Teknologi Pembayaran Tol Otomotis Selain Menggunakan GNSS

Reporter

Editor

Nurhadi

Pengendara mobil melakukan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll di Gerbang tol RAMP Taman Mini 2, Jakarta, Kamis 7 September 2017. Sosialisasi penggunaan E-Toll pun terus dilakukan, sebagian gardu tol kini hanya melayani non tunai. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, JakartaWacana penerapan mekanisme pembayaran tol otomatis mulai menguat pada awal 2022. Salah satu sistem yang banyak dibicarakan adalah Multi Lane Free Flow (MLFF) berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS). Dilansir dari bpjt.pu.go.id, sistem tersebut memungkinkan waktu pembayaran ongkos masuk tol dipangkas dari 10 detik menjadi 4 detik saja.

Pemangkasan waktu tersebut dimungkinkan terjadi karena sistem MLFF berbasis GNSS membuat pengguna tol mampu membayar tol tanpa mengeluarkan kartu kredit atau uang fisik. Sebab, teknologi GNSS otomatis akan membaca rekening pengguna tol yang tersimpan di aplikasi ponsel dan memotong saldonya secara otomatis ketika memasuki tol. Pembacaan dan pemotongan saldo otomatis tersebut dilakukan melalui satelit yang mendeteksi pengguna tol di depan gerbang tol.

Teknologi GNSS yang dikombinasikan dengan sistem MLFF tampak menjanjikan. Meskipun demikian, beberapa pilihan teknologi lain ternyata pernah dipertimbangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan RI. Dilansir dari balitbang.dephub.go.id, berikut beberapa pilihan teknologi selain GNSS:

1. Dedicated Short Range Communication (DSRC) 

DSRC merupakan alat yang menggunakan radio frekuensi 5,8 Ghz. Pengguna tol perlu membeli On Board Unit (OBU) apabila DSRC diterapkan. OBU tersebut nantinya menyimpan data identitas dan informasi lain sebagai alat deteksi masuk tolo. Teknologi ini memiliki tingkat keandalan 99,95 persen.

2. Radio Frequency Identification (RFID) 

RFID merupakan alat deteksi masuk tol yang menggunakan radio dengan frekuensi (860–960) Mhz. Apabila diterapkan, pengguna perlu membeli stiker tag RFID sebagai identitas pengguna. Teknologi ini memiliki tingkat keandalan sekitar 99,5 persen.

3. Automatic Number Plate Recognition (ANPR)

ANPR merupakan alat untuk mendeteksi plat nomor. Penerapannya memerlukan akses terhadap database plat nomor kepolisian. Namun, apabila dibandingkan dengan dua pilihan sebelumnya, ANPR tidak memerlukan pengguna tol untuk membeli aksesoris tambahan.

4. Short Range Communication based on Calm Active Infrared (ISRC) 

ISRC merupakan teknologi baru yang mirip dengan RFID. Hal yang membedakannya dengan RFID adalah infrared aktif pada IVU yang dapat memuat semua informasi.

BANGKIT ADHI WIGUNA

Baca juga: BPJT akan Terapkan Pembayaran Tol Berbasis MLFF, Apa Maksudnya?






Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

3 hari lalu

Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

Banyak pengunjung yang tidak menyadari bahwa pihak hotel tidak menyediakan jam dinding di dalam kamar. Berikut beberapa alasannya.


Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

4 hari lalu

Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

Polda Metro Jaya berencana mengajukan dana hibah untuk pengadaan teknologi ETLE mobile. Nilainya mencapai Rp 84 miliar.


Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

10 hari lalu

Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste berniat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo dalam membangun ekosistem digital.


Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

17 hari lalu

Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

T Aviana Sinar Abadi Tbk membidik dana segar sebanyak Rp100 miliar dari aksi penawaran umum perdana saham atau IPO.


Hadapi Cuaca Ekstrem, Heru Budi dan BNPB Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

32 hari lalu

Hadapi Cuaca Ekstrem, Heru Budi dan BNPB Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

Jabodetabek diprediksi akan menghadapi cuaca ekstrem pada 28 Desember berdasarkan analisa Satellite Early Warning System.


Huawei Bermitra dengan 8 Pabrikan Mobil, Hadirkan Teknologi Mutakhir

33 hari lalu

Huawei Bermitra dengan 8 Pabrikan Mobil, Hadirkan Teknologi Mutakhir

Kedelapan pabrikan yang bermitra dengan Huawei tersebut adalah Mercedes-Benz, Audi, BMW, Porsche, Subaru, Renault, Lamborghini, dan Bentley.


Investigasi UFO Pentagon: Belum Ada Bukti Aktivitas Alien

43 hari lalu

Investigasi UFO Pentagon: Belum Ada Bukti Aktivitas Alien

Upaya Pentagon untuk menyelidiki benda-benda aneh dan tak dikenal seperti UFO, telah menghasilkan ratusan laporan baru yang sedang diselidiki


ChatGPT Kecerdasan Buatan OpenAI, Apa Fungsinya?

53 hari lalu

ChatGPT Kecerdasan Buatan OpenAI, Apa Fungsinya?

ChatGPT program kecerdasan buatan yang mirip percakapan secara otomatis


Mengenal ChatGPT, Kecerdasan Buatan dari OpenAI yang Viral di Media Sosial

53 hari lalu

Mengenal ChatGPT, Kecerdasan Buatan dari OpenAI yang Viral di Media Sosial

ChatGPT merupakan kecerdasan buatan milik perusahaan OpenAI yang dapat mensimulasikan percakapan seperti manusia.


Pentingnya Siapkan Pemimpin Perempuan Masa Depan di Bidang Teknologi

58 hari lalu

Pentingnya Siapkan Pemimpin Perempuan Masa Depan di Bidang Teknologi

Pekerjaan bidang teknologi mengalami pertumbuhan tercepat dalam lima tahun terakhir di Indonesia, namun pekerja perempuan masih minim.