Gunung Merapi 10 Kali Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1,8 Kilometer

Reporter

Editor

Erwin Prima

Gunung Merapi keluarkan dua kali awan panas bersamaan hujan deras yang terjadi di kawasan puncaknya, Senin 28 Maret 2022. Dok. BPPTKG Yogyakarta

TEMPO.CO, Yogyakarta - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pijar 10 kali pada Sabtu, 16 April 2022.

Guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.800 meter (1,8 kilometer) ke arah barat daya, mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Menurut Kepala BPPTKG Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 31 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-26 MM selama 29-123 detik, dan satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-33 MM selama 5.1-11 detik.

Pada Sabtu pagi, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 200-300 meter di atas puncak kawah.

Pada Jumat malam dari pukul 18.00 sampai 24.00 WIB, Gunung Merapi juga delapan kali meluncurkan guguran lava pijar ke arah barat daya. Jarak luncur guguran lava pijarnya maksimum 1,7 kilometer.

Berdasarkan hasil analisis morfologi dari 1 sampai 7 April 2022 pada kubah barat daya Merapi tidak teramati adanya perubahan ketinggian kubah dan pada kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan.

Menurut BPPTKG, selama periode itu volume kubah lava di barat daya tercatat 1.672.000 meter kubik dan volume kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik.

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima kilometer) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh kilometer).

Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga kilometer) dan Sungai Gendol (sejauh lima kilometer).

Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, maka lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung, demikian Hanik Humaida.

ANTARA

Baca:
Rekor Baru, Awan Panas Gunung Merapi hingga 5 Kilometer

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Hingga Pagi Ini, Gunung Semeru Masih Semburkan Awan Panas dan 6 Kali Gempa Guguran

5 jam lalu

Hingga Pagi Ini, Gunung Semeru Masih Semburkan Awan Panas dan 6 Kali Gempa Guguran

Status Gunung Semeru mengalami kenaikan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) sejak 4 Desember 2022 pada pukul 12.00 WIB


Teraktif di Dunia, Ini Proses Lahirnya Gunung Merapi

4 hari lalu

Teraktif di Dunia, Ini Proses Lahirnya Gunung Merapi

B Gunung Merapi, gunung paling aktif di dunia telah meletus sejak 400.000 tahun yang lalu. Bagaimana gunung ini bisa terbentuk ?


Riwayat Letusan Gunung Merapi, Paling Parah Tahun 1930

5 hari lalu

Riwayat Letusan Gunung Merapi, Paling Parah Tahun 1930

Berikut Sejarah Letusan Gunung Merapi. Salah satu gunung paling aktif di dunia yang memakan banyak korban jiwa.


Profil Gunung Merapi, Salah Satu Gunung Paling Aktif di Dunia

5 hari lalu

Profil Gunung Merapi, Salah Satu Gunung Paling Aktif di Dunia

Walau menyimpan banyak keindahan alam, tetapi Gunung Merapi merupakan gunung paling aktif dengan banyak pemukiman penduduk di sekitarnya.


5 Tempat Healing Murah Meriah Searah Gunung Merapi, Yogyakarta yang Berkesan

7 hari lalu

5 Tempat Healing Murah Meriah Searah Gunung Merapi, Yogyakarta yang Berkesan

Kawasan obyek wisata yang letaknya bisa ditempuh satu arah perjalanan tak lain Yogyakarta bagian utara yang searah menuju kawasan Gunung Merapi.


Diguyur Hujan Intens, Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas

15 hari lalu

Diguyur Hujan Intens, Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas

BPPTKG Yogyakarta menyatakan Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dalam sepekan terakhir, 11-17 November 2022.


Libur Akhir Pekan di Yogyakarta, Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah Ini

17 hari lalu

Libur Akhir Pekan di Yogyakarta, Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah Ini

Dengan potensi hujan lebat disertai angin kencang itu, BMKG Yogyakarta memprediksi risiko dampak yang bisa ditimbulkan.


Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

18 hari lalu

Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

Sultan Hamengku Buwono X geram, tanah kas desa itu justru ada yang disewakan ke pihak luar desa, dengan memanipulasi tandatangannya.


Gunung Merapi Sudah 2 Tahun Berstatus Siaga, Ini Pesan BPPTKG untuk Wisatawan

28 hari lalu

Gunung Merapi Sudah 2 Tahun Berstatus Siaga, Ini Pesan BPPTKG untuk Wisatawan

Status Siaga ini merupakan yang terpanjang dalam sejarah pencatatan aktivitas vulkanik yang dialami Gunung Merapi.


Status Siaga Merapi Genap 2 Tahun, Terpanjang dalam Sejarah Pencatatan di Gunung Itu

30 hari lalu

Status Siaga Merapi Genap 2 Tahun, Terpanjang dalam Sejarah Pencatatan di Gunung Itu

Metode pemantauan Gunung Merapi termasuk salah satu yang paling lengkap di Indonesia, bahkan dibandingkan di negara lain.