Ilegal!

Filipina mengutuk Penjaga Pantai Cina karena menembakkan meriam air ke kapal-kapalnya di Laut Cina Selatan


Hakim Izinkan Kasus Antimonopoli Google Search di AS Disidangkan

1 hari lalu

Ilustrasi mesin pencari Google. (www.j-26.com)
Hakim Izinkan Kasus Antimonopoli Google Search di AS Disidangkan

Seorang hakim Amerika Serikat, yang mendengar gugatan antimonopoli terhadap Google, mengizinkan kasus ini disidangkan.


"Expo Indonesia en Mexico 2023" Upaya Menggarap Pasar Amerika

2 hari lalu

"Expo Indonesia en Mexico 2023" Upaya Menggarap Pasar Amerika

Pada periode Januari-Juni 2023, wisatawan kawasan Amerika mencatat kunjungan sebesar 267.147


Ukraina Luncurkan Prangko Bergambar Jet Tempur F-16 Hancurkan Rusia

2 hari lalu

Perangko Ukraina. kyivpost.com
Ukraina Luncurkan Prangko Bergambar Jet Tempur F-16 Hancurkan Rusia

Ukraina meluncurkan prangko edisi khusus bergambar jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat menghancurkan Istana Kremlin di Moskow, Rusia.


Fakta-fakta Jambore Pramuka Internasional di Korea Selatan yang Dilanda Gelombang Panas

2 hari lalu

Seorang warga mengambil gambar lokasi perkemahan Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Buan, Korea Selatan, 4 Agustus 2023. REUTERS/Kim Hong-Ji
Fakta-fakta Jambore Pramuka Internasional di Korea Selatan yang Dilanda Gelombang Panas

Jambore Pramuka Dunia dilanda gelombang panas. Kontingen Inggris dan Amerika Serikat bahkan dikabarkan mengundurkan diri.


Donald Trump Tebar Ancaman di Medsos, Jaksa Minta Perlindungan Hakim

2 hari lalu

Penasihat Khusus A.S. Jack Smith membuat pernyataan kepada wartawan setelah dewan juri mengembalikan dakwaan mantan Presiden A.S. Donald Trump dalam penyelidikan penasihat khusus tentang upaya untuk membatalkan kekalahannya dalam pemilu tahun 2020, di kantor Smith di Washington, A.S. 1 Agustus 2023. REUTERS /Kevin Wurm
Donald Trump Tebar Ancaman di Medsos, Jaksa Minta Perlindungan Hakim

Jaksa meminta Hakim Distrik AS Tanya Chutkan untuk mengeluarkan perintah perlindungan yang melarang Donald Trump membagikan materi penemuan pengadilan


5 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Kuliah di Amerika dari EducationUSA

2 hari lalu

Seseorang memegang payung dengan  logo Harvard saat demonstran berkumpul mendukung tindakan afirmatif, karena Mahkamah Agung AS akan mempertimbangkan apakah perguruan tinggi dapat terus menggunakan ras sebagai faktor dalam penerimaan siswa dalam dua kasus,  di Washington, AS 31 Oktober 2022. REUTERS/Jonathan Ernst
5 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Kuliah di Amerika dari EducationUSA

Berikut kiat dalam mempersiapkan kuliah di Amerika Serikat.


Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan Dilanda Gelombang Panas, Kontingen AS Mundur

2 hari lalu

Peserta mengantre panjang untuk masuk ke toko suvenir di lokasi perkemahan Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Buan, Korea Selatan, 4 Agustus 2023. REUTERS/Kim Hong-Ji
Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan Dilanda Gelombang Panas, Kontingen AS Mundur

Kontingen Amerika Serikat memutuskan mundur dari Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Korea Selatan akibat gelombang panas


Belum Ada Kabar dari Korea Utara, AS Tolak Klasifikasikan Travis King sebagai Tawanan Perang

2 hari lalu

Foto Travis King, tentara yang masih misterius keberadaannya setelah tiba-tiba berlari memasuki wilayah Korea Utara dari kawasan wisata zona demiliterisasi Korea Selatan. Gedung Putih tengah berupaya menghubungi Korea Utara untuk mencari tahu kondisi King. Nypost.com
Belum Ada Kabar dari Korea Utara, AS Tolak Klasifikasikan Travis King sebagai Tawanan Perang

Amerika Serikat menolak untuk mengklasifikasikan Tentara Prajurit Travis King sebagai tawanan perang, meskipun dia ditahan Korea Utara