Kampus ITB Cirebon Terapkan Pembelajaran Bauran, Asrama Kembali Dibuka

Reporter:
Editor:

Devy Ernis

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Cirebon terdiri dari dua lokasi, yaitu di Kampus Arjawinangun dan Kampus Watubelah dan untuk Kampus Arjawinangun diproyeksikan akan menampung sekitar 10 ribu mahasiswa. (ANTARA/HO-Humas ITB)

    Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Cirebon terdiri dari dua lokasi, yaitu di Kampus Arjawinangun dan Kampus Watubelah dan untuk Kampus Arjawinangun diproyeksikan akan menampung sekitar 10 ribu mahasiswa. (ANTARA/HO-Humas ITB)

    TEMPO.CO, Jakarta - Institut Teknologi Bandung (ITB) memulai sistem pembelajaran bauran di Kampus Cirebon. Kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan tatap muka langsung atau luring dan daring. Kampus ITB di Cirebon memulai perkuliahan pada 17 Januari 2022 pada semester II Tahun Akademik 2021/2022.

    Rektor ITB Reini Wirahadikusumah mengatakan ITB berupaya untuk dapat membuka kegiatan belajar di Kampus Cirebon sejak tahun lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, rencana tersebut terhambat. “Persiapan ITB Kampus Cirebon sudah dimulai sejak 2015 dan pembukaan kegiatan akademik di Cirebon menandai era baru dalam pendidikan tinggi,” kata Reini seperti dikutip di laman resmi ITB pada Selasa, 18 Januari 2022.

    Seiring dibukanya kembali kuliah tatap muka, ITB juga kembali menerima penghuni baru di Asrama ITB. Asrama ITB tersebar di sejumlah tempat yaitu di Asrama ITB di Jalan Sangkuriang, Kidang Pananjung, Kanayakan, dan Asrama ITB Jatinangor. Asrama ITB tetap membatasi jumlah penghuni dalam satu kamar.

    “Waktu kondisi normal, Asrama ITB bisa menampung 2.500 penghuni. Tapi karena lagi pandemi, Asrama ITB hanya bisa menampung 701 penghuni,” jelas Arif Mappe, Asisten Asrama ITB di Jalan Kidang Pananjung, Bandung.

    Arif mengatakan hampir dua tahun asrama ITB tidak beroperasi sehingga banyak kamar yang kosong. Namun, pada periode semester genap tahun ajaran 2021/2022, baik asrama di Kampus Ganesha maupun Kampus Jatinangor semuanya terisi. “Ke depannya kita harapkan Asrama ITB bisa menerima lebih banyak penghuni dari periode sekarang,” kata Arif.

    Saat ini asrama ITB menerima pendaftaran reguler dalam periode Januari-Mei. Mayoritas penghuni baru asrama ITB adalah penerima beasiswa KIP-Kuliah dan Mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB). Banyak dari mereka yang memilih tinggal di asrama untuk mengikuti beberapa kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan secara luring. Kegiatan tersebut seperti praktikum. Sebelum menempati kamar, seluruh penghuni dipastikan bebas dari Covid-19 disertai dengan hasil swab antigen.

    Baca juga: UGM Boyong 7 Kategori Anugerah Diktiristek

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.