Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terkini dari Gunung Merapi: Awan Panas Absen, Hujan jadi Perhatian

image-gnews
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Kamis 9 September 2021. Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis, 9 September 2021 pukul 00:00-06.00 WIB telah terjadi 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Kamis 9 September 2021. Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis, 9 September 2021 pukul 00:00-06.00 WIB telah terjadi 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan tak ada aktivitas awan panas guguran dari Gunung Merapi yang terjadi sepekan terakhir. Dari periode pengamatan 22-28 Oktober 2021, Merapi terpantau mengeluarkan guguran lava pijar saja.

"Pekan ini teramati sebanyak 30 kali lava pijar ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Jumat 29 Oktober 2021.

Hanik menuturkan, meskipun intensitas kegempaan Merapi sepekan ini lebih rendah dibandingkan dengan pekan lalu namun jumlah gempa tektonik di tubuh Merapi masih cukup tinggi pada minggu ini. "Gempa tektonik yang tinggi ini tidak sampai mempengaruhi aktivitas Merapi," kata Hanik yang menyatakan status Merapi tetap di Level 3 atau Siaga.

Periode pengamatan sepekan ini juga tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi baik kubah barat daya maupun kubah tengah yang signifikan. Hanik menyebut volume kubah lava barat daya saat ini 1.609.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.927.000 meter kubik.

Yang sedikit membedakan, ujar Hanik, intensitas curah hujan di Gunung Merapi perlahan meningkat akhir Oktober ini menjadi sebesar 31 milimeter per jam. Kondisi ini sempat terpantau selama 35 menit dari Pos Pengamatan Merapi Ngepos pada 27 Oktober 2021. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Belum sampai memicu terjadi banjir lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi, tapi semakin intensnya curah hujan akhir Oktober ini sudah diantisipasi Pemerintah Kabupaten Sleman. Antisipasi berupa penerbitan surat edaran nomor 360/2824 tentang Peningkatan Respon Kebencanaan Sebagai Langkah Antisipatif Bencana Hidrometeorologis.

"Utamanya kawasan wisata yang memiliki aktivitas di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan daerah lereng-lereng seperti di wilayah Kecamatan Prambanan yang berpotensi bencana tanah longsor," kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono.

Baca juga:
Hidung Pesawat Airbus Sampai Robek Ditabrak Burung Nasar

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tak Jadi di Lereng Merapi, Sleman Tampung Sampah Sementara Dekat Perbatasan

7 jam lalu

Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mengoperasikan tempat pembuangan sampah sementara di Kalasan untuk mengatasi darurat sampah pasca penutupan TPA Piyungan, Senin (7/8). (TEMPO.CO/Pribadi Wicaksono)
Tak Jadi di Lereng Merapi, Sleman Tampung Sampah Sementara Dekat Perbatasan

Darurat sampah di tiga daerah DIY meliputi Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta dipicu penutupan TPA Regional Piyungan karena overload.


Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

1 hari lalu

Ilustrasi - Peta gempa yang berpusat di Bali bagian selatan. ANTARA/HO-BMKG
Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

Gempa tidak berpotensi tsunami. Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada atas kemungkinan gempa susulan.


Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

1 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

BMKG mengonfirmasi adanya gempa dengan magnitudo 4,6 mengguncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat, pada Senin dinihari, 7 Agustus 2023.


Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa susulan itu tidak berpotensi tsunami.


Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

1 hari lalu

Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 11 Maret 2023. BPPTKG menghimbau kepada masyarakat untuk mengungsi apabila cakupan wilayah awan panas guguran lebih dari 7 kilometer dari puncak. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

Fokus kegiatan ini untuk antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya saat erupsi Gunung Merapi.


Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. shutterstock.com
Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

Gempa tidak berpotensi tsunami


Sabang Dilanda Gempa M 6,1, Kedalamannya 750 Km

2 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Sabang Dilanda Gempa M 6,1, Kedalamannya 750 Km

Wilayah Sabang, Aceh, dilaporkan mengalami gempa berkekuatan M 6,1 pada Sabtu, 5 Agustus 2023.


Gempa Kuansing, Berikut Profil Kabupaten Kuantan Singingi Riau

2 hari lalu

Lokasi gempa Kuantan Singingi. Twitter
Gempa Kuansing, Berikut Profil Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Gempa berkekuatan magnitudo 4.3 mengguncang wilayah Kuantan Singingi atau Kuansing, Riau pada Jumat sore 4 Agustus 2023. Ini profil daerahnya.


Peneliti BRIN: Ada Anomali Ionosfer Sebelum dan Sesudah Gempa Bumi Besar

2 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Peneliti BRIN: Ada Anomali Ionosfer Sebelum dan Sesudah Gempa Bumi Besar

Peneliti menemukan anomali di ionosfer 40 menit sebelum gempa besar di Jepang.


Info Gempa Terkini: Magnitudo 4,6 Guncang Selatan Garut hingga Sukabumi

2 hari lalu

Gempa magnitudo 4.6 mengguncang barat daya Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu, 05 Agustus 2023. (BMKG)
Info Gempa Terkini: Magnitudo 4,6 Guncang Selatan Garut hingga Sukabumi

Gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 22 kilometer.