Kontras, Ini Aktivitas Gunung Merapi saat Semeru Erupsi Hebat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gunung Merapi masih memuntahkan awan panas guguran yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah, Yogyakarta, Minggu, 8 Agustus 2021. Dok. BPPTKG Yogyakarta

    Gunung Merapi masih memuntahkan awan panas guguran yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah, Yogyakarta, Minggu, 8 Agustus 2021. Dok. BPPTKG Yogyakarta

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Aktivitas kontras ditunjukkan oleh Gunung Merapi saat Gunung Semeru erupsi memuntahkan abu vulkanik dan awan panas dalam jumlah yang sangat besar, Sabtu sore 4 Desember 2021. Gunung Merapi saat ini berstatus Siaga atau Level 3, satu tingkat di atas Gunung Semeru yang Waspada.

    Kalau Gunung Semeru menjulang di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Gunung Merapi berdiri dikelilingi empat kabupaten di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dalam rentang pukul 12.00-18.00 WIB, Sabtu lalu, kondisi Gunung Merapi justru terpantau sangat landai.

    "Alias tak ada sama sekali guguran lava pijar ataupun awan panas," kata Kepala Badan Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, Minggu 5 Desember 2021.

    Sebanyak 26 kali guguran lava pijar yang dicatat BPPTKG Yogyakarta sepanjang Sabtu terjadi di luar rentang pukul itu. "Seperti pada periode pukul 18.00-24.00 WIB Merapi mengeluarkan 10 kali guguran lava pijar," kata Haik lagi.  

    Guguran lava pijar Merapi masih berlanjut pada hari ini, Minggu 5 Desember 2021. Pada periode pukul 00.00-12.00 WIB tercatat lima kali guguran lava pijar dengan jarak jangkau maksimal 1.800 meter ke arah barat daya. BPPTKG Yogyakarta menyatakan status Merapi masih Siaga.

    Terpisah, otoritas bandara di Yogyakarta mengatakan bahwa erupsi Gunung Semeru sejauh ini diketahui tidak sampai mengganggu rute penerbangan baik di Bandara Adisutjipto maupun Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). "Tetap beroperasi normal," kata bagian humas Bandara Internasional Adisutjito, Buyung.

    Baca juga:
    Peneliti: Abu Vulkanik Erupsi Semeru Bisa Percepat Pembentukan Awan Badai


    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?