Game Basket NBA 2K22: Main Lebih Lepas tanpa Shot Meter

Game NBA 2K22. Foto: Google Play Store

TEMPO.CO, JakartaGame bola basket NBA 2K telah merilis seri terbarunya, yaitu NBA 2K22. Diluncurkan serentak di semua platform pada awal September lalu, gim bola basket paling populer di dunia ini terbagi menjadi dua versi. Bagi pemilik Playstation 5, Anda dapat memainkan game ini dengan versi next gen (next generation). Sedangkan bagi Anda yang memiliki Playstation 4, dapat memainkan dengan versi current gen.

Dengan pertimbangan lebih banyak pengguna PS4 ketimbang PS5, Tempo memainkan game ini dari sisi current gen. Seperti biasa, pemain akan mendapatkan roster terbaru dari tim-tim NBA seperti keberadaan NBA Most Valuable Player musim 2016-2017, Russell Westbrook, yang kini bermain di LA Lakers. Selain itu, Anda juga dapat memainkan para pemain legenda tim NBA di masa lalu melawan tim dari masa kini, semisal memainkan Chicago Bulls era Michael Jordan melawan LA Lakers yang digawangi LeBron James.

Seperti pada seri NBA 2K21, satu hal yang segera terasa adalah perbedaan shot meter. Jika sebelumnya berada di atas kepala pemain, sekarang meteran berada di samping pemain. Namun, shot meter tahun ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk dikuasai. Tak percaya? Coba saja ketik di pencarian Twitter kata kunci “shot meter NBA 2K22”, Anda dapat menemukan sejumlah pemain lain juga mengeluhkan hal ini. Tak melulu merasa kesulitan, sebagian menyatakan lebih tertantang tanpa meteran tersedia.

Ada beberapa kiat yang dapat pemain coba untuk mengatasi persoalan shot meter ini. Pertama, mematikan langsung fitur itu. Pemain meniadakan fungsi itu di menu settings. Kedua, pemain dapat terus memainkan permainan dengan shot meter untuk menyempurnakan waktu melempar bola ke keranjang. Tempo memilih cara yang lebih gampang, mematikan shot meter. Hasilnya, jauh lebih baik dibandingkan memakainya, sehingga akhirnya hanya digunakan untuk melakukan free throw.

Dari sisi permainan, NBA 2K22 memiliki peningkatan penting dibandingkan NBA 2K21. Peningkatan ini dapat terlihat dari stamina pemain jika ia berlari bersama bola ke keranjang lawan atau ketika dia bertahan dari serangan lawan. Stamina ini akan banyak berpengaruh terhadap efektivitas pemain dalam melempar bola. Ketika pemain Anda semakin lelah, meteran tembakan mereka akan menyusut. Pemain juga perlu memikirkan cara lebih efektif dalam melakukan serangan, termasuk dalam urusan melakukan trik dribel (dribble moves).

Perubahan lain dalam gim ini juga terasa dalam pembacaan kecerdasan buatan (AI) terhadap screen play (menutup arah gerak lawan dengan menempatkan pemain sebagai penghalang). Ketika lawan melakukan screen, pemain di tim kita terasa lebih baik dalam membacanya, sehingga kehilangan poin tidak terjadi dengan mudah.

Hal lainnya adalah saat melakukan lemparan 3 poin. Pada NBA 2K22, kemampuan melakukan three points dengan tinggi saja tidak cukup. Anda harus betul-betul memiliki ruang untuk melakukannya, sehingga permainan terasa lebih realistis dibandingkan seri sebelumnya. Bagi pemain yang menghidupkan shot meter, jika mendapatkan posisi terbuka melakukan lemparan, maka meteran akan berkembang dan akan menyusut ketika pemain dikawal dengan ketat.

Game NBA 2K22. Foto: Google Play Store

Charging foul juga lebih sering terjadi di seri tahun ini dibandingkan NBA 2K21. Maka, Anda harus berhati-hati jika sedang melakukan dribel di hadapan lawan. Sebaliknya, Anda bisa berupaya mendapatkan charging foul kepada lawan Anda. Namun, hal-hal seperti bump steal masih cukup sering terjadi di seri ini.

Secara umum, para pemain veteran pasti akan membeli game ini. Bagi para pemain baru atau yang baru akan membelinya, selamat menikmati keseruan bermain dan peningkatan dalam sejumlah hal. Khusus untuk shot meter, Anda dapat menyesuaikan dengan kemampuan. Selamat bermain!

Baca juga:
Tim Mahasiswa Cina Pecahkan Rekor Dunia Lama Terbang Drone Boeing






Game Adaptasi dari Komik Web Garuda Eleven Bakal Segera Hadir

8 menit lalu

Game Adaptasi dari Komik Web Garuda Eleven Bakal Segera Hadir

Game berjudul Garuda Eleven Metaleague itu dikembangkan dengan basis web 3.0 oleh pengembang gim RGMS.


Begini Kemendikbudristek Apresiasi Christine Hakim yang Ikut Bintangi The Last of Us

3 hari lalu

Begini Kemendikbudristek Apresiasi Christine Hakim yang Ikut Bintangi The Last of Us

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan apresiasi kepada aktris Christine Hakim.


Perbedaan Paket Netflix Ponsel hingga Premium, Bagaimana Bisa Dapat Film Tanpa Iklan?

5 hari lalu

Perbedaan Paket Netflix Ponsel hingga Premium, Bagaimana Bisa Dapat Film Tanpa Iklan?

Netflix menawarkan setidaknya empat paket langganan bagi para peggunanya, yaitu ponsel, dasar, standar, dan premium. Berikut perbedaannya.


Rezeki Imlek, Arena of Valor Bagikan Skin Gratis dan Hadiah Eksklusif

11 hari lalu

Rezeki Imlek, Arena of Valor Bagikan Skin Gratis dan Hadiah Eksklusif

Arena of Valor (AOV) menggelar in-game event Dreamland of Sumeru yang berlangsung hingga 22 Januari 2023 untuk memeriahkan Hari Raya Tahun Baru Cina


10 Game Paling Banyak Diunduh, Apakah termasuk Mobile Legends?

13 hari lalu

10 Game Paling Banyak Diunduh, Apakah termasuk Mobile Legends?

Deretan 10 game paling banyak diunduh di perangkat Android (Play Store) dan iOS (App Store)


9 Game Online Multiplayer Terbaik 2023 yang Bisa Dimainkan Bareng Team dan Pacar

19 hari lalu

9 Game Online Multiplayer Terbaik 2023 yang Bisa Dimainkan Bareng Team dan Pacar

9 Game online multiplayer terbaik yang bisa dinikmati di 2023, diantaranya Among US, PUBG, GTA, dan lainnya


7 Game Online Gratis Terbaru 2023 di Android dan iPhone, Ada Battle Royale!

21 hari lalu

7 Game Online Gratis Terbaru 2023 di Android dan iPhone, Ada Battle Royale!

Daftar game online terbaru 2023 di Play Store dan App Store, mulai dari Roblox, clash of clans, hingga free fire


Sony: Kekurangan Pasokan PlayStation 5 Berakhir

23 hari lalu

Sony: Kekurangan Pasokan PlayStation 5 Berakhir

Sejak diluncurkan kembali pada tahun 2020, PlayStation 5 cukup sulit didapat oleh pelanggan yang ingin membelinya.


Sony Perkenalkan Controller PS5 untuk Penyandang Disabilitas di CES 2023

24 hari lalu

Sony Perkenalkan Controller PS5 untuk Penyandang Disabilitas di CES 2023

Sony memperkenalkan Project Leonardo, controller modular baru yang dirancang untuk membantu pemain penyandang disabilitas.


Concept Nyx, Controller Game dari Dell untuk Pemain yang Kekinian

25 hari lalu

Concept Nyx, Controller Game dari Dell untuk Pemain yang Kekinian

Dell mengungkap terus bereksperimen lewat controller game, di antaranya yang diaku paling berani yakni integrasi dunia kerja dan gaming.