Gerhana Bulan Sebagian Hari Ini, Simak Cara Mengamatinya

Sejumlah warga menyaksikan fase menuju gerhana bulan total dari Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Rabu, 26 Mei 2021. Gerhana bulan kali ini terjadi selama 14 menit 30 detik ketika fase total pada pukul 19.18 Wita dan dapat amati dari hampir seluruh Indonesia kecuali sebagian wilayah utara dan barat Pulau Sumatera. Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Jakarta - Para astronom dan pengamat langit amatir akan melihat gerhana bulan sebagian hari ini, Jumat, 19 November 2021. Fenomena langit yang akan menjadi yang terlama selama hampir enam abad ini dapat disaksikan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menjelaskan bahwa siapa pun dapat melihat gerhana bulan sebagian itu selama langit cerah di tempat mereka berada. Artinya pengamat harus mencari lokasi yang tepat.

Gerhana Bulan merupakan peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Gerhana bulan sebagian terjadi saat sebagian piringan Bulan masuk ke umbra (bayangan utama) Bumi.

Di Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat waktu dan fase terjadinya gerhana bulan sebagian itu. Gerhana akan dimulai pada pukul 13.00 WIB atau 14.00 WITA, dan 15.00 WIT, berlanjut ke fase gerhana bulan sebagian pukul 14.18 WIB atau 15.18 WITA, dan 16.18 WIT, serta mencapai puncaknya pukul 16.02 WIB atau 17.02 WITA, dan 18.02 WIT.

Gerhana bulan sebagian ini akan berakhir pada pukul 17.47 WIB atau 18.47 WITA, dan 19.47 WIT, serta akhir gerhana pada pukul 19.05 WIB, atau 20.05 WITA, dan 21.05 WIT. Gerhana bulan sebagian ini secara total mencatat rekor terlama, durasinya 6 jam 1 menit 29 detik, terhitung sejak 18 Februari 1440.

Pengamatan bisa dilakukan secara langsung seperti melihat bulan purnama. Namun dengan alat bantu seperti teleskop, pengamat bisa membandingkan langsung proses fenomenanya dari awal dengan kondisi setelah bulan kembali purnama biasa dengan tampilan yang lebih rinci. 

Dengan teleskop, pengamat akan lebih terbantu melihat kawah-kawah di bulan. Sedangkan bagi yang ingin mengabadikannya dengan kamera, jenis apa pun bisa digunakan, misalnya kamera digital atau mirrorless, bahkan kamera handphone.

GADGETS NDTV | NASA | NPR

Baca:
Gerhana Bulan Sebagian Besok Terbit Langsung Gerhana, Catat Jamnya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Sekolah dan Siswa Korban Gempa Banten, Cuaca

7 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Sekolah dan Siswa Korban Gempa Banten, Cuaca

Topik tentang gempa Banten berdampak pada gedung sekolah dan siswa menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Sedikitnya 15 Kali Gempa Menggoyang Kota Jayapura Sepanjang Hari Ini

7 jam lalu

Sedikitnya 15 Kali Gempa Menggoyang Kota Jayapura Sepanjang Hari Ini

Selain 15 di Jayapura, BMKG juga mencatat tiga gempa yang bisa dirasakan di Buleleng Bali, Lombok Utara NTB, dan Wonosobo Jawa Tengah.


Jokowi Bilang Ancaman Copot Pangdam Kapolda soal Kebakaran Hutan Masih Berlaku

18 jam lalu

Jokowi Bilang Ancaman Copot Pangdam Kapolda soal Kebakaran Hutan Masih Berlaku

Peringatan ini disampaikan karena Jokowi menyebut suhu panas akan mulai naik di akhir Februari atau Maret ini.


Gempa Magnitudo 5,2 Banten Merusak Sekolah, Siswa Jadi Korban

23 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Banten Merusak Sekolah, Siswa Jadi Korban

Gempa merusak gedung sekolah dan siswa yang tengah belajar menjadi korban.


Prakiraan Cuaca BMKG: Siklon Tropis Freddy, Hujan, Banjir Rob, Siaga 5 Provinsi

23 jam lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: Siklon Tropis Freddy, Hujan, Banjir Rob, Siaga 5 Provinsi

Siklon tropis Freddy terbentuk di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kecepatan angin maksimum 45 knot.


Antisipasi Kemarau Kering dan Karhutla 2023, BMKG Perkuat Koordinasi di Riau

1 hari lalu

Antisipasi Kemarau Kering dan Karhutla 2023, BMKG Perkuat Koordinasi di Riau

BMKG telah memprediksi adanya musim kemarau di tahun 2023 yang jauh lebih kering jika dibandingkan dengan periode tiga tahun terakhir, yaitu 2020-2022


Ada Siklon Tropis Freddy Dekat Indonesia, Ini Dampaknya

1 hari lalu

Ada Siklon Tropis Freddy Dekat Indonesia, Ini Dampaknya

Siklon tropis Freddy berada di Samudra Hindia, selatan Nusa Tenggara Barat (NTB), pada koordinat 13.8 Lintang Selatan dan 118.1 Bujur Timur.


Top 3 Tekno Kemarin: Bibit Siklon, Makam Kaisar Cina, Facebook

1 hari lalu

Top 3 Tekno Kemarin: Bibit Siklon, Makam Kaisar Cina, Facebook

BMKG mengungkap adanya pengaruh dari 3 bibit siklon tropis yang sedang tumbuh bersama di sekitar wilayah Indonesia.


BMKG: Gempa Banten Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

1 hari lalu

BMKG: Gempa Banten Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Gempa yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M7,8 Turki Tidak Memicu Gempa Dahsyat di Negara Lain

1 hari lalu

BMKG: Gempa M7,8 Turki Tidak Memicu Gempa Dahsyat di Negara Lain

BMKG jelaskan penyebab gempa Turki, gempa darat yang sampai memicu tsunami.