Top 3 Tekno Berita Kemarin: Amerika Takut UFO, Drone Sprayer, Ikan Duyung

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Foto dari video yang menunjukkan UFO terekam di dekat San Diego pada 2004, yang dirilis oleh Departemen Pertahanan pada 2017. [CNN / Departemen Pertahanan]

    Foto dari video yang menunjukkan UFO terekam di dekat San Diego pada 2004, yang dirilis oleh Departemen Pertahanan pada 2017. [CNN / Departemen Pertahanan]

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 26 November 2021, terdiri dari kecemasan Amerika Serikat setelah hasil investigasi terdahulu tentang penampakan obyek-obyek terbang asing dianggap tak meyakinkan. Amerika cemas karena kemunculan sebagian UFO didapati di kawasan yang sejatinya rahasia untuk kepentingan militernya. 

    Lalu, artikel yang memperkenalkan barisan drone sprayer milik startup asal Yogyakarta untuk mendukung pertanian cerdas di Indonesia. Sejumlah fitur dan teknologi disematkan pada barisan drone yang telah digunakan di beberapa daerah tersebut. Di antaranya adalah anti-drop nozzle.

    Berita yang ketiga datang dari kisah ikan duyung yang ditemukan terdampar dan terluka di Pantai Jalaria, Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan. Ikan duyung atau dugong itu kemudian digiring kembali oleh personel TNI AL ke arah laut dalam.

    Berikut Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 26 November 2021, selengkapnya,

    1. Cemas, Amerika Bentuk Badan Investigasi Baru Khusus Selidiki UFO

    Departemen Pertahanan Amerika Serikat membentuk badan investigasi baru khusus untuk menyelidiki obyek-obyek terbang tak dikenal (UFO). Pentagon memutuskan itu di tengah kekhawatiran setelah penyelidikan yang dilakukan sebelumnya tidak dapat menjelaskan penampakan misterius di dekat daerah militer yang sangat sensitif.

    Badan baru di kantor intelijen dan keamanan Departemen Pertahanan akan difokuskan kepada ruang udara khusus (SUA) yang ditunjuk secara ketat dikontrol dan diblokir dari penerbangan umum karena keamanan. "Perintah dari Wakil Menteri Pertahanan Kathleen Hicks dan direktur intelijen nasional Amerika," bunyi pernyataan Pentagon pada Selasa, 23 November 2021.

    Pentagon menegaskan video UFO nyata, diambil oleh pilot Angkatan Laut. Kredit: CNN/US Navy

    Perintah itu datang lima bulan setelah laporan rahasia intelijen Amerika Serikat tentang kemungkinan kemunculan UFO tidak meyakinkan. Laporan itu membenarkan beberapa insiden kemunculan obyek asing yang beberapa bahkan difilmkan oleh pilot di dekat area pengujian militer, tapi tidak bisa menjelaskan fenomenanya. 

    2. Perkenalkan Sekar, Drone Sprayer dari Yogya yang tak Asal Terbang dan Semprot

    Perusahaan rintisan manufaktur teknologi pesawat tanpa awak, Frogs Indonesia, memperkenalkan barisan drone sprayer miliknya yang saat ini mendukung para petani di berbagai daerah di tanah air. Berbasis di Yogyakarta, startup ini telah mengirim dan mengoperasikan drone sampai ke Pekanbaru, Riau, dan Samarinda, Kalimantan Timur. Selain juga beberapa daerah tetangganya di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan dalam Yogyakarta sendiri.

    “Diharapkan dengan adanya metode pertanian cerdas berbasis teknologi dan hadirnya Sekar Agri Drone Sprayer ciptaan Frogs Indonesia, pertanian Indonesia menjadi lebih maju dan menjadi sektor ekonomi yang kuat bagi Indonesia,” kata Chief Business Development Officer Frogs Indonesia, Dede Satria Maulana, dalam keterangan tertulisnya yang diberikan Selasa 23 November 2021.

    Sekar Agri Drone Sprayer (FROGS INDONESIA)

    Memiliki aneka desain bentuk serta fungsi, drone Frogs Indonesia diyakini Dede mampu mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Indonesia. Termasuk di bidang pertanian di mana terdapat barisan Sekar Agri Drone Sprayer, terdiri dari tiga perbedaan kapasitas 10, 16, dan 20 liter. Ketiganya diklaim efektif dan efisien dalam menyemprot karena memecah cairan pestisida dalam tangki menjadi butiran mikron, sehingga cairan pestisida terserap optimal pada tanaman.

    3. Ikan Duyung Terluka Diantar Kembali ke Laut Dalam

    TNI Angkatan Laut menyatakan telah menyelamatkan ikan duyung (dugong) yang terdampar di Pantai Jalaria, Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan. Penyelamatan dilakukan dengan menggiringnya kembali ke laut dalam.

    Komandan Detasemen Markas Lantamal VI Mayor Awan Suryawan mengungkap aksi tersebut pada Kamis, 25 November 2021. "Personel TNI AL di Makassar telah berhasil menyelamatkan ikan duyung yang terdampar di Pantai Jalaria Lantamal VI," kata dia.

    Anggota TNI AL saat penyelamatan ikan duyung (dugong) yang terdampar di Pantai Jalaria, Lantamal VI, Makassar, Kamis 25 November 2021. (FOTO ANTARA/HO-Lantamal VI)

    Awalnya, ikan duyung yang terdampar itu ditemukan saat berlangsung kegiatan rutin bersih–bersih pantai pada Kamis pagi. Penyelamatan ikan duyung, kata Awan, berlangsung dramatis dan membutuhkan waktu lebih dari satu jam.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?