Deteksi Omicron, Yogya Teliti 15 Sampel Dicurigai dari Dua Wilayah

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kata

    Kata "COVID-19" tercermin dalam setetes jarum suntik dalam ilustrasi yang diambil pada 9 November 2020. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Upaya cepat mendeteksi varian baru Covid-19 Omicron secara maraton dilakukan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendeteksian penyebaran Omicron dilakukan dengan mengecek sampel melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS).

    Untuk Yogyakarta, ada delapan sampel yang diteliti dari Kabupaten Kulon Progo dan tujuh sampel dari Kota Yogyakarta. "Baru dikirim sekitar tiga hari lalu sampelnya, hasil WGS tersebut akan keluar setelah dua minggu," kata Kepala Dinas Kesehatan Yogyakarta, Pembajun Setyaningastutie, Kamis, 13 Januari 2022.

    Sampel kasus penularan dari Kulon Progo, ujar Pembajun, diteliti karena laporan jumlah penyebaran kasus di daerah tersebut cenderung cepat atau cycle threshold (CT value) di bawah 30. "Kemudian dari Kulon Progo itu kasusnya dalam satu keluarga banyak yang positif," kata dia.

    Adapun tujuh sampel dari Kota Yogyakarta diperiksa karena juga terindikasi penularannya cepat dan ada riwayat perjalanan. Pemerintah pusat meminta tiap daerah minimal mengirimkan 70 sampel untuk dilakukan WGS guna mendeteksi Omicron dari kasus yang bermunculan.

    Pemda Yogyakarta Januari ini telah meminta seluruh rumah sakit pemerintah menyiagakan minimal 30 persen dari total kapasitas tempat tidur dan 20 persen untuk rumah sakit swasta.

    Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, telah melakukan tracing kepada kontak erat kasus yang dicurigai Omicron dan hasilnya tidak ada yang positif. "Tapi kami tetap bersiap, jika benar ada varian itu di Yogyakarta, maka shelter sudah kami siapkan, termasuk kebutuhan oksigen," kata dia.

    Baca:
    Alternatif Alat PCR dari BRIN Kantongi Izin Edar, Mampu Deteksi Omicron

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?