Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pakar Sangsi Petir Lubangi Tangki, Banjir

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kebakaran tangki minyak di kilang Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap, Jawa Tengah. TEMPO/Aris Andrianto

    Kebakaran tangki minyak di kilang Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap, Jawa Tengah. TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dari topik tentang pakar petir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Syarif Hidayat tidak yakin sambaran petir bisa sampai merusak dan melubangi tangki kilang minyak Pertamina hingga menyebabkan kebakaran. Dia menanggapi kesimpulan hasil investigasi Pertamina atas dugaan penyebab kebakaran di kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, pada Maret lalu.

    Berita terpopuler selanjutnya tentang banjir yang meluas mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya menetapkan status tanggap darurat per Senin, 15 November 2021. Tercatat sebanyak 17 kelurahan di wilayah kota itu yang sudah terendam banjir.

    Selain itu, Korps Marinir Amerika Serikat dan Pasukan Pertahanan Maritim Jepang menggelar latihan bersama yang menandai peluncuran kembali program kapal induk Jepang pada Oktober lalu. Latihan yang melibatkan kapal perang Izumo milik Jepang dan dua pesawat jet tempur F-35B milik Amerika sekaligus membuka kembali sejarah Jepang yang pernah menjadi satu kekuatan udara terbesar di lautan.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno.

    1. Petir Bisa Bolongi Tangki Minyak Pertamina? Dosen ITB: Tidak Mungkin

    Pakar petir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Syarif Hidayat tidak yakin sambaran petir bisa sampai merusak dan melubangi tangki kilang minyak Pertamina hingga menyebabkan kebakaran. Dia menanggapi kesimpulan hasil investigasi Pertamina atas dugaan penyebab kebakaran di kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, pada Maret lalu.

    Menurut Syarif, ketebalan tubuh tangki menipiskan kemungkinan bolong oleh petir. “Saya berpendapat itu tidak mungkin,” ujarnya kepada TEMPO, Senin, 15 November 2021.

    Dia menuturkan bahwa secara umum, berdasarkan penelitian yang ada dan diakomodir sebagai standar internasional, tebal logam tangki kilang minyak lebih dari 4,85 milimeter. Dengan ketebalan seperti itu, sambaran petir dinilainya kecil kemungkinan sanggup melelehkan atau bahkan membuat tangki di kilang minyak berlubang.

    “Kalau iya, kita harus uji dengan sungguh-sungguh sehingga tidak jadi keliru,” kata dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB itu.

    2. Banjir Meluas dan Meninggi, Palangka Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat

    Banjir yang meluas mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya menetapkan status tanggap darurat per Senin, 15 November 2021. Tercatat sebanyak 17 kelurahan di wilayah kota itu yang sudah terendam banjir.

    "Untuk lebih rincinya nanti kita menunggu hasil rapat bersama pihak terkait," kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat mengumumkan status tanggap darurat itu, Senin.

    Dijelaskannya, penetapan status hingga 25 November tersebut akan melihat kondisi banjir yang ada di Kota Palangka Raya yang per hari itu sudah dilaporkan setinggi satu meter di berbagai lokasi. "Untuk ini yang akan kita rapatkan. Bagaimana mekanismenya dan sampai kapan status ini akan ditetapkan," ucapnya.

    Menurut Farid, Pemerintah Kota Palangka Raya telah mendirikan posko pengungsian di sejumlah titik. Mereka tersebar di gedung sekolah dasar, puskesmas, juga pasar.

    3. Setelah 76 Tahun, Militer Jepang Kembali Miliki Kapal Induk

    Korps Marinir Amerika Serikat dan Pasukan Pertahanan Maritim Jepang menggelar latihan bersama yang menandai peluncuran kembali program kapal induk Jepang pada Oktober lalu. Latihan yang melibatkan kapal perang Izumo milik Jepang dan dua pesawat jet tempur F-35B milik Amerika sekaligus membuka kembali sejarah Jepang yang pernah menjadi satu kekuatan udara terbesar di lautan.

    Dalam latihan yang digelar 3 Oktober lalu, dua jet tempur F-35B Joint Strike terbang dari Pangkalan Udara Korps Marinir AS di Iwakuni, Jepang. Mereka mendemokan kemampuan isi ulang bahan bakar di udara, kemudian mendarat di atas JS Izumo yang berlayar di Samudera Pasifik. Kedua jet tempur itu mendarat secara vertikal di atas dek Izumo lalu menunjukkan kemampuan lepas landas dari dek yang sama.

    Marinir Amerika membuktikan kemampuannya beroperasi dari kapal induk asing dalam latihan operasi tersebut. Sedang kru Izumo mendapat kesempatan berlatih mengoperasikan kapal induk. Bagi Jepang, itu adalah kali pertama sejak kehancuran yang dideritanya dari kekalahan di Perang Dunia II 1945. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Menanam di Sawah Saat Hujan Menurut Penyuluh, Petir

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.