Kementerian Agama Minta Guru Madrasah Siap Terapkan Kurikulum Prototipe

Reporter

Editor

Devy Ernis

Guru mengajar pada hari pertama sekolah tatap muka di Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat, Aceh, Senin 20 Juli 2020. Guna mencegah penyebaran COVID-19, pihak sekolah membagi siswa menjadi dua kelompok, yakni kelompok pertama belajar di sekolah dan lainnya belajar di rumah. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama, Muhammad Zain, meminta guru madrasah untuk mempersiapkan diri dalam menerapkan kurikulum prototipe. Untuk itu, kata dia, guru madrasah perlu mengubah mindset dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Menurut dia, kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang sedang menggagas kurikulum prototipe harus dapat direspon dengan baik oleh madrasah. Sebab, kurikulum ini lebih fleksibel dan meneguhkan peran utama guru sebagai pendidik profesional.

“Guru harus mempersiapkan diri dalam mendesain pembelajaran yang membebaskan dan sesuai minat siswa. Guru juga harus hadir sebagai sahabat siswa,” kata Zain seperti dikutip di laman resmi Kementerian Agama pada Rabu, 2 Februari 2022.

Zain juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter baik para siswa di tengah banjirnya berita dan informasi di media sosial. Dia melihat anak-anak saat ini banyak mengalami adiksi dan kecanduan gawai. “Peran orang tua dalam mengontrol anaknya juga sangat vital terkait pembentukan akhlakul karimah anak,” tuturnya.

Kurikulum prototipe merupakan kurikulum yang disederhanakan sebagai opsi tambahan untuk diterapkan oleh satuan pendidikan pada tahun ajaran 2022/2023. Setiap lembaga pendidikan dihadapkan pada pilihan penggunaan Kurikulum 2013 atau kurikulum prototipe dengan harapan dapat mendorong pembelajaran sesuai kemampuan siswa dan memberi ruang yang lebih luas pada perkembangan karakter serta kompetensi dasar.

Zain mengatakan pemberlakuan kurikulum prototipe dapat mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa. Kurikulum ini juga diharapkan mampu memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi.

Zain menjelaskan, ada tiga karakter utama kurikulum prototipe. Pertama, pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan soft skill dan karakter seperti iman, takwa, akhlak mulia, gotong royong, kebinekaan global, kemandirian, nalar kritis, dan kreativitas. Kedua, fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.

“Ketiga, fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid  dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal,” paparnya.

Terkait langkah-langkah implementasi kurikulum pototipe pada madrasah, Zain menjelaskan enam tahapan berikut. Pertama, sesuai konteks dan karakteristik madrasah. Kedua, penerapan secara terbatas pada setiap tingkat RA, MI, MTs, dan MA di setiap provinsi.

Ketiga, disiapkan regulasi yang longgar sebagai penguatan KMA 184 Tahun 2019 tentang Implementasi Kurikulum Pada Madrasah. Keempat, pemberdayaan jabatan fungsional pengembang teknologi pembelajaran dan pengawas untuk mengawal penjaminan mutu implementasi kurikulum prototipe di madrasah.

Kelima, perlu penyesuaian kebijakan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan secara terbatas pada pelaksana kurikulum prototipe terkait implementasi Simpatika, sistem informasi pendidik dan tenaga kependidikan Kementerian Agama dan perangkat administrasi lainnya. “Terakhir atau keenam, penguatan pelaksanaan supervisi pembelajaran,” kata dia.

Baca juga: Serikat Guru Minta Kurikulum Prototipe Ditunda

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






1,5 Juta Siswa Madrasah Dapat Akses Gratis Platform Pendidikan dari UEA

2 hari lalu

1,5 Juta Siswa Madrasah Dapat Akses Gratis Platform Pendidikan dari UEA

Setelah matematika, menyusul akses dibuka untuk Bahasa Arab bagi siswa madrasah kelas 7 sampai dengan 12. Gunakan AI dan machine learning.


Santri di Tangerang Tewas karena Berkelahi, Kemenag Tingkatkan Pengawasan

3 hari lalu

Santri di Tangerang Tewas karena Berkelahi, Kemenag Tingkatkan Pengawasan

Seorang santri di Ponpes Daar El-Qolam, Jayanti, Kabupaten Tangerang tewas usai berkelahi dengan temannya pada Ahad, 7 Agustus 2022


Yandri Susanto: Istilah Madrasah Harus Ada dalam RUU Sisdiknas

4 hari lalu

Yandri Susanto: Istilah Madrasah Harus Ada dalam RUU Sisdiknas

Menghapus istilah madrasah dari RUU Sisdiknas berarti menghapus jasa madrasah dari sejarah.


Cerita Ni Ketut Mayoni Raih Gelar Master dari UIN Mataram

4 hari lalu

Cerita Ni Ketut Mayoni Raih Gelar Master dari UIN Mataram

Rektor UIN Mataram bilang Ni Ketut satu-satunya mahasiswa pascasarjana yang duduk bersanding dengan para ustaz namun tak membuatnya minder.


Setoran Layanan Pernikahan Berkurang, Realisasi PNBP Kementerian Agama Turun

8 hari lalu

Setoran Layanan Pernikahan Berkurang, Realisasi PNBP Kementerian Agama Turun

Realisasi PNBP Kemenag turun 14,5 persen pada semester I. Layanan pernikahan di luar KUA turun 3,9 persen dari Rp 0,33 triliun.


Kepala SMPN 46 Jakarta Bicara Tudingan Pemaksaan Jilbab: Guru Bertanya Kenapa Enggak Pakai Kerudung

8 hari lalu

Kepala SMPN 46 Jakarta Bicara Tudingan Pemaksaan Jilbab: Guru Bertanya Kenapa Enggak Pakai Kerudung

Kepala SMPN 46, Jakarta Selatan, Endin Haerudin membantah ada guru di sekolahnya ada pemaksaan jilbab.


DPR Jabarkan Pentingnya Pesantren dan Madrash untuk Pendidikan Agama

9 hari lalu

DPR Jabarkan Pentingnya Pesantren dan Madrash untuk Pendidikan Agama

Pesantren dan madrasah berperan dalam sejarah kemerdekaan. Banyak tokoh nasional yang juga berlatar belakang dari madrasah.


UIN Sunan Gunung Djati Tambah Jurnal PTKIN yang Terindeks di Scopus

11 hari lalu

UIN Sunan Gunung Djati Tambah Jurnal PTKIN yang Terindeks di Scopus

Jurnal Pendidikan Islam yang diterbitkan UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, tercatat sebagai jurnal internasional per 27 Juli 2022.


Kemenag Salurkan Beasiswa untuk 1.540 Mahasiswa Hindu

16 hari lalu

Kemenag Salurkan Beasiswa untuk 1.540 Mahasiswa Hindu

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama menyalurkan beasiswa bagi 1.540 mahasiswa Hindu di berbagai perguruan tinggi.


Siswa Madrasah Tsanawiyah 1 Pati Kumpulkan 11.811 Medali Sejak Januari 2022

16 hari lalu

Siswa Madrasah Tsanawiyah 1 Pati Kumpulkan 11.811 Medali Sejak Januari 2022

Madrasah Tsanawiyah 1 Pati itu berhasil mengumpulkan 11.811 medali dalam satu semester pada Januari-Juli 2022.