Gempa Palu 2018, Gedung Rusun Berbahaya Belum Juga Dibongkar

Reporter

Warga beraktivitas di sekitar bangunan rusun yang rusak akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Senin 2 September 2019. Bangunan rumah susun berlantai empat yang berada di sekitar permukiman warga tersebut nyaris roboh. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/ama.

TEMPO.CO, Palu - Gedung Rusun Sederhana Sewa di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, belum juga dibongkar sejak nyaris ambruk karena guncangan gempa empat tahun lalu. Butuh asesmen atau kajian oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memastikannya mengalami kerusakan pada bagian struktur. 

Bangunan itu rusak karena dampak guncangan gempa pada 28 September 2018. Gempa berkekuatan 7,7 dalam Skala Richter saat itu juga disertai bencana tsunami dan likuifaksi. Sebanyak lebih dari dua ribu orang tewas karenanya.

Untuk bangunan Rusunawa, hasil pemeriksaan tim Kementerian PUPR tak memberi pilihan selain membangun baru gedung tersebut. Seperti yang terlihat jelas oleh masyarakat awam sekalipun, gedung memang sudah tidak layak huni karena membahayakan.

"Bangunan tersebut mengalami kerusakan pada bagian struktur," kata Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu, Nurvianti, yang ditemui di Kota Palu, Kamis 10 Februari 2022.

Mengakui keberadaan bangunan tersebut dapat membahayakan warga sekitar, Nurvianti mengatakan kalau pembongkaran tak bisa dilakukan begitu saja. Dia mengungkap prosedur yang harus dilalui, di antaranya pengajuan izin tertulis penghapusan aset kepada kepala daerah. "Penghapusan aset pun tidak serta merta langsung dilakukan," tuturnya.

Sejauh ini, katanya, Dinas Perumahan masih sebatas pengusulan penghapusan aset. Bila nanti bangunan tersebut harus segera dibongkar, Pemkot Palu disebutnya merencanakan membangun kembali tapi berharap bantuan dari pihak lain. Alasannya, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kota terbatas.

"Pascabencana, rekomendasi oleh tim bangunan gedung Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu gedung tersebut dibangun kembali idealnya dua lantai. Kalau pun di tambah tiga lantai maka struktur bangunannya harus lebih kokoh," ujar Nurvianti.

Hingga kini, bangunan rusun telah ditinggal oleh penghuninya pasca-gempa. Nurvianti berharap tetap begitu dan mengimbau jangan ada warga yang nekat tinggal ataupun sebatas beraktivitas di sana. "Itu sangat merugikan diri sendiri dan keluarga," kata dia.

Baca juga:
Penyelamat Buaya Berkalung Ban: Tiga Kali Sebelumnya Selalu Lolos

 

 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Video Viral Cahaya Misterius di Atas Gunung Merapi, Begini Isinya

13 jam lalu

Video Viral Cahaya Misterius di Atas Gunung Merapi, Begini Isinya

Badan Geologi membenarkan video yang tengah viral di media sosial tentang benda misterius melintas di atas puncak Gunung Merapi pada dinihari.


Info Gempa Terkini BMKG, Magnitudo 5,7 dari Laut Maluku

21 jam lalu

Info Gempa Terkini BMKG, Magnitudo 5,7 dari Laut Maluku

BMKG mencatat gempa terkini berkekuatan M5,7 pada Kamis siang ini, 26 Januari 2023.


Terduga Pelaku Pencabulan di Rusun Marunda Hapus Data di Laptop dan Ponsel

1 hari lalu

Terduga Pelaku Pencabulan di Rusun Marunda Hapus Data di Laptop dan Ponsel

Terduga pelaku pencabulan anak di Rusun Marunda sempat menghapus sejumlah data di ponsel dan laptop sebelum dibawa ke Polres Jakarta Utara.


Kementerian Keuangan Bentuk Sekretariat Ekosistem Perumahan

1 hari lalu

Kementerian Keuangan Bentuk Sekretariat Ekosistem Perumahan

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan menyebut sektor perumahan salah satu sektor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Tuntut Bertemu Bupati, Korban Gempa Dirikan Tenda di Alun-Alun Cianjur

1 hari lalu

Tuntut Bertemu Bupati, Korban Gempa Dirikan Tenda di Alun-Alun Cianjur

Massa mendesak bertemu dengan Bupati Cianjur Herman Suherman. Mereka menuntut Herman transparan dalam kelola dana gempa Cianjur.


Terkini Bisnis: PUPR Singgung Kasus Meikarta, Kronologi Pembobolan Rekening BCA Rp320 Juta

1 hari lalu

Terkini Bisnis: PUPR Singgung Kasus Meikarta, Kronologi Pembobolan Rekening BCA Rp320 Juta

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR Herry Trisaputra Zuna menyinggung kasus Meikarta yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini.


Singgung Kasus Meikarta, PUPR Siapkan Skema Penjaminan Pembiayaan Perumahan

1 hari lalu

Singgung Kasus Meikarta, PUPR Siapkan Skema Penjaminan Pembiayaan Perumahan

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR menilai kasus sengketa proyek Meikarta terjadi lantaran tidak ada skema penjaminan pembiayaan.


Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

1 hari lalu

Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

Rumah tapak jabatan menteri yang akan dibangun di IKN menelan biaya Rp 537,1 Miliar. Seperti apa fakta rumah tapak jabatan menteri itu? Simak deretan faktanya.


PUPR Targetkan 13 Bendungan Selesai Tahun Ini, Di Mana Saja?

1 hari lalu

PUPR Targetkan 13 Bendungan Selesai Tahun Ini, Di Mana Saja?

PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menargetkan pembangunan 13 bendungan rampung pada tahun ini.


Jarang, Gempa M3,7 Guncang Berau Kalimantan Timur Dini Hari

1 hari lalu

Jarang, Gempa M3,7 Guncang Berau Kalimantan Timur Dini Hari

Gempa darat tersebut berada di kedalaman 14 kilometer.