Dosen SBM ITB Desak Pemberhentian Wakil Rektor

Institut Teknologi Bandung (ITB). itb.ac.id

TEMPO.CO, Jakarta - Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen di Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) menolak aturan baru dari pihak rektorat pada bulan ini. Mereka mengajukan petisi mosi tidak percaya dan meminta pemberhentian seorang wakil rektor ITB.

“Mereka kecewa karena pihak Rektorat ITB menutup jalur komunikasi, baik yang dilakukan secara formal maupun informal,” kata koordinator petisi, Budi Permadi Iskandar, yang dihubungi Selasa, 30 November 2021.

Kekisruhan itu bermula dari keluarnya surat Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhamad Abduh Nomor 1627/IT1.B06/KU.02/2021 ke SBM. “Ditanggapi (SBM), diminta untuk tidak dijalankan,” kata Budi.

Penolakan surat itu oleh dosen SBM ITB kemudian dibalas oleh Peraturan Rektor 1162/IT1.A/PER/2021 yang menguatkan surat dari wakil rektor.

Bagi dosen SBM, surat dari wakil rektor ITB itu artinya membatalkan Peraturan Rektor sebelumnya yang bernomor 016/PER/I1.A/KU/2015. Sesuai pasal 2 ayat 3 pada peraturan itu, SBM bisa mengembangkan sistem manajemen mandiri atau swadana dan swakelola. Kewenangan itu sukses dibuktikan antara lain dengan meraih dua akreditasi internasional.

Menurut Budi, yang termasuk 10 orang pendiri SBM pada 2003, sistem manajemen mandiri itu merupakan percobaan di ITB. “Kemandirian ini sebaiknya juga diterapkan oleh fakultas atau sekolah lain yang ingin berkembang, bahkan bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Indonesia,” katanya.

Sementara aturan baru yang dikeluarkan November 2021 itu dinilai memaksa SBM menjadi satuan kerja yang tidak mandiri untuk selama-lamanya. Akibatnya akan menyulitkan SBM ITB untuk memenuhi standar internasional. Karena itu, menurutnya, sekitar 92 persen dosen SBM menandatangani petisi penolakan.

Pada masa awal pendirian, kata Budi, SBM diberi kewenangan oleh ITB untuk mengelola 80 persen pendapatan. Seiring waktu kewenangan itu diubah menjadi 70 persen untuk SBM. Aturan terbaru mengurangi kewenangan pengelolaan dana oleh SBM menjadi sekitar 60 persen. Pihaknya, menurut Budi, meminta Peraturan Rektor 1162/IT1.A/PER/2021 dicabut dan memberhentikan seorang wakil rektornya.

Rektor ITB Reini D. Wirahadikusumah lewat pesan tertulis yang disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB Naomi Haswanto mengatakan, pihaknya sedang mempelajari petisi dosen SBM tersebut. “Mohon memberi waktu bagi Rektorat dan MWA (Majelis Wali Amanat) untuk menyelesaikan masalah internal ITB agar ITB bisa sinergis dalam penyelesaian persoalan bangsa,“ kata Reini.

Baca:
SBM ITB Buka Kampus Merdeka Technopreneurship Track, Biaya Perkuliahan Gratis

Selalu 
update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Top 3 Tekno Berita Kemarin: Aditif untuk Mesin dan BBM Pilihan Lab ITB

2 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Aditif untuk Mesin dan BBM Pilihan Lab ITB

Selain hasil uji laboratorium ITB itu, ada juga artikel analisa terhadap peretasan yang dialami para jurnalis Narasi. Diserang pakai spyware?


Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

8 jam lalu

Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

Pemerintah perlu merancang pembangunan perguruan tinggi kelas dunia di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara


Uji Lab ITB: Aditif Non-Metal Tambah Performa Mesin, BBM Lebih Hemat

23 jam lalu

Uji Lab ITB: Aditif Non-Metal Tambah Performa Mesin, BBM Lebih Hemat

Pengujian oleh ITB mencakup produk aditif yang beredar di pasaran dan kebanyakan berbahan logam.


Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

3 hari lalu

Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

Prilly Latuconsina akan mengajar sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM mulai pekan depan. Berhenti dari dunia hiburan?


Isu Pertalite Boros, Konsumen Bisa Buktikan dengan Cara Ini

3 hari lalu

Isu Pertalite Boros, Konsumen Bisa Buktikan dengan Cara Ini

Pengujian itu membutuhkan dua sampel Pertalite, yaitu Pertalite harga lama dan yang baru.


7 Tahun Pendekar Hukum Adnan Buyung Nasution Berpulang, Kisah Mendirikan LBH dan YLBHI

4 hari lalu

7 Tahun Pendekar Hukum Adnan Buyung Nasution Berpulang, Kisah Mendirikan LBH dan YLBHI

Adnan Buyung Nasution sudah 7 tahun berpulang. Pemikiran pendiri LBH dan YLBHI, advokat sekaligus aktivis HAM ini terus bergaung hingga saat ini.


Kegiatan Terakhir Bulan Astronomi Planetarium Jakarta Tempati Gedung Pasca-revitalisasi

4 hari lalu

Kegiatan Terakhir Bulan Astronomi Planetarium Jakarta Tempati Gedung Pasca-revitalisasi

Planetarium Jakarta akan menggelar kegiatan terakhir dari rangkaian Bulan Astronomi dan Sains pada Sabtu, 24 September 2022. Kuota peserta ludes cepat


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Pengembang Soal GTA VI Bocor, ITB Bahas Pertalite Boros

6 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Pengembang Soal GTA VI Bocor, ITB Bahas Pertalite Boros

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Selasa 20 September 2022, dipuncaki artikel kebocoran besar-besaran game Grand Theft Auto atau GTA VI.


Pertalite Lebih Boros Pasca-naik Harga? Dosen ITB Ungkap Masalahnya

7 hari lalu

Pertalite Lebih Boros Pasca-naik Harga? Dosen ITB Ungkap Masalahnya

Belakangan ini beredar di media sosial pengakuan beberapa pengguna kendaraan bermotor yang mengisi BBM jenis Pertalite produksi Pertamina.


Bertemu Presiden, PGRI Minta Tunjangan Profesi di RUU Sisdiknas Dipertahankan

7 hari lalu

Bertemu Presiden, PGRI Minta Tunjangan Profesi di RUU Sisdiknas Dipertahankan

PGRI mengusulkan agar tunjangan profesi guru dan dosen tidak dihapus dalam RUU Sisdiknas