WhatsApp Vs YoWhatsApp, Deretan Risiko Gunakan Aplikasi WA KW ini

Reporter

Ilustrasi WhatsApp. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - YoWhatsApp diketahui sebagai mod atau modifikasi dari aplikasi WhatsApp resmi. Ini sejenis dengan GB WhatsApp, FM WhatsApp, atau OG WhatsApp. Aplikasi yang dikembangkan oleh Yousef Al-Basha ini ramai dicari, sebab diklaim memiliki fitur yang lebih kaya daripada WhatsApp aslinya. 

Dalam keterangan tertulis di laman resminya, YoWhatsApp menganggap bahwa fitur-fitur yang ada di WhatsApp asli tidaklah cukup berguna. Dengan alasan itu lah, YoWhatsApp ini diciptakan dengan ragam fitur lanjutan yang tidak bisa ditemukan di aplikasi resminya maupun di aplikasi WhatsApp mod lainnya. 

YoWhatsApp Vs WhatsApp 

Dilansir dari Gadget Africa, terdapat lima fitur utama dalam YoWhatsApp ini yang membedakannya dengan WhatsApp resmi: 

  • Sistem pesan berbeda 

Sistem perpesanan pada aplikasi YoWhatsApp memungkinkan Anda membalas pesan secara otomatis dan menghapus beberapa pesan sekaligus. Anda juga dapat mengatur teks otomatis untuk membalas kontak Anda saat pergi. Aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk mengirim pesan ke nomor yang belum disimpan. 

  • Admin grup lebih leluasa 

Berbeda dengan WhatsApp resmi yang hanya memuat 25 karakter, admin grup pada YoWhatsApp dapat mengatur nama grup dengan panjang 35 karakter. Anda juga dapat menyalakan dan mematikan fitur centang biru biru pada grup. Tab grup juga ada di halaman yang berbeda.

  • Fitur keamanan bawaan 

YoWhatsApp juga dilengkapi dengan fitur keamanan, seperti Do Not Disturb (DND) dan kunci aplikasi bawaan. Ini akan mengamankan aplikasi dan pesan WhatsApp Anda tanpa menggunakan aplikasi keamanan pihak ketiga.

  • Pesan dapat diteruskan secara massal 

Dengan fitur baru dalam penyiaran WhatsApp, Anda dapat menyebarkan pesan ke 600 orang. Biasanya WhatsApp memungkinkan Anda untuk menyiarkan pesan hingga 256 anggota. Anda juga dapat meneruskan pesan ke hingga 250 orang juga.

Risiko Menggunakan YoWhatsApp 

Meski menawarkan fitur yang beragam, ternyata hal itu sebanding dengan sejumlah risiko yang membahayakan bagi penggunanya. Melansir dari world-today-news.com, bahaya yang paling mengintai adalah terkait dengan keamanan data pengguna. Selain itu, mengingat aplikasi mod ini tidak memiliki izin resmi dari WhatsApp resmi, maka cukup berisiko bagi pengguna di kemudian hari mendapat peretasan dari pihak tak bertanggung jawab. 

Pihak WhatsApp mengingatkan bahwa bagi penggunanya yang menggunakan WhatsApp Mod, akan dikenakan sanksi pemblokiran akun selamanya. “Jika Anda menerima pesan dalam aplikasi yang menyatakan bahwa WhatsApp akun Anda ‘Diblokir sementara’, ini berarti kemungkinan Anda menggunakan versi WhatsApp yang tidak didukung aplikasi WhatsApp resmi,” kata WhatsApp dikutip Tempo.co dari faq.whatsapp.com. 

HARIS SETYAWAN 

Baca: YoWhatsApp APlikasi WhatsApp Versi Modifikasi dengan Segudang Fitur Unik

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pengamat: Disinformasi Aplikasi Penyadapan Social Spy WhatsApp Masif

9 jam lalu

Pengamat: Disinformasi Aplikasi Penyadapan Social Spy WhatsApp Masif

Pada kasus Social Spy WhatsApp, puluhan domain Indonesia .id, .co.id dan .or.id secara serentak menyebarkan disinformasi.


Indonesia Dapat Akses Fitur WhatsApp Business Search Lebih Dulu

9 jam lalu

Indonesia Dapat Akses Fitur WhatsApp Business Search Lebih Dulu

Fitur Business Search WhatsApp akan diluncurkan secara bertahap mulai 10 Oktober dan akan tersedia untuk pengguna Android di Indonesia terlebih dulu.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Aplikasi Diagnosis Autisme Telkom University, Meta

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Aplikasi Diagnosis Autisme Telkom University, Meta

Topik tentang tim Telkom University mengembangkan aplikasi pencegah disabilitas autisme menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

1 hari lalu

Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

Kepiawaian pramuwisata memegang peran terhadap kehadiran dari para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.


Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

2 hari lalu

Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

Pembuatan aplikasi itu melibatkan anggota tim dari mahasiswa Telkom University.


Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

2 hari lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

2 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

2 hari lalu

Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

Livin' by Mandiri bisa digunakan oleh IMEI base di luar negeri dengan sim card luar negeri sepanjang WNI memiliki NIK.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

3 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

3 hari lalu

Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Ada sejumlah cara untuk pengguna MacBook jika ingin merekam audio pada perangkat.