Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas Bikin Riset Peringkat Kampus Pintar

Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran (Unpad) memilih Rina Indiastuti sebagai rektor baru periode 2019-2024, Ahad, 6 Oktober 2019. (TEMPO/ANWAR SISWADI)

TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) akan menilai perguruan tinggi yang termasuk Smart Campus atau Kampus Pintar. Tujuan penilaian itu untuk mengukur tingkat kecerdasan kampus dan kesiapan  tranformasi digital kampus. Hasil pengukuran itu akan menjadi gambaran komprehensif mengenai kondisi kampus.

Ketua Umum APIC Suhono Harso Supangkat mengatakan, asosiasi itu terdiri dari beragam pemangku kepentingan, seperti dari kalangan pemerintah, kampus, industri, komunitas, dan media massa. “Visinya menjadi organisasi yang mewujudkan Indonesia Cerdas 2045,” katanya di acara webinar tentang Riset dan Rating Transformasi Digital dan Kampus Cerdas Indonesia, Senin, 27 Desember 2021.

Menurut Guru Besar dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung itu, kampus pintar didefinisikan sebagai kampus yang menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mengatasi persoalan lewat solusi cerdas dengan menyediakan infrastruktur dan pelayanan untuk meningkatkan  kualitas hidup. Tahapannya seperti menyediakan data, mengubah data analog ke digital, lalu menggunakan teknologi untuk aplikasi yang terbatas.

Suhono mengatakan, kampus cerdas bukan hanya dilihat dari teknologi di dalam kampus. “Sama seperti anak cerdas yang dikasih smarthone, dia bisa mengelola diri sendiri, bisa survive, dan bisa membantu lingkungan,” katanya. Asosiasi telah menyiapkan kerangka kerja untuk menjadi acuan perguruan tinggi mengarah ke kampus cerdas.

Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Rina Indiastuti mengatakan, transformasi digital merupakan keharusan dan digitalisasi di kampus Unpad sedang berproses. “Tetapi kami bukan kampus yang kuat di dalam teknologi,” ujarnya di acara yang sama. Setelah deklarasi Unpad sebagai Hybrid University, sivitas akademika dimintanya bersiap mendukung agar bisa menikmati kualitas hidup yang aktif dan nyaman.  

Riset itu sudah dimulai sejak Oktober lalu dan akan dilanjutkan 2022. Anggota tim peneliti Radiant Victor Imbar mengatakan, riset rating transformasi digital dan kampus cerdas Indonesia adalah kegiatan pertama APIC 2021. Tujuannya untuk pengembangan kampus di Indonesia dan mendapat gambaran kondisi saat ini tentang bagaimana kampus mengelola dan menyelesaikan masalah secara cerdas. “Dan kesiapan kampus dalam melakukan transformasi digital,” katanya.

Pengukuran tingkat kecerdasan kampus itu menurutnya, dilihat dari tiga perspektif. Pertama antroposentrik, yaitu dari sudut pandang manusia untuk mengukur kepuasan stakeholder serta layanan kampus. Kedua pengukuran sistemik, yaitu kecerdasan sistem di kampus dan teknologinya.

Selanjutnya pengukuran tingkat kesiapan seperti dari budaya, pemimpin dan kebijakan organisasinya dalam transformasi digital, kapabilitas dan komite organisasi dalam transformasi digital. Masing-masing dari ketiga perspektif pengukuran itu terdiri dari lima poin.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam mengatakan, dari hasil survei diketahui  90 persen lebih kampus belum pintar, misalnya terkait dengan absen mahasiswa dan dosen. Teknologi Internet of Things baru digunakan sekitar 7 persen kampus, dan teknologi digital untuk melihat karir lulusan belum dimanfaatkan oleh 90 persen perguruan tinggi. “Itu menunjukkan bahwa kita ini masih sebatas wacana belum betul-betul membangun kampus yang cerdas,” kata Nizam.

Baca:
Kemendikbudristek: Kampus Cerdas Baru Wacana, Belum Bangun Platform

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Seleksi Masuk Kampus Ini Diperketat, Ada Tambahan Tes Wawancara

2 hari lalu

Seleksi Masuk Kampus Ini Diperketat, Ada Tambahan Tes Wawancara

Ujian mandiri di kampus ini menambahkan dua tahapan dalam proses seleksi program magister.


Eksklusif: Melihat dari Dekat Perkuliahan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

16 hari lalu

Eksklusif: Melihat dari Dekat Perkuliahan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

Kesan penjara yang seram, kumuh, dan menakutkan hilang seketika begitu kaki melangkah memasuki Lapas Pemuda Tangerang


10 Kampus Terbaik di Dunia Versi QS World University Rangking

26 hari lalu

10 Kampus Terbaik di Dunia Versi QS World University Rangking

Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings kembali merilis daftar perguruan tinggi terbaik dunia 2023. Cek daftar kampus di sini.


BRIN dan Universitas Osaka Kerja Sama Riset Mangga Indonesia

31 hari lalu

BRIN dan Universitas Osaka Kerja Sama Riset Mangga Indonesia

Data yang diperoleh sangat dibutuhkan untuk perkembangan industri buah mangga di masa depan.


Nadiem Ajak Praktisi ke Kampus melalui Praktisi Mengajar

32 hari lalu

Nadiem Ajak Praktisi ke Kampus melalui Praktisi Mengajar

Kehadiran program Praktisi Mengajar, kata Menteri Nadiem, akan membawa pembaharuan pada sistem pembelajaran di kelas.


Seperti Apa Peran Perguruan Tinggi Terhadap Mobil Listrik di Indonesia?

33 hari lalu

Seperti Apa Peran Perguruan Tinggi Terhadap Mobil Listrik di Indonesia?

Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengembangkan dan mempercepat ekosistem mobil listrik di Indonesia. Begini penjelasannya:


Nilai Akademis Tak Cukup untuk Bekal Masuk Kampus Unggulan Dunia

34 hari lalu

Nilai Akademis Tak Cukup untuk Bekal Masuk Kampus Unggulan Dunia

Nilai akademis hanya menentukan 40 persen dari total penilaian untuk masuk kampus unggulan dunia, selebihnya dari esai dan wawancara.


Boy Rafli Ungkap Modus Baru Radikalisme di Kampus

36 hari lalu

Boy Rafli Ungkap Modus Baru Radikalisme di Kampus

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan sejumlah modus baru radikalisme di kampus


Ova Emilia, Dokter Kandungan Menjadi Rektor UGM Periode 2022-2027

43 hari lalu

Ova Emilia, Dokter Kandungan Menjadi Rektor UGM Periode 2022-2027

Ova Emilia terpilih sebagai Rektor UGM periode 2022-2027. Ia dokter kandungan dan guru besar Fakultas Kedokteran UGM. Pelantikan 27 Mei 2022.


Ketua Tim Riset Perkirakan Antibodi Vaksin Booster Tahan Sampai 6 Bulan Lebih

43 hari lalu

Ketua Tim Riset Perkirakan Antibodi Vaksin Booster Tahan Sampai 6 Bulan Lebih

Riset uji vaksin booster setengah dosis itu dimulai pada awal Desember 2021.