Ratusan Pohon Hilang Dicabuti di Mandalika, DLH: Harga Bibitnya Mahal

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Joko Widodo telah meresmikan Sirkuit Mandalika, Jumat, 12 November 2021. Setelah diresmikan, sirkuit ini siap menjadi tuan rumah ajang balap kelas dunia, di antaranya WorldSBK Indonesia 2021 dan MotoGP 2022.

    Presiden Joko Widodo telah meresmikan Sirkuit Mandalika, Jumat, 12 November 2021. Setelah diresmikan, sirkuit ini siap menjadi tuan rumah ajang balap kelas dunia, di antaranya WorldSBK Indonesia 2021 dan MotoGP 2022.

    TEMPO.CO, Mataram - Ratusan pohon jenis Kijang Kencana yang ditanam di sepanjang jalan Bypass BIL-Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, diduga hilang dicuri. Pohon hilang bahkan terjadi berulang di kawasan yang sedang bersiap untuk gelaran Balap MotoGP 2022 pada 18-20 Maret mendatang itu

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Madani Mukarom, mengatakan pohon-pohon ditanam untuk mempercantik dan menghijaukan jalan sepanjang Bypass BIL-Mandalika. "Tapi dicabut orang. Totalnya ada ratusan yang hilang," ujarnya di Mataram, Kamis 6 Januari 2021.

    Menurut Madani Mukarom, pohon hilang terjadi berulang kali, setiap kali penanaman kembali dilakukan. "Begitu kami tanam dan tidak sampai seminggu sudah hilang. Tanam lagi hilang," katanya.

    Madani menduga ada motif ekonomi di balik pencurian yang terjadi. Pohon jenis Kijang Kencana, dia menyebutkan, laku di pasar bibit seharga Rp 100 ribu per batang. "Kalau dia bibit trembesi mungkin enggak akan dicuri orang. Tapi karena dia (Kijang Kencana, red) mahal maka itu dicuri. Sudah risikonya tanam."

    Ia mengatakan, kejadian-kejadian hilangnya pohon di sepanjang 17 kilometer jalan Bypass BIL-Mandalika sudah sering disampaikan kepada pemerintah desa, terutama yang berdekatan dengan jalan Bypass BIL-Mandalika. Bahkan, aparat desa dan masyarakat juga sudah diminta untuk menjaga dan merawat pohon-pohon tersebut.

    "Semua desa dan polisi juga kita libatkan tapi memang ada saja yang hilang. Tapi bagaimanapun butuh kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga," ucap Madani Mukarom.

    Lebih lanjut Madani menyampaikan, butuh 1.200 bibit pohon untuk kembali menghijaukan jalan Bypass BIL-Mandalika juga seluruh wilayah termasuk di areal Sirkuit Mandalika. Pemerintah daerah setempat berupaya melibatkan perbankan untuk membantu mewujudkannya. 

    "Dari 1.200 bibit pohon, 50-60 persen sudah dibagi habis kepada perbankan yang ada di NTB untuk terlibat melakukan gerakan penghijauan, termasuk dalam melakukan pengawasan," katanya.

    Baca juga:
    Kabar Kekerasan Seksual Terbukti Benar, Kampus UMY Pecat Mahasiswa Aktivis BEM


    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?