Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BMKG Pasang 22 Seismograf Digital Ansitipasi Tsunami Aceh Terulang

image-gnews
Foto udara menggambarkan masjid terlihat utuh di antara bekas bangunan di sekitarnya yang rata dengan tanah setelah tersapu badai tsunami di Lhok Nga, Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Selasa, 4 Januari 2005. Dok.TEMPO/ Hariyanto
Foto udara menggambarkan masjid terlihat utuh di antara bekas bangunan di sekitarnya yang rata dengan tanah setelah tersapu badai tsunami di Lhok Nga, Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Selasa, 4 Januari 2005. Dok.TEMPO/ Hariyanto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menyatakan hingga kini telah memasang sebanyak 22 sensor seismograf digital broadband di seluruh wilayah Provinsi Aceh. Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapnya bertepatan dengan 17 tahun tsunami Aceh, 26 Desember 2021.

Lewat akun media sosial Twitter, Daryono menyebutkan, jaringan sensor seismograf itu untuk mendukung pemrosesan yang cepat dan akurat dalam memberikan informasi gempa dan peringatan dini tsunami di Aceh. Sedang untuk kecepatan informasi itu sampai ke otoritas terkait bencana, BMKG juga sudah memasang sebanyak 41 unit perangkat Sistem Penerima Peringatan Dini jenis WRS New Generation, WRS 2 Way, dan WRS DVB.

"Di Aceh, BMKG juga memasang peralatan Early Warning System (EWS) Radio Broadcaster," tulis Daryono.

Jaringan alat itu menjadi vital karena gempa besar yang memicu tsunami pernah terjadi beberapa kali pada masa lalu di Aceh. Selain pada 26 Desember 2004 lalu, gempa tsunami Aceh juga terjadi pada 1861, 1886, 1907, 2005, dan 2012.

"Data hasil kajian tsunami purba juga telah mengungkap bukti terjadinya perulangan tsunami yang terjadi ribuan tahun silam di Aceh," kata Daryono lagi.

Aceh, dia menjelaskan, merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks karena berdampingan dangan sumber gempa megathrust (M9,1-9,2). Wilayah yang sama terletak pada jalur sesar aktif yaitu segmen Seulimaum dan segmen Aceh dengan potensi gempa yang terjadi bisa mencapai M7,0.

Gempa M9,2 penyebab tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 disebutnya yang terbesar di Indonesia yang tercatat oleh instrumen. Gempa ini menimbulkan bidang patahan 1.300 kilometer dari barat Aceh hingga Kepulauan Andaman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Dalam rentang proses rekahan 12 menit membangkitkan tsunami dahsyat dan berdampak kerusakan lingkungan yang luar biasa," katanya sambil menambahkan gelombang tsunami yang tercipta setinggi lebih dari 40 meter dan merenggut 230 ribu nyawa di lebih dari delapan negara.

Di Indonesia, Daryono menuturkan, pada saat itu belum banyak memahami risiko tsunami. Jaringan alat pemantau gempa dan laut terbatas sehingga lebih mengandalkan layanan informasi tsunami oleh Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) & Japan Meteorological Agency (JMA).

"Belum ada sistem peringatan dini tsunami. Masyarakat juga belum peduli," katanya.

Baca juga:
Kaleidoskop 2021: Gempa Tengah Malam Menggoyang Bandung dan Gunung Es Pecah


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

19 jam lalu

Tim BPBD Kota Bogor saat mengevakuasi becak yang tertimpa pohon besar di Kebon Pedes, Kota Bogor, Sabtu Sore 26 Oktober 2019. Pohon tumbang karena hujan lebat yang disertai petir serta angin kencang. TEMPO/M.A MURTADHO
BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Hujan lebat hingga sangat lebat pada skala lokal dan berdurasi singkat diprediksi turun pada Senin, 7 Agustus 2023 di sejumlah wilayah di Jawa Barat


Ramalan Cuaca: Malam Ini Jabodetabek Diguyur Hujan, Suhu Terendah 22 Derajat Celsius

21 jam lalu

Pengunjung Car Free Day mengenakan payung saat diguyur hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 12 Februari 2023. Dilansir dari BMKG, perkiraan cuaca Jakarta berpotensi hujan sedang lebat sampai sepekan ke depan, warga dihimbau  mempersiapkan diri termasuk kebugaran tubuh untuk menghadapi cuaca ekstrem. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI
Ramalan Cuaca: Malam Ini Jabodetabek Diguyur Hujan, Suhu Terendah 22 Derajat Celsius

Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan hujan ringan akan turun di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi malam nanti


Prakiraan Cuaca Hari ini: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan Intensitas Sedang di Medan

22 jam lalu

Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA
Prakiraan Cuaca Hari ini: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan Intensitas Sedang di Medan

Hujan diperkirakan akan terjadi dj aejumlah wilayah Indonesia hari ini.


Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

23 jam lalu

Ilustrasi - Peta gempa yang berpusat di Bali bagian selatan. ANTARA/HO-BMKG
Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Terjadi di Wilayah Kuta Selatan, Bali

Gempa tidak berpotensi tsunami. Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada atas kemungkinan gempa susulan.


Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

1 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat

BMKG mengonfirmasi adanya gempa dengan magnitudo 4,6 mengguncang Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat, pada Senin dinihari, 7 Agustus 2023.


Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Gempa Terkini, M5,4 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa susulan itu tidak berpotensi tsunami.


Daftar Perairan Indonesia Bergelombang Tinggi 4 Meter sesuai Prediksi BMKG

1 hari lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia Dua Hari ke Depan
Daftar Perairan Indonesia Bergelombang Tinggi 4 Meter sesuai Prediksi BMKG

BMKG mengimbau masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi hingga empat meter di beberapa wilayah perairan pada 6-7 Agustus 2023.


Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. shutterstock.com
Gempa Magnitudo 5,2 di Sulawesi Tengah, Warga Ingat Bencana Palu

Gempa tidak berpotensi tsunami


BMKG Prediksi Cuaca Banyak Kota Besar Cerah Berawan, dan Masih Ada yang Hujan

1 hari lalu

Ilustrasi Cuaca Cerah Berawan. Tempo/Fardi Bestari
BMKG Prediksi Cuaca Banyak Kota Besar Cerah Berawan, dan Masih Ada yang Hujan

BMKG memprakirakan cuaca kebanyakan kota besar di Indonesia cerah berawan pada Minggu, 6 Agustus 2023. Namun masih ada hujan di sejumlah kota.


Prakiraan Cuaca BMKG: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan di Berbagai Wilayah

1 hari lalu

Ilustrasi hujan disertai angin kencang. Shutterstock
Prakiraan Cuaca BMKG: Banjir Pesisir, Gelombang 4 Meter dan Hujan di Berbagai Wilayah

Waspada bencana hidrometeorologi akibat hujan di beberapa wilayah.