Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dampak Gempa Karangasem Bali, Pemukiman Rusak Hingga Kaldera Gunung Ambrol

image-gnews
Gempa darat pada 16 Oktober 2021 menimbulkan banyak kerusakan di Kabupaten Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali. (PVMBG)
Gempa darat pada 16 Oktober 2021 menimbulkan banyak kerusakan di Kabupaten Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali. (PVMBG)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gempa darat pada 16 Oktober 2021 menimbulkan banyak kerusakan di Kabupaten Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali. Seribuan bangunan dan jalan mengalami kerusakan, keretakan tanah di kaki gunung, hingga dinding kaldera Gunung Batur ikut longsor.

Potensi bencana masih berlanjut dari faktor curah hujan. “Yaitu curah hujan tinggi, karena sekarang sudah masuk  musim hujan,” kata Supartoyo, peneliti gempa dari PVMBG yang dikonfirmasi Sabtu, 13 November 2021.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Karangsem dan pengamatan tim peneliti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di lapangan, dampak kejadian gempa bumi, yaitu satu orang meninggal dunia, delapan orang luka berat, dan 67 orang luka ringan. Daerah terparah adalah Desa Ban, Kecamatan Kubu, yang tersebar di beberapa lokasi Banjar Dusun.

Sebanyak 371 unit rumah rusak berat dan 1.015 unit rumah rusak ringan. Dampak lainnya berupa bahaya ikutan, yaitu gerakan tanah dan retakan tanah yang terdapat di ruas jalan Desa Ban–Kintamani dan amblesan tanah (subsidence). Retakan sepanjang 16 meter dengan lebar 10-15 meter dan amblesan dengan kedalaman 20 sentimeter.

Sementara di Bangli tercatat dua orang meninggal dunia, tiga orang korban luka berat, dan lima orang luka ringan. Daerah terdampak tersebar pada empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kintamani, Bangli, Susut dan Tembuku. Rumah warga yang rusak berjumlah 44 unit, tempat ibadah milik pribadi sebanyak 28 unit, fasilitas umum milik masyarakat tiga unit, dan fasilitas milik pemerintah berjumlah tiga unit.

Dari laman PVMBG, morfologi daerah tersebut secara umum dominan perbukitan bergelombang hingga terjal, sebagian lagi merupakan dataran hingga dataran bergelombang dan lembah. Adapun menurut peta geologi lembar Bali dan pengamatan tim riset di lapangan, daerah tersebut  tersusun oleh endapan Kuarter berupa batuan rombakan Gunung Buyan-Baratan dan Batur, batuan Gunung Agung, dan sebagian lainnya merupakan endapan aluvial rombakan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Endapan Kuarter bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi dan longsor yang bisa dipicu dari curah hujan. Sebaran lokasi gerakan tanah terdapat di beberapa lokasi, yaitu pada dinding kaldera Gunung Batur, sepanjang akses jalan menuju Desa Trunyan di Kecamatan Kintamani.

Kejadian gerakan tanah tersebut telah mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka berat. Selain itu gerakan tanah ini mengakibatkan tertutupnya akses jalan dari dan menuju Desa Trunyan dan tidak dapat dilalui kendaraan.

PVMBG merekomendasikan penutupan sementara akses jalan darat dari dan menuju Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, serta akses jalan jalur pendakian menuju puncak Gunung Abang, karena diperkirakan adanya potensi gerakan tanah susulan.

Baca:
Temuan Baru, PVMBG Ungkap Sesar Gempa Merusak di Bali

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Siaga Darurat Bencana Kekeringan Ditetapkan, Kabupaten Kupang NTT: dari 1-30 Agustus

15 jam lalu

Dua bocah membawa jeriken kosong untuk mengisi air saat pembagian air bersih oleh pihak kepolisian di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Sabtu, 19 September 2020. Satlantas Polres Kupang Kota membagikan 37 ribu liter air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan sebagai bentuk kepedulian. ANTARA/Kornelis Kaha
Siaga Darurat Bencana Kekeringan Ditetapkan, Kabupaten Kupang NTT: dari 1-30 Agustus

Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status siaga darurat bencana alam kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

16 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Prakiraan Cuaca Hari ini: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan Intensitas Sedang di Medan

22 jam lalu

Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA
Prakiraan Cuaca Hari ini: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan Intensitas Sedang di Medan

Hujan diperkirakan akan terjadi dj aejumlah wilayah Indonesia hari ini.


Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

1 hari lalu

Ilustrasi - Peta gempa yang berpusat di Bali bagian selatan. ANTARA/HO-BMKG
Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

Gempa tidak berpotensi tsunami. Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada atas kemungkinan gempa susulan.


Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

1 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

BMKG mengonfirmasi adanya gempa dengan magnitudo 4,6 mengguncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat, pada Senin dinihari, 7 Agustus 2023.


Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa susulan itu tidak berpotensi tsunami.


Rekomendasi 8 Gunung untuk Pendaki Pemula di Jawa Barat

1 hari lalu

Suasana Gunung Salak yang tertutup oleh awan di kawasan Bogor, Jawa Barat. Tempo/Aditia Noviansyah
Rekomendasi 8 Gunung untuk Pendaki Pemula di Jawa Barat

Beberapa gunung di Jawa Barat dapat menjadi rekomendasi untuk pendaki pemula. Gunung apa saja?


Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

1 hari lalu

Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 11 Maret 2023. BPPTKG menghimbau kepada masyarakat untuk mengungsi apabila cakupan wilayah awan panas guguran lebih dari 7 kilometer dari puncak. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

Fokus kegiatan ini untuk antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya saat erupsi Gunung Merapi.


Daftar Perairan Indonesia Bergelombang Tinggi 4 Meter sesuai Prediksi BMKG

1 hari lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia Dua Hari ke Depan
Daftar Perairan Indonesia Bergelombang Tinggi 4 Meter sesuai Prediksi BMKG

BMKG mengimbau masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi hingga empat meter di beberapa wilayah perairan pada 6-7 Agustus 2023.


Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. shutterstock.com
Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

Gempa tidak berpotensi tsunami