Kominfo: Tantangan Terbesar, Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan tantangan terbesar Indonesia dalam transformasi digital adalah talenta digital. Menurutnya, talenta digital yang mumpuni masih kurang di negara ini.

    Dia menyebutkan, menurut data dari Bank Dunia 2018, Indonesia setidaknya membutuhkan sembilan juta talenta selama 15 tahun ke depan, atau sekitar 600 ribu orang setiap tahun. “Itu tidak sedikit, sehingga upaya peningkatan dan pengembangan talenta ini harus didorong,” ujar dia dalam acara virtual Keamanan Siber untuk UMKM, Selasa, 26 Oktober 2021.

    Dalam upaya mendorong peningkatan talenta digital, Kominfo menghadirkan beberapa program, mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga lanjutan. Di tingkat dasar, ada Gerakan Nasional Literasi Digital, yang berisi keterampilan digital, etika digital, keamanan digital, dan kebudayaan digital. 

    Di tingkat menengah, berupa beasiswa Digital Talent Scholarship untuk materi tentang komputasi awan, kecerdasan awan, internet of things, virtual reality dan pemasaran digital. Di tingkat lanjutan, Kominfo menyiapkan program Digital Leadership Academy untuk pimpinan sektor pemerintahan dan swasta.

    “Kami bekerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri untuk pelatihan ini, dengan Harvard Kennedy School, University of Oxofrd, National University of Singapora dan Tsinghua University,” tutur Semuel.

    Selain talenta digital, yang terpenting lainnya dalam transformasi digital adalah infrastruktur telekomunikasi yang merata, salah satunya dengan membangun menara base transceiver station (BTS) di berbagai wilayah. Kominfo mencatat saat ini masih ada 12.548 desa yang belum tersambung dengan jaringan 4G. 

    Selain menara BTS, pemerintah juga sedang mengembangkan satelit SATRIA-1 yang diharapkan mengorbit pada 2023. “Sehingga diharapkan seluruh wilayah bisa terintegrasi dengan internet dan bisa meningkatkan adopsi teknologi digital.”

    Baca:
    Ahli di Kominfo: Penyebaran Hoax Sudah Sampai Pertaruhkan Nyawa

    Selalu 
    update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?