Pegasus Ketahuan Infeksi iPhone Staf Deplu AS, Ini Kata NSO dan Israel

Spyware pegasus. Thequint.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya sembilan orang staf Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang bekerja di atau dengan Uganda mengalami ponsel iPhone mereka telah disusupi spyware Pegasus. Ada yang menyebut sampai 11 orang yang menjadi korban spyware bikinan NSO Group dari Israel itu. Belum jelas pelakunya tapi NSO menegaskan hanya menjual software ke lembaga pemerintahan yang disetujui Tel Aviv.

NSO Group juga mengaku kalau software buatannya itu didesain tak mampu menarget perangkat dengan nomor Amerika (kode negara +1). Kasus yang terjadi tak menyangkal klaim itu karena para staf Deplu memang menggunakan nomor telepon asing, mengikuti negara tempatnya bertugas. Namun, tetap saja, perangkat digunakan untuk kepentingan resmi Deplu AS. Ini artinya NSO diduga telah terlibat dalam upaya spionase terhadap pemerintahan AS.

“Serangan spyware ternyata sudah terjadi berbulan-bulan,” bunyi laporan yang memberitakan kasus ini.

Spyware Pegasus milik NSO Group memiliki kemampuan mengangkut data dari perangkat iOS ataupun Android yang diinfeksinya dari jarak jauh. Spyware juga mampu mengaktifkan kamera dan mikrofon ponsel yang diinfeksinya secara diam-diam untuk kepentingan memata-matai. Serangan ‘zero click’, begitu modus Pegasus dikenal karena dapat menginfeksi sebuah perangkat tanpa pemiliknya meng-klik sebuah link atau mengunduh sesuatu.

Pegasus juga sejauh ini juga mampu menghilang tanpa jejak, sekalipun penyelidik telah mengembangkan sejumlah metode yang bisa mendeteksi kalau sebuah perangkat ponsel sedang diserang oleh spyware itu.

NSO Group harus memperoleh persetujuan dari Menteri Pertahanan Israel sebelum menjual software bikinannya ke lembaga pemerintahan lain. Satu di antara pendiri NSO, Shalev Hulio, bersikukuh perusahaannya tidak tahu pihak-pihak yang ditarget para kliennya menggunakan Pegasus. NSO berjanji akan menyelidiki klien-nya jika ada yang menggunakan Pegasus terhadap target yang tak terbatas dan segera menutup aksesnya ke software jika menemukan bukti penyalahgunaan.

Janji penyelidikan juga disampaikan NSO untuk kasus staf Deplu AS di Uganda. Kedutaan Israel di AS menegaskan pemerintahan yang menarget pejabat atau staf AS menggunakan Pegasus adalah pelanggaran berat dari kesepakatan saat lisensi software didapat.

Pemerintahan AS belakangan menambahkan NSO ke dalam daftar perusahaan hitam. Setiap perusahaan berbendera Amerika dilarang menjual produk atau memberi layanannya ke NSO.

Di sektor swasta, Apple adalah yang terbaru mendaftarkan gugatan terhadap NSO Group. Apple juga merilis memperbarui sistem operasinya, iOS 15, dengan memberi perlindungan tambahan atas serangan Pegasus.

Saat mengumumkan gugatannya itu, Apple menyatakan memberi notifikasi kepada para pengguna perangkatnya yang diketahui menjadi target mata-mata negara tertentu. Seorang politikus Uganda, Norbert Mao, mengungkapkan lewat akun media sosialnya pada bulan lalu kalau dia termasuk yang menerima notifikasi itu. Para staf Deplu AS juga menerimanya.

THE VERGE, REUTERS, THE WALL STREET JOURNAL

Baca juga:
NSO Group Coret Puluhan Pemerintahan dan Lembaga dari Daftar Klien


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

5 jam lalu

Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Ada sejumlah cara untuk pengguna MacBook jika ingin merekam audio pada perangkat.


Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

16 jam lalu

Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

Batch pertama unit iPhone 14 buatan India diperkirakan akan diluncurkan akhir tahun ini.


Update Agenda Apple Oktober: Bocoran iPad Pro, iPad, Mac M2, ...

1 hari lalu

Update Agenda Apple Oktober: Bocoran iPad Pro, iPad, Mac M2, ...

Sama seperti iPhone 14 yang menjadi bintang Acara Apple September, semua mata tertuju ke iPad Pro baru di acara Oktober nanti.


Kemendikbudristek Gelar Lomba Produk Metaverse untuk Mahasiswa

1 hari lalu

Kemendikbudristek Gelar Lomba Produk Metaverse untuk Mahasiswa

Tersedia berbagai perangkat Apple untuk pemenang lomba produk metaverse ini. Peserta terbuka untuk mahasiswa berbagai jenjang.


Pengguna iPhone Terus Keluhkan Baterai Boros Sejak Pakai iOS 16

1 hari lalu

Pengguna iPhone Terus Keluhkan Baterai Boros Sejak Pakai iOS 16

Masalah baterai melemah setelah pembaruan perangkat lunak biasanya hanya sementara. Pada iOS 16 sudah bertahan 2 minggu.


Apple Atasi Kamera Bergetar di iPhone 14 Pro dengan Pembaruan iOS 16

3 hari lalu

Apple Atasi Kamera Bergetar di iPhone 14 Pro dengan Pembaruan iOS 16

Beberapa pengguna melaporkan bug yang melibatkan sistem stabilisasi gambar kamera iPhone 14 Pro bersama perangkat lunak aplikasi pihak ketiga.


Ada Bug di iOS 16 yang Bikin Aplikasi Mail Jadi Mogok

4 hari lalu

Ada Bug di iOS 16 yang Bikin Aplikasi Mail Jadi Mogok

Setelah sebelumnya mencuat tentang kamera bergetar, kini muncul masalah di aplikasi Mail karena pembaruan iOS 16.


Apple Bagikan Beta 2 dari Update iOS 16.1 ke Developer

5 hari lalu

Apple Bagikan Beta 2 dari Update iOS 16.1 ke Developer

Versi iOS 16.1 beta 2 membawa Clean Energy Charging, dukungan Live Activities API, dan banyak lagi. Simak daftar selengkapnya berikut ini.


iPhone 15 Ultra Diduga Akan Miliki Video 8K

6 hari lalu

iPhone 15 Ultra Diduga Akan Miliki Video 8K

iPhone 15 Ultra dilaporkan akan memiliki beberapa perangkat keras eksklusif, di antaranya perekaman video 8K.


Uganda Umumkan KLB Ebola Pasca-Galur Sudan Ditemukan

6 hari lalu

Uganda Umumkan KLB Ebola Pasca-Galur Sudan Ditemukan

WHO mengatakan sebelumnya sudah ada tujuh KLB Ebola galur Sudan yakni empat di Uganda dan tiga di Sudan.