Vaksin Covid-19, Novavax Uji Metodenya Lawan Varian Omicron

Botol berlabel "Vaksin Coronavirus COVID-19" dan jarum suntik terlihat di depan logo Novavax yang ditampilkan dalam ilustrasi ini, 9 Februari 2021. [REUTERS/Dado Ruvic]

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen vaksin Covid-19, Novavax, mengumumkan membuat vaksin khusus untuk SARS-CoV-2 varian Omicron yang direncanakan komersialisasi pada Januari 2022. Strain Omicron—pertama kali diidentifikasi menyebar di Afrika Selatan—memiliki lebih dari 50 mutasi dan telah mengkhawatirkan para ahli kesehatan di seluruh dunia karena jumlah mutasi itu melampaui varian Delta yang sejauh ini telah terbukti mampu menular paling cepat.

Awal tahun depan, perusahaan yang berbasis di Gaithersburg, Maryland, Amerika Serikat itu mengagendakan mengujinya apakah bisa bekerja melawan virus varian itu atau tidak. Dalam beberapa pekan ke depan, data laboratorium diharapkan menunjukkan apakah antibodi dari individu yang sebelumnya menerima suntikan Novavax dapat menetralkan varian tersebut.

“Kami memiliki pengalaman dalam membuat vaksin yang dapat melindungi dan menetralisir Covid-19 termasuk varian Delta. Kami yakin vaksin yang kami kembangkan ini akan memberikan perlindungan terhadap varian terbaru,” ujar pihak perusahaan pada Kamis, 2 Desember 2021. 

Suntikan dua dosis Novavax saat ini dibuat dengan salinan protein paku SARS-CoV-2 yang tumbuh di laboratorium. Itu sangat berbeda dari vaksin lain yang banyak digunakan yang memberikan instruksi genetik bagi tubuh untuk membuat protein spike-nya sendiri. Atau, melah, sebatas menggunakan virusnya utuh yang sudah dinonaktifkan.

Tetapi Novavax mengatakan akan siap untuk pengujian baru hanya untuk varian Omicron atau dikenal dengan label B.1.1.529. Tentu saja belum jelas efektivitas kandidat vaksin melawannya.

“Kami telah memulai pengembangan protein spike rekombinan baru berdasarkan urutan genetik B.1.1.529 yang diketahui dan akan membuatnya siap untuk memulai pengujian dan pembuatan dalam beberapa minggu ke depan,” kata perusahaan.

Komisaris Kesehatan Kota Baltimore, Marryland, Letitia Dzirasa, menerangkan bahwa apa yang semua orang lihat adalah sejumlah mutasi pada protein spike, penyebab kekhawatiran yang meluas. Namun, dia berujar, masih perlu menguraikan kembali indikasi tersebut.

“Kami belum yakin apakah itu membuat varian ini lebih dapat ditularkan. Itulah yang para ilmuwan benar-benar berlomba sepanjang waktu untuk mencari tahu,” tutur Dzirasa.

Selain Novavax, produsen vaksin Covid-19 lain seperti Moderna dan Pfizer juga telah mulai mengerjakan vaksin yang disesuaikan dengan varian Omicron.

REUTERS | CBS BALTIMORE

Baca juga:
Covid-19 Varian Omicron Diduga Menyebar di Anime NYC 2021, Dikunjungi 53 Ribu Orang


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Vaksin Covid-19, Cina Pengguna Vaksin Isap Pertama di Dunia

19 hari lalu

Vaksin Covid-19, Cina Pengguna Vaksin Isap Pertama di Dunia

Vaksin tanpa jarum ini adalah yang pertama mengantongi EUA dari antara 100 lebih vaksin Covid-19 oral ataupun nasal yang sedang dikembangkan di dunia.


Vaksin Covid-19: Bio Farma Klaim Siap Produksi IndoVac, Bibit dari Amerika

20 hari lalu

Vaksin Covid-19: Bio Farma Klaim Siap Produksi IndoVac, Bibit dari Amerika

Bio Farma tengah menyusun laporan hasil uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 yang dinamai IndoVac.


Terkini Bisnis: Dampak Konsumsi Batu Bara Cina Naik, Ekspor Timah Bangka Belitung

24 hari lalu

Terkini Bisnis: Dampak Konsumsi Batu Bara Cina Naik, Ekspor Timah Bangka Belitung

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Sabtu siang, 3 September 2022 antara lain tentang dampak konsumsi batu bara Cina naik.


Erick Thohir Minta Bio Farma Segera Daftarkan Vaksin Indovac ke HAKI, Kenapa?

24 hari lalu

Erick Thohir Minta Bio Farma Segera Daftarkan Vaksin Indovac ke HAKI, Kenapa?

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku telah meminta PT Bio Farma untuk segera mendaftarkan nama vaksin Indovac ke Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.


Perlunya Vaksin COVID-19 Terbaru, Bisa untuk Omicron dan Varian Awal 2020

25 hari lalu

Perlunya Vaksin COVID-19 Terbaru, Bisa untuk Omicron dan Varian Awal 2020

Vaksin COVID-19 bivalen merupakan terobosan terbaru dalam pengendalian COVID-19. Sebaiknya, Indonesia juga mempertimbangkan penggunaan vaksin ini.


Amerika Modifikasi Formula Vaksin Covid-19, Kombinasi Virus Awal - Omicron BA.4 dan BA.5

26 hari lalu

Amerika Modifikasi Formula Vaksin Covid-19, Kombinasi Virus Awal - Omicron BA.4 dan BA.5

FDA Amerika Serikat meluluskan pembaruan pertama atas vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna yang digunakan di dalam negeri.


BPOM Proses EUA Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 3 Tahun ke Atas

28 hari lalu

BPOM Proses EUA Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 3 Tahun ke Atas

Calon Vaksin Covid-19 buatan dalam negeri juga diarahkan untuk anak. BPOM merujuk kepada vaksin Inavac dari Unair dan Indovac dari BUMN.


Moderna Gugat Pfizer dan BioNTech, Terkait Vaksin COVID-19?

31 hari lalu

Moderna Gugat Pfizer dan BioNTech, Terkait Vaksin COVID-19?

Moderna menuduh Pfizer dan BioNTech menyalin teknologi untuk membuat vaksin COVID-19 yang dikembangkan Moderna bertahun-tahun sebelum pandemi


Pakar Ingatkan Subvarian COVID-19 yang Semakin Tak Menunjukkan Gejala Khas

32 hari lalu

Pakar Ingatkan Subvarian COVID-19 yang Semakin Tak Menunjukkan Gejala Khas

Pakar menyatakan subvarian baru COVID-19 semakin tidak menunjukkan kekhasan gejala saat menginfeksi. Ini yang perlu diperhatikan.