Kepala BRIN Telah Kantongi Nama-nama Kandidat Kepala Organisasi Riset

Logo Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diluncurkan pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-26 pada Selasa 10 Agustus 2021. ANTARA/HO-Humas BRIN/am. (ANTARA/HO-Humas BRIN)

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko telah mengantongi 30 nama kandidat untuk mengisi posisi kepala 10 organisasi riset di lingkungan BRIN. Nama-nama itu telah lolos hingga melalui penilaian akhir dalam proses seleksi terbuka yang telah dimulai sejak September tahun lalu.

Proses seleksi terbuka menyisakan tiga kandidat final untuk setiap posisi kepala organisasi riset. "Pemilihan dari tiga besar itu menjadi kewenangan saya," kata Handoko saat dihubungi, Kamis 24 Februari 2022.

Dia mengungkapkan akan mewawancarai setiap dari 30 kandidat tersebut sebelum menetapkan calon terpilih. Beberapa parameter yang akan digali disebutnya adalah integritas dalam tata kelola dan good governance si kandidat. Selain itu juga kepribadian dan rekam jejak kepakaran. "Setahu saya yang mendaftar banyak sekali, tidak hanya dari internal tetapi juga eksternal BRIN," kata dia.

Pelaksana tugas Sekretaris Utama BRIN, yang juga Ketua Panitia Seleksi Terbuka, Nur Tri Aries Suestiningtyas, mengatakan kalau proses pemilihan oleh Kepala BRIN tersebut sudah berjalan dan rencana pelantikan pada Maret. Namun, Nur juga mengungkapkan masih ada proses seleksi terbuka yang belum tuntas untuk dua posisi Kepala Organisasi Riset dari total 12 yang ada.

Keduanya, seleksi terbuka Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir serta Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa dan Sastra, terpaksa diulang pada periode berikutnya. "Karena belum memenuhi syarat yang telah ditetapkan," katanya Jumat, 25 Februari 2022, mengulangi isi bagian surat pengumuman yang dibuatnya tertanggal 17 Februari lalu.

Hari ini adalah juga sejatinya tenggat akhir pendaftaran dan penerimaan berkas lamaran untuk posisi 85 kepala pusat riset yang ada di BRIN. Seperti yang terjadi pada posisi kepala organisasi riset, proses seleksi terbuka di level ini juga diwarnai beberapa posisi yang dianggap belum cukup kandidat sehingga tenggat pendaftaran diperpanjang hingga Jumat pekan depan.

"Untuk yang 85 posisi kepala pusat riset ada 252 yang mendaftar namun karena tidak merata jumlah yang mendaftar, ada beberapa posisi yg akan diperpanjang," kata Nur.

BRIN, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021, dibentuk dengan mengintegrasikan seluruh lembaga penelitian di Indonesia. Integrasi lima entitas riset utama, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN ke dalam BRIN telah dilakukan pada 1 September 2021. Mereka seluruhnya akan dilebur dalam 12 Organisasi Riset dan 85 Pusat Riset di lingkungan BRIN.

Baca juga:
BRIN Pindahkan Peralatan Eijkman Viral di Medsos, Ini yang Terjadi


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

4 hari lalu

Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

Lembaga survei Algoritma menyebut hanya 8 persen masyarakat yang menyatakan akan memilih partai baru pada Pemilu 2024.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Buaya Antar Jasad Bocah, Sotong dan Cumi-cumi

4 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Buaya Antar Jasad Bocah, Sotong dan Cumi-cumi

Topik tentang buaya dikabarkan mengantar jasad anak kecil ke tepi Sungai Mahakam menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Survei Algoritma: Publik Respons Negatif Soal Penundaan Pemilu dan Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

4 hari lalu

Survei Algoritma: Publik Respons Negatif Soal Penundaan Pemilu dan Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Mayoritas responden dari survei Algoritma menunjukkan masyarakat tak suka dengan wacana penundaan pemilu dan isu perpanjangan masa jabatan presiden.


Pesawat Jatuh di Nepal, Mungkinkah Video Live Facebook Penumpang Penyebabnya?

5 hari lalu

Pesawat Jatuh di Nepal, Mungkinkah Video Live Facebook Penumpang Penyebabnya?

Video livestreaming Facebook empat penumpang itu sekaligus memperlihatkan detik-detik pesawat Yeti Airlines jatuh di Nepal pada Minggu 15 Januari 2023


Viral Video Buaya Antar Jasad Balita di Kaltim, Berikut Fakta dan Kronologinya

6 hari lalu

Viral Video Buaya Antar Jasad Balita di Kaltim, Berikut Fakta dan Kronologinya

Fakta dan kronologi tentang buaya yang mengantar balita di Kalimantan.


Farmasi UI dan BRIN Sulap Biota Laut Jadi Bahan Baku Obat Kanker dan Diabetes

9 hari lalu

Farmasi UI dan BRIN Sulap Biota Laut Jadi Bahan Baku Obat Kanker dan Diabetes

UI dan Brin mengembangkan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia. Ini hal yang akan dilakukan.


Setahun BRIN, Birokrasi dan Dana Riset Jadi Kendala

12 hari lalu

Setahun BRIN, Birokrasi dan Dana Riset Jadi Kendala

BRIN masih berkutat dengan masalah tata kelola infrastruktut yang dinilai birokratis dan skema pendanaan riset.


ASPI: Pasien Warga Asing Berobat Stem Cell ke Indonesia

14 hari lalu

ASPI: Pasien Warga Asing Berobat Stem Cell ke Indonesia

Mengobati kebotakan dengan stem cell di Indonesia berbiaya Rp 10-20 juta.


Idul Fitri Tahun ini Bakal Didahului Fenomena Gerhana Matahari Total

15 hari lalu

Idul Fitri Tahun ini Bakal Didahului Fenomena Gerhana Matahari Total

BRIN menyebut fenomena gerhana matahari total pada 20 April nanti gerhana matahari hibrida. Kenapa?


BMKG Mutakhirkan Zona Bahaya Sumber Gempa Cianjur, Ini Rinciannya

19 hari lalu

BMKG Mutakhirkan Zona Bahaya Sumber Gempa Cianjur, Ini Rinciannya

BMKG mengaku telah melakukan sosialisasi dan diskusi dengan berbagai pihak untuk peta zona bahaya sumber gempa Cianjur yang dibuatnya itu.