BRIN Laporkan Telah Integrasikan 919 Unit Riset di 74 Kementerian/Lembaga

Reporter

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko berbicara dalam acara virtual Gelar Riset dan Inovasi Bidang Kesehatan dan Pangan 2021 di Jakarta, Selasa 30 November 2021. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaporkan telah mengintegrasikan tugas dan fungsi penelitian dan pengembangan dari 919 unit riset di 74 kementerian/lembaga. Mereka seluruhnya akan dilebur dalam 12 Organisasi Riset dan 85 Pusat Riset di lingkungan BRIN.

“Dari usulan 18 OR dan 104 PR yang kami sampaikan, telah diberikan persetujuan 12 OR dan 85 PR,” kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin 31 Januari 2022. 

Handoko menuturkan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi membantu percepatan finalisasi organisasi riset dan pusat riset di lingkungan BRIN. Saat ini sudah diberikan persetujuan dan dalam proses pengundangan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Untuk menindaklanjuti terbentuknya pusat-pusat riset dan organisasi riset, BRIN juga disebutnya sudah mulai menyiapkan pemetaan sumber daya manusia (SDM), khususnya SDM riset. Selanjutnya, BRIN akan membuka pendaftaran seleksi terbuka dalam jaringan khusus Kepala Organisasi Riset dan Kepala Pusat Riset.

Seleksi terbuka dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pemeringkatan berbasis pemenuhan administratif dan rekam jejak, yang dilanjutkan tahap wawancara.

Di lain sisi, BRIN dilaporkan juga sudah menyelesaikan pengalihan aset bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kesehatan, dan Kejaksaan Agung. Pengalihan SDM akan dilakukan per hari ini, 1 Februari 2022. Setelah itu, menyusul pengalihan aset dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Hadoko kembali menekankan bahwa BRIN dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021, yang mengamanatkan integrasi seluruh lembaga penelitian di Indonesia. 

Integrasi lima entitas riset utama, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN ke dalam BRIN telah dilakukan pada 1 September 2021.

Integrasi itu, seperti diketahui, diwarnai beberapa aspirasi yang mengeluhkan tersisihkannya sebagian peneliti dan pegawai karena bukan ASN. Di luar integrasi lima entitas riset utama, keberatan juga datang dari lembaga dan kalangan tertentu yang menganggap integrasi oleh BRIN adalah bentuk penyalahgunaan kekuasaan.  

Baca juga:
Gejala Ringn Omicron Flu dan Batuk, Bisakah Dilawan Obat Warung?


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Dari 3.414 Jadi 3 Klasifikasi Jabatan, Kemenpan RB Sederhanakan Jabatan Pelaksana ASN

21 jam lalu

Dari 3.414 Jadi 3 Klasifikasi Jabatan, Kemenpan RB Sederhanakan Jabatan Pelaksana ASN

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyederhanakan 3.414 nomenklatur jabatan pelaksana menjadi 3 klasifikasi jabatan.


Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

1 hari lalu

Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

Hutama Karya membeberkan bagaimana perusahaan itu membidik sejumlah proyek di IKN seperti pembangunan Istana Wakil Presiden dan rumah susun bagi ASN.


Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

4 hari lalu

Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

Lembaga survei Algoritma menyebut hanya 8 persen masyarakat yang menyatakan akan memilih partai baru pada Pemilu 2024.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Buaya Antar Jasad Bocah, Sotong dan Cumi-cumi

4 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Buaya Antar Jasad Bocah, Sotong dan Cumi-cumi

Topik tentang buaya dikabarkan mengantar jasad anak kecil ke tepi Sungai Mahakam menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Survei Algoritma: Publik Respons Negatif Soal Penundaan Pemilu dan Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

4 hari lalu

Survei Algoritma: Publik Respons Negatif Soal Penundaan Pemilu dan Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Mayoritas responden dari survei Algoritma menunjukkan masyarakat tak suka dengan wacana penundaan pemilu dan isu perpanjangan masa jabatan presiden.


Pesawat Jatuh di Nepal, Mungkinkah Video Live Facebook Penumpang Penyebabnya?

5 hari lalu

Pesawat Jatuh di Nepal, Mungkinkah Video Live Facebook Penumpang Penyebabnya?

Video livestreaming Facebook empat penumpang itu sekaligus memperlihatkan detik-detik pesawat Yeti Airlines jatuh di Nepal pada Minggu 15 Januari 2023


Viral Video Buaya Antar Jasad Balita di Kaltim, Berikut Fakta dan Kronologinya

6 hari lalu

Viral Video Buaya Antar Jasad Balita di Kaltim, Berikut Fakta dan Kronologinya

Fakta dan kronologi tentang buaya yang mengantar balita di Kalimantan.


Turut Dugaan Korupsi di UIN Suska, Benny Sukma Negara Pernah Diobservasi di Rumah Sakit Jiwa

6 hari lalu

Turut Dugaan Korupsi di UIN Suska, Benny Sukma Negara Pernah Diobservasi di Rumah Sakit Jiwa

Selain Mantan Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin, dugaan korupsi pengadaan jaringan internet di kampust itu menyeret nama Benny Sukma Negara.


Farmasi UI dan BRIN Sulap Biota Laut Jadi Bahan Baku Obat Kanker dan Diabetes

9 hari lalu

Farmasi UI dan BRIN Sulap Biota Laut Jadi Bahan Baku Obat Kanker dan Diabetes

UI dan Brin mengembangkan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia. Ini hal yang akan dilakukan.


ASN Pindah ke IKN Tahun 2024, Ini Kementerian dan Lembaga Prioritas

10 hari lalu

ASN Pindah ke IKN Tahun 2024, Ini Kementerian dan Lembaga Prioritas

Pemerintah akan memindah ASN ke IKN Nusantara mulai 2024. Berikut sejumlah kementerian dan lembaga yang menjadi prioritas.