13 Kejadian Tanah Longsor dalam 3 Hari, Banjarnegara Antisipasi Hujan Lebat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas BPBD Banjarnegara, Jawa Tengah, saat menangani bencana longsor di satu dari 13 titik kejadian sepanjang Kamis-Sabtu, 21-23 Oktober 2021. ANTARA/HO-BPBD Banjarnegara

    Petugas BPBD Banjarnegara, Jawa Tengah, saat menangani bencana longsor di satu dari 13 titik kejadian sepanjang Kamis-Sabtu, 21-23 Oktober 2021. ANTARA/HO-BPBD Banjarnegara

    TEMPO.CO, Purwokerto - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mencatat 13 kejadian bencana tanah longsor yang melanda wilayah setempat dalam tiga hari sejak Kamis 21 Oktober 2021. Masyarakat setempat  diminta tetap waspada karena potensi hujan lebat masih akan terjadi beberapa hari ke depan.

    Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto melalui siaran pers pada Minggu, 24 Oktober 2021, merinci longsor terjadi antara lain di Desa Mlaya Kecamatan Punggelan, di Desa Penusupan dan Desa Biting Kecamatan Pejawaran, lalu di Desa Susukan dan Desa Kubang Kecamatan Wanayasa. 

    Selain itu, ada juga laporan dari Desa Pasuruhan, Desa Binangun, Desa Sampang dan Desa Karangkobar yang seluruhnya berada di Kecamatan Karangkobar. BPBD Banjarnegara mengimbau kepada warga untuk tidak mendekati lokasi longsor. "Biarkan beberapa hari dulu, jangan mendekati titik sebelum ada petugas yang melakukan pengkajian, untuk mengantisipasi longsor susulan," katanya.

    Dia menambahkan, BPBD Banjarnegara mengerahkan semua aset yang dimiliki untuk penanganan bencana-bencana tersebut. BPBD juga mengajak para relawan untuk terus berperan aktif bersinergi dan berkolaborasi. Aris menerangkan, sesuai dengan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah di Banjarnegara mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dengan durasi yang cukup lama.

    "Setiap unsur penanggulangan bencana di wilayah Banjarnegara kami minta untuk selalu siaga dan siap dalam setiap misi kemanusiaan," katanya.

    BMKG Banjarnegara sebelumnya mengajak warga di wilayah setempat untuk mewaspadai peningkatan curah hujan terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana tanah longsor. Peringatan itu ditekankan kembali Pelaksana harian Bupati Banjarnegara, Syamsudin, yang meminta masyarakat selalu berhati-hati dan mewaspadai dampak hujan lebat. 

    "Menurut prakiraan BMKG, sejumlah wilayah di Jawa Tengah termasuk Banjarnegara berpotensi mengalami peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan," katanya.

    Baca juga:
    LIPI Kaji Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kebumen, Ini 6 Rekomendasinya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.