Gempa Surabaya dari Kedalaman 501 Kilometer, BMKG: Jangan Khawatir

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi gempa. abcnews.com

    Ilustrasi gempa. abcnews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika merekam kejadian gempa yang berpusat di laut Selat Madura, hanya 10 kilometer dari Surabaya. Gempa Surabaya pada Sabtu pagi tadi, Pukul 04.38 WIB, terukur berkekuatan Magnitudo 4,4.

    Tak ada informasi bahwa getaran dari gempa itu bisa dirasakan di permukaan. Pusat gempa memang disebutkan berada di kedalaman 501 kilometer. Koordinator Bidan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebutnya sebagai deep focus earthquake.

    "Alias gempa (sangat) dalam yang tidak akan berdampak ke permukaan. Saudara-saudaraku di Surabaya dan Madura untuk tidak mengkhawatirkan gempa ini," katanya lewat akun media sosial Twitter, Sabtu. 

    Data gempa yang diberikan oleh BMKG Juanda, Surabaya, itu berbeda dengan yang dicatat Badan Survei Geologis Amerika Serikat, USGS, pada waktu yang bersamaan. USGS menyebut gempa berpusat di utara Jawa Timur, atau tepatnya 98 kilometer arah timur laut Paciran, Lamongan. 

    Kekuatan gempa versi USGS adalah M 4,3 dengan kedalaman pusat gempanya 598,4 kilometer.

    Baca juga:
    Gerhana Matahari Total 4 Desember, Malamnya Nikmati Planet-planet


    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?