Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BRIN Kembangkan Metode Analisis Kesehatan Danau dan DAS dengan Kecerdasan Buatan

Reporter

Editor

Erwin Prima

image-gnews
Danau Emfote, yang terletak di sebelah selatan Danau Sentani, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua. Kredit: Balai Arkeologi Papua
Danau Emfote, yang terletak di sebelah selatan Danau Sentani, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua. Kredit: Balai Arkeologi Papua
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan metode kecerdasan buatan geospasial (Geo-AI) untuk melakukan analisis kesehatan danau dan daerah aliran sungai (DAS).

"Dengan memanfaatkan metode Geo-AI, kami mencoba melakukan dengan machine dengan menggunakan temporal data yang cukup banyak, kemudian kami analisis bagaimana perubahan penutupan lahannya dan bagaimana tingkat kesehatan dari danau maupun DAS," kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Riset Aplikasi Penginderaan Jauh Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN M Rokhis Khomarudin dalam Webinar Talk to Scientists: Riset dan Inovasi untuk Indonesia Tangguh Bencana di Jakarta, Kamis, 7 Oktober 2021.

Rokhis menuturkan jika dengan metode konvensional, maka dari citra satelit dilihat parameter fisik perairan yang kemudian diinterpretasi oleh ahli. Kelemahan metode tersebut adalah proses membutuhkan waktu lebih lama, hasil interpretasi bergantung ahli, ketidakpastian hasil, dan harus membuat hasil training sampel.

Sementara dengan metode Geo-AI, diperoleh keunggulan berupa proses cepat, mampu ekstraksi dari suatu pola, dapat menciptakan suatu pola pengetahuan melalui kemampuang belajar (self organizing), dan interpretasi dapat dilakukan oleh mesin sehingga tidak bergantung pada kehadiran ahli.

Menurut Rokhis, kesehatan danau dan DAS sangat penting untuk bisa memperkirakan bagaimana potensi bencana yang terjadi di masa depan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Data satelit penginderaan jauh juga dapat dimanfaatkan mendeteksi potensi bencana dan menghitung secara cepat kerusakan akibat bencana baik kerusakan bangunan maupun kerusakan penutup lahan yang lain," katanya.

Dengan demikian, pemanfaatan perkembangan terkait big data, machine learning, kecerdasan buatan, internet of things, dan crowdsourcing atau urun daya, dapat meningkatkan kapasitas penginderaan jauh terutama untuk penanggulangan bencana.

ANTARA

Baca:
Bencana Siklon Tropis Ciptakan Danau Baru di NTT, Ini Kata Ahli Geologi

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penjelasan BRIN Soal Mengapa Belum Ada Proyek Astronot di Indonesia

8 jam lalu

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Robertus Heru Triharjanto di acara Talk Show 'Penerbangan dan Antariksa' di Gedung Habibie, 7 Agustus 2023. TEMPO/Maria Fransisca Lahur
Penjelasan BRIN Soal Mengapa Belum Ada Proyek Astronot di Indonesia

Belum diketahui program baru mengenai keantariksaan atau astronot pada Perpres yang akan datang.


Peneliti BRIN: Ada Anomali Ionosfer Sebelum dan Sesudah Gempa Bumi Besar

2 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Peneliti BRIN: Ada Anomali Ionosfer Sebelum dan Sesudah Gempa Bumi Besar

Peneliti menemukan anomali di ionosfer 40 menit sebelum gempa besar di Jepang.


BRIN Lakukan Riset Metabolomik untuk Wujudkan Diversifikasi Pangan

3 hari lalu

Logo baru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diluncurkan pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26 pada 10 Agustus 2021. (ANTARA/HO-Humas BRIN/am/uyu)
BRIN Lakukan Riset Metabolomik untuk Wujudkan Diversifikasi Pangan

BRIN juga telah melakukan riset kolaborasi dengan Osaka University, Jepang, dan beberapa perguruan tinggi Indonesia.


Cerita Dipilihnya Arvilla Delitriana, Perancang Longspan LRT Jabodebek yang Disebut Salah Desain

3 hari lalu

Perancang jembatan termasuk jembatan lengkung LRT Jabodetabek, Arvilla Delitriana. TEMPO/Prima Mulia
Cerita Dipilihnya Arvilla Delitriana, Perancang Longspan LRT Jabodebek yang Disebut Salah Desain

Desain longspan di lintasan LRT Jabodebek merupakan desain alternatif setelah pemilik proyek tak puas dengan desain dari konsultan asingnya.


Kurangi Sampah, BRIN Garap Riset Plastik Berlapis Layak Daur Ulang

4 hari lalu

Seekor burung Kuntul Besar (Egretta Alba) berdiri di tumpukan sampah di Hutan Mangrove Muara Angke, Jakarta Utara, Sabtu 15 Juli 2023. Menurut petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) setiap harinya mengangkat kurang lebih 2 ton sampah yang didominasi oleh sampah plastik dan sampah tersebut selanjutnya akan dipindahkan ke TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Kurangi Sampah, BRIN Garap Riset Plastik Berlapis Layak Daur Ulang

Transformasi plastik berlapis dari tidak layak menjadi layak daur ulang, menjadi upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan.


Surabaya Punya Kebun Raya Mangrove, Apa Istimewanya?

4 hari lalu

Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa mengamati salah satu jenis mangrove di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu 26 Juli 2023. ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Surabaya Punya Kebun Raya Mangrove, Apa Istimewanya?

BRIN bersama Pemkot Surabaya membangun Kebun Raya Mangrove. Saat ini memiliki 57 koleksi yang sudah diidentifikas.


Berikut Deretan Aplikasi AI yang Dapat Berfungsi Sebagai Teman Curhat

7 hari lalu

Anak-anak di Cina mulai bermain dengan mainan berisi kecerdasan buatan untuk membantu meringankan beban asuh orang tua. Xinhua
Berikut Deretan Aplikasi AI yang Dapat Berfungsi Sebagai Teman Curhat

Aplikasi ai ini dapat berfungsi menjadi terapis kehatan mental.


Pembangunan Observatorium Timau Capai 55 Persen, Diharapkan Selesai Tahun Ini

9 hari lalu

Cermin sekunder dan penyangganya telah terpasang dalam kubah Observatorium Nasional Timau, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Abdul Rachman/BRIN)
Pembangunan Observatorium Timau Capai 55 Persen, Diharapkan Selesai Tahun Ini

Tonggak penting dalam proyek pembangunan Observatorium Timau dimulai pada 7 Oktober 2015.


Puluhan Ribu Jemaat Ahmadiyah dan Tokoh Lintas Agama Hadiri Jalsah Salanah 2023 di Inggris

9 hari lalu

Hazrat Mirza Masroor Ahmad menyampaikan pidato pembukaan Jalsah Salanah 2023 di Inggris, Jumat 28 Juli 2023. TEMPO/Yandhrie Arvia
Puluhan Ribu Jemaat Ahmadiyah dan Tokoh Lintas Agama Hadiri Jalsah Salanah 2023 di Inggris

Sejumlah tokoh dan pemimpin lintas agama dari berbagai negara turut hadir dalam pertemuan tahunan Ahmadiyah yang berlangsung dari 28-30 Juli 2023.


Cermin Sekunder di Observatorium Nasional Timau Telah Terpasang

10 hari lalu

Cermin sekunder dan penyangganya telah terpasang dalam kubah Observatorium Nasional Timau, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Abdul Rachman/BRIN)
Cermin Sekunder di Observatorium Nasional Timau Telah Terpasang

Instrumen utama dari Observatorium Timau berupa sebuah teleskop dengan cermin berukuran 3.8 meter.