Pantau Kesiapan Kampus, Luhut Harap UIII Lahirkan Banyak Cendekiawan Muslim

Reporter:
Editor:

Devy Ernis

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pekerja menyelesaikan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pekerja menyelesaikan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Senin, 25 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan menjadi pusat penelitian peradaban Islam sekaligus melahirkan banyak cendekiawan Muslim Indonesia.

    "Saya berharap UIII bisa seperti 'pohon' yang ditanam dengan benih-benih unggul, yaitu ide-ide para cendekiawan Muslim kita sehingga kelak akan menumbuhkan pemikiran-pemikiran Islam yang relevan di setiap zaman," katanya Luhut di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan yang diunggah pada Kamis, 20 Januari 2022.

    Luhut mengunjungi Kampus UIII di Depok, Jawa Barat untuk mengecek kesiapan akhir sebelum diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Agustus mendatang. Dia mengatakan kampus tersebut akan menjadi sumber mata air pencerahan pemikiran Islam sebagai momentum kebangkitan pendidikan Indonesia di masa mendatang.

    Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu menyebut dunia internasional sudah mengakui prestasi-prestasi para cendekiawan Islam Indonesia. Terlebih, kata dia, apresiasi itu telah disematkan kepada Presiden Joko Widodo yang pada tahun ini kembali masuk dalam peringkat ke-13 dari 50 Muslim paling berpengaruh di dunia.

    "Saya melihat hal ini sebagai sebuah potensi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban Islam di dunia, salah satu caranya adalah kualitas pendidikan Islam di Indonesia harus ditingkatkan sehingga para pelajar dari belahan negara mana pun dapat menimba ilmu di negeri ini," katanya.

    Bersama Rektor UIII, Komarudin Hidayat, Luhut melihat bahwa sebagian pembangunan gedung sudah rampung 100 persen. Beberapa bangunan yang belum rampung akan segera dikejar penyelesaiannya.

    Kampus yang dibangun di atas lahan seluas 142,5 hektar tersebut dirancang sebagai kampus masa depan bagi kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

    Pembangunan Universitas UIII tersebut ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016. Peletakkan batu pertama (groundbreaking) telah dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Juni 2018.

    Baca juga: Mau Beasiswa ke Turki? Ini Cara dan Syaratnya

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.