5 Politeknik Negeri Buka Program D4 Spesialisasi Energi Terbarukan Tahun Ini

Pekerja panel listrik tenaga surya terpasang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 Desember 2021. PLTS ini akan berdampak langsung dalam penghematan biaya operasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 5 politeknik negeri akan menjadi politeknik percontohan untuk pengembangan program D4 spesialisasi energi terbarukan di Indonesia. Didukung lewat proyek Renewable Energy Skills Development (RESD), kerja sama pemerintah Swiss dan Indonesia, kuliah perdana angkatan pertama program tersebut rencananya dimulai September tahun ini.

Berdasarkan keterangan tertulis yang dibagikan RESD Senin, 7 Februari 2022, program spesialisasi D4 yang dimaksud adalah program alih jenjang, di mana lulusan Diploma 3 teknik (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil) mengambil program 1 tahun (semester 7 dan 8) spesialisasi energi terbarukan. Nantinya, lulusan akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik Terapan Energi Terbarukan.

"Calon siswa dapat mendaftarkan diri di Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Manado, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang."

Sebagai persiapan dari peluncuran program D4 tersebut, penguatan kompetensi dan sertifikasi 14 instruktur di bidang energi terbarukan dilakukan melalui pelatihan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) di Bandung, Jawa Barat.

Pelatihan yang berlangsung dari 31 Januari-11 Februari 2022 itu mencakup pengetahuan teknis teknologi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), uji kompetensi Teknik Energi Surya dengan skema sertifikasi PLTS tipe rooftop, dan kunjungan industri ke PT Elemen Beton Persada dan PT Surya Energi Indotama.

Beny Bandanadjaja, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, mengungkapkan kalau saat ini Program Studi Energi Baru Terbarukan (EBT) di tingkat pendidikan tinggi masih terbatas. Sementara, kebutuhan energi terus meningkat dan pemerintah telah menetapkan target bauran energi sebesar 23 persen dari energi baru terbarukan pada 2025.

Itu sebabnya, dia berharap, dari 5 politeknik negeri yang menjadi percontohan, program spesialisasi D4 EBT dapat diperluas implementasinya di lebih banyak lagi politeknik di Indonesia. "Kemendikbud siap mendukung penguatan program D4 spesialisasi energi terbarukan, termasuk riset
dosen politeknik di bidang EBT,” kata Beny.

Martin Stottele, ketua pelaksana proyek RESD, menerangkan bahwa pelatihan selama dua minggu merupakan rangkaian dari seri pelatihan tentang instalasi, pengoperasian, supervisi dan pemeliharaan PLTS. Pelaksanaan proyek diperkuat dengan penyediaan peralatan laboratorium energi terbarukan dan pendampingan dari tiga universitas di Swiss. Ketiganya termasuk dalam ‘Swiss Universities of Applied Sciences and Arts’ dan ‘Swiss Federal Institute for Vocational Education’.

"Tujuan utama dari proyek RESD adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang perencanaan, desain, pembangunan dan pemasangan, inspeksi dan commissioning, supervisi, pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik hybrid surya diesel, dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA)," katanya.

Bukan hanya lewat pembentukan program D4 spesialisasi energi terbarukan satu tahun (semester 7 dan 8) di 5 politeknik di Indonesia, RESD juga mengupayakannya melalui peluncuran program diklat energi terbarukan di 5 lembaga pelatihan kerja dan penguatan pertukaran informasi dan komunikasi di sektor energi terbarukan.

Mitra program RESD mencakup BPSDM Kementerian ESDM sebagai mitra utama, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Badan Nasional Sertifikasi Profesi, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Baca juga:
PLTS Mangkrak di Pulau Tunda, Salah Siapa?


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Peduli Pendidikan Tinggi Vokasi, Politeknik Aceh beri penghargaan untuk Mitra

12 jam lalu

Peduli Pendidikan Tinggi Vokasi, Politeknik Aceh beri penghargaan untuk Mitra

Politeknik Aceh memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi pemerintahan nasional dan lokal dalam acara wisuda ke-12 tahun 2022


Hari Guru Nasional 2022, Kisah Suka Duka Guru di SLB Sri Mujinab Pekanbaru

3 hari lalu

Hari Guru Nasional 2022, Kisah Suka Duka Guru di SLB Sri Mujinab Pekanbaru

Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November. ini kisah suka duka para guru di SLB Sri Mujinab Pekanbaru, Riau.


Pemerintah Hanya Penuhi 11 Persen Biaya Kebutuhan EBT, Bappenas Rencanakan Pendanaan Berikut

4 hari lalu

Pemerintah Hanya Penuhi 11 Persen Biaya Kebutuhan EBT, Bappenas Rencanakan Pendanaan Berikut

Bappenas menyebut anggaran pemerintah hanya dapat memenuhi 11 persen dari total kebutuhan pendanaan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).


RUU Migas Bakal Disahkan 2023, ESDM Yakin Iklim Investasi RI Membaik

5 hari lalu

RUU Migas Bakal Disahkan 2023, ESDM Yakin Iklim Investasi RI Membaik

Dirjen Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menanggapi rencana DPR yang akan mengesahkan RUU Migas pada tahun 2023.


Ekonom: Indonesia Kaya Sumber Energi Terbarukan, Tapi Pejabatnya Banyak Konflik Kepentingan

9 hari lalu

Ekonom: Indonesia Kaya Sumber Energi Terbarukan, Tapi Pejabatnya Banyak Konflik Kepentingan

Bhima Yudhistira mengatakan Indonesia punya sumber energi terbarukan yang cukup besar dan bisa diandalkan.


Jadi Dosen Vokasi UI, Dian Sastro Mengaku Tak Pelit Nilai

10 hari lalu

Jadi Dosen Vokasi UI, Dian Sastro Mengaku Tak Pelit Nilai

Dian Sastro menjadi dosen di Vokasi Universitas Indonesia (UI). Mengaku tak pelit nilai.


PLN dan Amazon Akan Bangun PLTS 210 Megawatt di Indonesia

13 hari lalu

PLN dan Amazon Akan Bangun PLTS 210 Megawatt di Indonesia

Amazon dan PT Perusahaan Listrik (Persero) atau PLN telah meneken perjanjian kerja sama di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.


PLN - Amazon Teken Kesepakatan untuk Proyek Tenaga Surya

13 hari lalu

PLN - Amazon Teken Kesepakatan untuk Proyek Tenaga Surya

Amazon adalah perusahaan pembeli energi terbarukan terbesar di dunia dengan 383 proyek di seluruh dunia


Bantu RI Pensiunkan PLTU Batu Bara, Biden Cs Kumpulkan Dana Rp 311 Triliun

13 hari lalu

Bantu RI Pensiunkan PLTU Batu Bara, Biden Cs Kumpulkan Dana Rp 311 Triliun

Kemitraan Transisi Energi Inonesia di antaranya berupaya untuk mempensiunkan PLTU batu bara dan meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan.


Produk Karya Siswa SMKN 1 Cibinong Ini Dipasok ke Produsen Semen

14 hari lalu

Produk Karya Siswa SMKN 1 Cibinong Ini Dipasok ke Produsen Semen

Tiga produk karya siswa SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor yang diminati oleh produsen semen di Indonesia, seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa