Google Cloud Beri Akses ke Sertifikasi IT untuk Karier Bergaji Tertinggi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google Cloud. cloud.google.com

    Google Cloud. cloud.google.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Google merilis Google Cloud Skills Boost, sebuah platform pembelajaran online untuk pengembangan keterampilan teknologi informasi dan sertifikasi terpusat. Platform ini dikelola dan disajikan langsung oleh Google Cloud. 

    “Mulai hari ini, Google Cloud Skills Boost akan memberikan akses ke lebih dari 700 laboratorium praktik maupun kursus berbasis peran, badge keahlian dan materi sertifikasi, termasuk 16 jalur pembelajaran baru yang tersedia on-demand secara global,” ujar Google dalam keterangan tertulis, Senin 11 Oktober 2021.

    Saat ini, Google mengatakan, organisasi dari berbagai industri di seluruh dunia sedang menjalani transformasi bisnis ke dunia digital dan, pandemi Covid-19 mempercepat proses tersebut. Transformasi digital ini mengubah cara bekerja dan hidup, dari mendukung pertumbuhan lebih berkelanjutan dengan emisi karbon yang netral, menciptakan model bisnis yang mengandalkan kecerdasan buatan, dan memungkinkan kolaborasi virtual skala global.

    Di balik peralihan ini, yang akan menjadi penggerak adalah sumber daya manusia yang memiliki keterampilan untuk menerapkan dan mengelola teknologi cloud skala besar, pengembangan aplikasi, keamanan, serta arsitektur cloud. Sehingga, untuk memastikan dunia memiliki cukup sumber daya manusia dengan semua kemampuan tersebut, Google membidik untuk membekali lebih dari 40 juta orang dengan keterampilan Google Cloud.

    “Platform ini juga menawarkan semua pelatihan kami yang paling populer,” kata Google. Pelatihan yang dimaksud seperti Getting Started with Google Kubernetes Engine, How Google Does Machine Learning, dan Preparing for the Professional Cloud Architect Certification Exam.

    Saat peluncuran, konten masih tersedia dalam bahasa Inggris dan Jepang saja. Namun, bahasa lain dijanjikan segera didukung. Banyak konten di Google Cloud Skills Boost juga sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia. “Dan kami akan terus menambahkan lebih banyak konten lokal (termasuk kursus berbasis video) pada 2022,” tutur Google.

    Pengguna juga akan dapat mempersonalisasi jalur pembelajaran, memantau progres, dan memvalidasi keterampilan baru mereka dengan badge Google Cloud Skills untuk ditunjukkan dalam curriculum vitae. Pengembangan keterampilan ini diyakini dapat menghasilkan pertumbuhan karier yang signifikan—bahkan, dua sertifikasi IT yang menghasilkan bayaran tertinggi pada 2021 adalah tentang Google Cloud.

    “Karena teknologi cloud berinovasi dengan sangat cepat, tim kami pun akan terus memperbarui konten dan merilis laboratorium serta kursus baru setiap bulan,” ujar Google.

    Pengguna yang mendaftar Google Cloud Skills Boost hingga 6 November dapat mengakses konten secara gratis selama bulan pertama. Sehingga lebih mudah bagi siapa saja untuk mendapatkan sertifikasi Google Cloud atau mempelajari keterampilan baru.

    Google berkomitmen untuk membantu semua orang di mana saja dan akan terus menyediakan semua kursus melalui platform partner, termasuk Coursera, salah satu komunitas belajar terbesar di dunia. Siapapun dapat mengakses kursus, spesialisasi, dan Sertifikat Profesional Google Cloud terbaru di Coursera.

    Baca juga:
    Facebook Ungkap Teknologi Kabel Bawah Laut Terbarunya, Kapasitas 200 Kali Lipat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.