Vaksin Booster, Israel Sudah Bagikan Setengah Juta Dosis yang Keempat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menerima suntikan ketiga vaksin Covid-19 ketika Israel meluncurkan suntikan booster untuk anak berusia lebih dari 40 tahun di Kfar Saba, Israel, 20 Agustus 2021. [REUTERS/Ronen Zvulun]

    Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menerima suntikan ketiga vaksin Covid-19 ketika Israel meluncurkan suntikan booster untuk anak berusia lebih dari 40 tahun di Kfar Saba, Israel, 20 Agustus 2021. [REUTERS/Ronen Zvulun]

    TEMPO.CO, Jakarta - Israel telah membagikan dosis vaksin Covid-19 keempat kepada lebih dari setengah juta warganya per akhir pekan ini. Dosis keempat atau vaksin booster kedua itu sudah mulai diberikan sejak akhir Desember kepada mereka yang pertama-tama dianggap paling rentan lalu yang berusia lanjut.

    Kementerian Kesehatan Israel berharap perulangan vaksin booster itu akan mampu meredam gelombang infeksi baru karena Covid-19 varian Omicron. Per periode yang sama, kementerian mendata sebanyak 260 ribu kasus aktif dan 289 yang tercatat bergejala berat--jauh lebih sedikit daripada saat gelombang-gelombang sebelumnya. 

    "Tonggak pencapaian baru dari kampanye vaksin Israel," kata Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dalam pernyataannya, Jumat 14 Desember 2022. "Terima kasih kepada setengah juta warga Israel yang telah menerima dosis keempat dari Vaksin Covid-19 dan karenanya telah menolong menjaga kita semua lebih aman." 

    Israel adalah termasuk negara pertama yang memulai vaksinasi Covid-19 setahun lalu dan telah secara luas menawarkan dosis ketiga pada musim panas lalu saat terjadi gelombang varian Delta. Hingga saat ini setidaknya separuh dari populasi di negara itu telah mendapatkan suntikan vaksin booster yang pertama. 

    Negara berpenduduk total hampir 9,5 juta jiwa itu telah melaporkan sebanyak 8.293 kematian karena Covid-19 sejak pandemi dimulai awal 2020 lalu. 

    Berbeda dari Israel, otoritas kesehatan di Inggris meyakinkan kalau belum diperlukan suntikan vaksin booster yang kedua. Fokus mereka ditetapkan untuk memenuhi dosis lengkap vaksinasi primer dan vaksin booster yang pertama. Efek sekali suntikan dosis booster itupun terukur masih 90 persen protektif pada kelompok lansia tiga bulan setelah suntikan itu diberikan.   

    NEW SCIENTIST, ABC NEWS

    Baca juga:
    Pakar di BPOM Eropa Peringatkan Penggunaan Vaksin Booster


    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?