OpenSea, Pasar Digital Pertama dan Terbesar untuk Koleksi Kripto

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Logo OpenSea (OpenSea)

    Logo OpenSea (OpenSea)

    TEMPO.CO, Jakarta - Marketplace NFT OpenSea mencuat setelah viralnya seorang bernama Ghozali yang meraih keberuntungan karena mengunggah swafoto dirinya sebagai produk non fungible token (NFT) di aplikasi itu.

    "Hari ini (foto selfie) terjual lebih dari 230+ dan sampai sekarang aku nggak tahu kenapa ada yang mau beli #NFT foto milikku. Tapi aku berterima kasih kepada kalian semua untuk upaya 5 tahunku yang terbayar lunas," tulis Ghozali di akun Twitternya pada Selasa, 11 Januari 2022.

    Dari akun OpenSea miliknya, sebanyak 933 item NFT yang terdiri dari foto selfie pribadinya itu telah laris terjual. Satu foto milik Ghozali dihargai dengan harga terendah, yaitu 0,13 Ethereum atau sekitar Rp 6 juta. Untuk keseluruhannya, bisnis NFT Ghozali mencapai 8,5 Ethereum atau sekitar Rp 391 jutaan.

    Menurut keterangan dalam web resminya, OpenSea memperkenalkan diri sebagai pasar digital pertama dan terbesar di dunia untuk koleksi kripto.

    Cakupannya cukup bervariasi, mulai dari benda seni, barang koleksi, item game, nama domain, seni digital, musik, fotografi dan aset lain yang didukung oleh blockchain. Barang digital jenis baru yang dimaksud adalah NFT, atau token unik dan tidak dapat dipertukarkan.

    OpenSea didirikan pada 2017 oleh Devin Finzer dan Alex Atallah. Mereka  membayangkan keadaan di  masa mendatang saat teknologi blockchain akan memungkinkan kepemilikan unik atas produk fisik atau digital apa pun.

    Ide pasar seperti ini tampak menarik banyak orang untuk bergabung, dan memulai berjualan. Tercatat hingga Agustus 2021, OpenSea mencatat volume transaksi sebesar US$ 3,4 miliar (Rp 48,5 triliun).

    Desain website OpenSea memiliki gaya sederhana dan bersih. Hal membuat pengguna dan calon pengunjung mudah melihat kategori yang tersedia, hal yang sedang trending, petunjuk cara membuat NFT, serta tips lainnya.

    Keberadaan OpenSea serta pasar sejenis dapat menjadi alternatif baru untuk menambah pundi-pundi. Cocok untuk bagi pekerja seni atau siapapun yang memiliki karya kreatif  yang menginginkan karyanya dijadikan token yang unik atau sekalian dijual.

    MARIA FRANSISCA LAHUR | OPENSEA | CRYPTOTRADER

    Baca:
    Viral NFT Swafoto Ghozali, Kenali Sekilas tentang NFT

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?