Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BNPB: 7 Ciri Daerah Zona Merah Rawan Bencana Tanah Longsor

Reporter

image-gnews
Tim SAR gabungan dibantu warga mencari korban bencana tanah longsor di Gang Lau Bawang Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat 27 Agustus 2021. Tim SAR gabungan berhasil menemukan lima jenazah korban hilang yang telah terdata akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Kamis (26/7) lalu.  ANTARA FOTO/Farid
Tim SAR gabungan dibantu warga mencari korban bencana tanah longsor di Gang Lau Bawang Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat 27 Agustus 2021. Tim SAR gabungan berhasil menemukan lima jenazah korban hilang yang telah terdata akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Kamis (26/7) lalu. ANTARA FOTO/Farid
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Baru-baru ini Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan bahwa wilayah Wonogiri masuk dalam zona merah daerah rawan bencana, hal tersebut berdasar pemetaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bencana alam yang dikhawatirkan terjadi termasuk tanah longsor, banjir hingga puting beliung, sebab Wonogiri berupa pegunungan dan lembah.

Masuk dalam salah satu bencana yang dikhawatirkan terjadi di Wonogiri, bagaimana ciri-ciri dari daerah rawan tanah longsor?

Melansir BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta di situs bpbd.jogjaprov.go.id, setidaknya ada tujuh ciri dari daerah yang rawan longsor, meliputi:

1. Daerah bukit, lereng dan pegunungan dengan kelerengan lebih dari 20 derajat.

2. Kondisi lapisan tanah tebal di atas lereng.

3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang buruk.

4. Lereng terbuka atau gundul akibat penebangan pohon secara brutal.

5. Adanya retakan pada bagian atas tebing.

6. Terdapat mata air atau rembesan air pada tebing yang disertai dengan longsoran kecil.

7. Pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau sarana lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Lalu bagaimana pencegahan untuk mengurangi resiko bencana tanah longsor?

Masih dari laman bpbd.jogjaprov.go.id, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Hindari membuat sawah di atas lereng
Membangun sawah atau kolam di atas lereng hanya akan semakin meningkatkan potensi terjadinya tanah longsor. Hal tersebut karena permukaan lereng akan penuh dengan air, sehingga tanah rentan untuk bergerser dan menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor.

2. Tidak membangun rumah di bawah tebing
Tidak dianjurkan untuk mendirikan bangunan di bawah tebing, hal tersebut karena mendirikan bangunan di bawah tebing memiliki ancaman besar terkena bencana tanah longsor. Jika tinggi tebing 100 meter maka usahakan lokasi rumah atau bangunan berjarak minimal 250 meter dari kaki lereng. Sehingga apabila terjadi tanah longsor tidak akan mencapai bangunan tersebut.

3. Hindari menebang pohon di sekitar lereng
Pohon yang berada di sekitar lereng menjadi pencegah terjadinya tanah longsor karena akar-akar dari pohon-pohon tersebut menyebar dan saling bersinggungan, sehingga bisa membantu tanah tidak mudah longsor karena akan menjadi penahan tanah. Maka itu perlu menghindari menebang pohon di sekitar lereng.

4. Jangan mendirikan bangunan di sekitar sungai
Semakin tinggi jarak antara bibir tebing terhadap sungai maka akan semakin besar peluang terjadinya longsor. Terjadinya erosi tanah tidak langsung, namun tanah yang terus tergerus oleh erosi tanah akan menyebabkan semakin habisnya tanah yang ada di sekitar sungai.

5. Membuat terasering
Jika suatu lahan miring terpaksa digunakan untuk membuat sawah atau ladang maka sebaiknya dibuat sistem bertingkat sehingga akan memperlambat run off (aliran permukaan) ketika hujan. Sehingga mencegah terjadinya tanah longsor.

DELFI ANA HARAHAP

Baca: BNPB Catat Terjadi 2.203 Bencana Alam Korban Meninggal 549 Orang

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Siaga Darurat Bencana Kekeringan Ditetapkan, Kabupaten Kupang NTT: dari 1-30 Agustus

15 jam lalu

Dua bocah membawa jeriken kosong untuk mengisi air saat pembagian air bersih oleh pihak kepolisian di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Sabtu, 19 September 2020. Satlantas Polres Kupang Kota membagikan 37 ribu liter air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan sebagai bentuk kepedulian. ANTARA/Kornelis Kaha
Siaga Darurat Bencana Kekeringan Ditetapkan, Kabupaten Kupang NTT: dari 1-30 Agustus

Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status siaga darurat bencana alam kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.


Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

1 hari lalu

Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 11 Maret 2023. BPPTKG menghimbau kepada masyarakat untuk mengungsi apabila cakupan wilayah awan panas guguran lebih dari 7 kilometer dari puncak. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Basarnas Gelar Simulasi Penanganan Erupsi Gunung Merapi di Magelang

Fokus kegiatan ini untuk antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya saat erupsi Gunung Merapi.


Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

3 hari lalu

Kantor Basarnas. Google
Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

Selain Basarnas, beberapa lembaga nonkementerian dipimpin oleh militer. Siapa saja lembaga tersebut?


Menelisik Definisi Kelaparan dan Ketahui Jumlah Kalori yang Dibutuhkan Oleh Tubuh

4 hari lalu

Kementerian Sosial mengirimkan sejumlah bantuan logistik bai warga Papua yang terdampak kekeringan dan kelaparan di Posko Penanganan Bencana di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua. FOTO/Kemensos.go.id
Menelisik Definisi Kelaparan dan Ketahui Jumlah Kalori yang Dibutuhkan Oleh Tubuh

Kelaparan dapat menjadi kronis ketika orang tersebut tidak mengonsumsi kalori (energi makanan) dalam jumlah yang cukup secara teratur


Bertambah, Tujuh Desa di Cilacap Terdampak Kekeringan

4 hari lalu

Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Semayang, Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Rabu, 2 Agustus 2023. (ANTARA/HO-BPBD Cilacap)
Bertambah, Tujuh Desa di Cilacap Terdampak Kekeringan

BPBD Kabupaten Cilacap hingga Rabu telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 31 tangki untuk membantu warga terdampak kekeringan.


Bencana Kekeringan di Puncak Bogor, 10 Ribu Liter Air Bersih Dipasok BPBD

4 hari lalu

Pengendara motor melintas di atas Jembatan Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 22 Juli 2023. Debit air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mengalami penyusutan dengan tinggi muka air (TMA) hanya nol centimeter karena kawasan hulu atau puncak, Kabupaten Bogor, tidak mengalami hujan deras sejak bulan Juni. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Bencana Kekeringan di Puncak Bogor, 10 Ribu Liter Air Bersih Dipasok BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengirimkan 10 ribu liter air bersih untuk menangani kekeringan di Puncak.


BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

5 hari lalu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan AHA Centre, menggelar Asean Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX-2023) di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa, 1 Agustus 2023. (BNPB)
BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan ARDEX kali ini diikuti oleh peserta dari negara yang berada di wilayah Asia Tenggara.


Cerita Ketua RT soal Kakek Tewas Tercebur ke Sumur di Ciputat, Sendirian di Rumah

6 hari lalu

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel tengah melakukan proses evakuasi terhadap seorang pria berusia 60 tahun yang tercebur di sumur pompa air, Senin, 31 Juli 2023. Foto: Istimewa
Cerita Ketua RT soal Kakek Tewas Tercebur ke Sumur di Ciputat, Sendirian di Rumah

Ketua RT bercerita bahwa Kakek yang tewas tercebur ke sumur di Ciputat sendirian di rumah karena keluarga sedang pergi.


BPBD Jakarta: Korban Terdampak Kebakaran di Kapuk Muara Capai 1.030 Jiwa

6 hari lalu

Warga mengungsi di tenda darurat yang berada di antara puing-puing sisa kebakaran Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta, Senin, 31 Juli 2023. Sekitar 1.000 warga dari 200 kepala keluarga mengungsi akibat rumah mereka hangus dalam kebakaran yang terjadi pada Minggu (30/7) di perkampungan padat penduduk tersebut. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
BPBD Jakarta: Korban Terdampak Kebakaran di Kapuk Muara Capai 1.030 Jiwa

Kebakaran juga menyebabkan korban luka sebanyak belasan orang. Simak data terkini dari BPBD Jakarta.


Menjelang Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Ajak Masyarakat Hemat Air

6 hari lalu

Hutan yang dibakar di luar kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 1 November 2015. Kebakaran hutan ini diperparah dengan fenomena alam El Nino, yaitu berkurangnya curah hujan yang menyebabkan kemarau panjang. Ulet Ifansasti/Getty Images
Menjelang Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Ajak Masyarakat Hemat Air

Fenomena El Nino dikhawatirkan akan berdampak pada ketersediaan air atau kekeringan juga ketahanan pangan.