Startup Pembuat Aplikasi AI Builder.ai Raih Pendanaan Seri C Rp 1,43 Triliun

Reporter

Editor

Erwin Prima

Platform pembuat aplikasi bertenaga kecerdasan buatan (AI), Builder.ai, resmi meraih investasi sebesar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,43 triliun dalam putaran pendanaan Seri C yang dipimpin oleh Insight Partners. (Builder.ai)

TEMPO.CO, Jakarta - Platform pembuat aplikasi bertenaga kecerdasan buatan (AI), Builder.ai, resmi meraih investasi sebesar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,43 triliun dalam putaran pendanaan Seri C yang dipimpin oleh Insight Partners, perusahaan investasi global yang berbasis di New York.

Setelah investasi tersebut, total pendanaan Builder.ai menjadi US$ 195 juta dalam tiga putaran, termasuk partisipasi dari investor sebelumnya, yakni Jungle Ventures, IFC & Jeffrey Katezenberg WndrCo, seperti dikutip dalam keterangan pers yang diterima Kamis, 31 Maret 2022.

Didirikan pada 2016, Builder.ai adalah platform pengembangan aplikasi bertenaga kecerdasan buatan (AI) terkemuka yang mampu membangun perangkat lunak dan aplikasi hingga enam kali lebih cepat dan 70 persen lebih murah daripada tim IT profesional. Teknologi AI Builder.ai terbukti lewat kenaikan pendapatan lebih dari 300 persen dan meluncurkan lebih dari 40.000 fitur kepada pelanggan dalam setahun terakhir.

Kenaikan pendanaan ini akan mendukung fokus Builder.ai dalam membantu organisasi dan pebisnis lewat transformasi digital.

Builder.ai akan menginvestasikan pendanaan baru untuk mengembangkan kapabilitas AI dan otomatisasi, meningkatkan teknologi percakapan AI bernama "Natasha", dan ekspansi ke Amerika Serikat, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), dan Inggris Raya.

Selama 12 bulan terakhir, Builder.ai meraih sederet pencapaian, di antaranya pendapatan Builder Studio meningkat 18 kali lipat sejak April 2020.

“Putaran pendanaan ini sesuai rencana karena kami menginginkan investor yang memiliki wawasan dan keberanian luar biasa untuk membiarkan kami terus melakukan hal yang berbeda," ujar Chief Wizard dan Co-Founder Builder.ai, Sachin Dev Duggal.

Potensi pasar pembuatan aplikasi di sangat menjanjikan. Lembaga riset App Annie mencatat, Indonesia merupakan salah satu pasar aplikasi terbesar di dunia. Data App Annie, ada 230 miliar unduhan aplikasi ponsel pintar selama 2021.

Dari jumlah unduhan, Indonesia menjadi negara dengan pasar aplikasi ponsel pintar terbesar kelima di dunia. Cina menjadi negara dengan jumlah unduhan aplikasi smartphone terbesar di dunia, yakni 98,4 miliar.

“Builder.ai telah memelopori kategori baru dalam industri low-code atau no-code dengan model bisnis yang inovatif sehingga mendorong pertumbuhan 300 persen pada tahun lalu. Builder.ai siap mendisrupsi tentang bagaimana seharusnya aplikasi dibangun dengan lebih mudah,” ungkap Jeff Horing, Co-Founder dan Managing Director Insight Partners.

ANTARA

Baca:
3 Aplikasi Ini Bisa Amankan Kata Sandi agar Tidak Terlupa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






PHK 1.300 Karyawan, Manajemen GoTo: Langkah Sulit, Tapi Demi Bisnis Makin Sehat

6 jam lalu

PHK 1.300 Karyawan, Manajemen GoTo: Langkah Sulit, Tapi Demi Bisnis Makin Sehat

Direktur GOTO Melissa Siska Juminto mengatakan PHK terhadap 1.300 karyawan pada November lalu dilakukan untuk mendorong kinerja bisnis yang semakin sehat.


Cerita Google for Indonesia, Chromebook, dan Nakisha dari Bandung

9 jam lalu

Cerita Google for Indonesia, Chromebook, dan Nakisha dari Bandung

Google for Indonesia (G4ID) 2022 unjuk Google for Education, Pemenang Aplikasi terbaik, Youtube Short, pencarian, dan lainnya.


Draf Terbaru RUU PPSK Pastikan Politikus Tetap Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI

11 jam lalu

Draf Terbaru RUU PPSK Pastikan Politikus Tetap Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI

Draf dokumen terbaru RUU PPSK menyebutkan politikus tetap dilarang masuk masuk ke dalam jajaran dewan Gubernur BI.


Badai PHK Karyawan Belum Usai, Yang Terbaru: Glintz hingga OYO Hotels

13 jam lalu

Badai PHK Karyawan Belum Usai, Yang Terbaru: Glintz hingga OYO Hotels

Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) belum kunjung usai menimpa perusahaan di Indonesia


Ancaman Resesi 2023, Bos Mattel Indonesia: Industri Mainan Sangat Tahan Banting Tehadap Gejolak

14 jam lalu

Ancaman Resesi 2023, Bos Mattel Indonesia: Industri Mainan Sangat Tahan Banting Tehadap Gejolak

Produsen mainan Barbie dan Hot Wheels, PT Mattel Indonesia optimistis kinerja industrinya akan tetap bagus di tengah ancaman resesi 2023.


Kiat Sukses Bangun Usaha di Bidang Industri Bahasa

17 jam lalu

Kiat Sukses Bangun Usaha di Bidang Industri Bahasa

Simak tips wirausaha di bidang bahasa dari alumnus Unair yang kini menjadi Direktur MainKata dan Ketua Himpunan Penerjemah Indonesia.


Kemenperin Catat Ekspor Industri Mainan RI Meningkat Capai USD 383 Juta, Naik 29,8 Persen

17 jam lalu

Kemenperin Catat Ekspor Industri Mainan RI Meningkat Capai USD 383 Juta, Naik 29,8 Persen

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian atau Kemenperin, Reni Yanita, menjelaskan, pemkembangan industri mainan di Indonesia. I


Berita Top 3 Dunia: Anwar Ibrahim Bongkar Skandal Muhyiddin Yassin

23 jam lalu

Berita Top 3 Dunia: Anwar Ibrahim Bongkar Skandal Muhyiddin Yassin

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 7 Desember 2022 diawali oleh peringatan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim terhadap pendahulunya, Muhyiddin Yassin.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Bibit Siklon Dekat Indonesia, Program Magister ITB

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Bibit Siklon Dekat Indonesia, Program Magister ITB

Topik tentang BMKG memantau pergerakan dua bibit siklon tropis dekat wilayah Indonesia menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Investasi Perusahaan Kendaraan Listrik Tembus Rp 1,92 Triliun, Menperin: Masih Perlu Kita Dorong

1 hari lalu

Investasi Perusahaan Kendaraan Listrik Tembus Rp 1,92 Triliun, Menperin: Masih Perlu Kita Dorong

Menteri Perindustrian mengatakan ada 25 ribu unit kendaraan listrik yang sudah teregistrasi hingga September 2022.