Orang Personalia Gemar Intip Facebook Pelamar Kerja

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Hati-hati Anda menjadi pengguna Facebook, terutama jika sedang melamar pekerjaan. Ternyata, 32 persen orang personalia melacak latar belakang para pelamar kerja via Facebook atau situs sosial lain, MySpace.

Yasni.co.uk melakukan survei terhadap 961 manajer dan eksekutif sumber daya manusia seluruh dunia. Hasilnya, sepertiga dari mereka gemar memanfaatkan Facebook atau MySpace untuk mencari tahu seperti apa para pelamarnya itu.

Mereka menyatakan Facebook ini bisa membuat mereka meringkas waktu dan lebih mengetahui latar belakang calon karyawan dengan lebih baik.

Yang sial bagi calon pekerja, seperempat (24 persen) profesional personalia itu melihat gambaran calon karyawan itu tidak bagus.

Sedang sekitar 20 persen menyatakan mereka menolak karyawan berdasarkan apa yang terlihat dari Facebook atau MySpace. Sebagian besar yang ditolak ini biasanya melihat adegan foto calon karyawan sedang mabuk--yang biasanya dianggap lucu-lucuan--atau komentar  yang kasar.

Kabar buruk lagi bagi calon karyawan, meskin 68 persen bagian personalia belum memanfaatkan, tapi hampir separuh dari mereka, 44 persen, menyatakan akan menggunakan di masa mendatang.

Van Allen, yang mengelola konsultan personalia khusus untuk rumah sakit dan klinik di Amerika Serikat, pernah menemukan kandidat psikiatris yang pintar. Tapi ada satu masalah: di Facebook, kandidat perempuan ini pernah buka baju di pesta. "Tidak hanya sekali," katanya. Allen memutuskan tidak merekrutnya.

Jadi, jika Anda sedang melamar pekerjaan, hati-hati memasang foto atau komentar di Facebook. Siapa tahu Anda gagal mendapat gaji bagus hanya gara-gara memasang foto tidak pantas.


HRMAGAZINE.CO.UK/MSNBC.COM/NURKHOIRI






Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

22 Februari 2021

Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

Di 2021, Lintasarta tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk berbagai sektor industri.


Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

11 Juni 2018

Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menargetkan pemulihan situsnya yang sempat diretas rampung pada hari ini.


Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

31 Mei 2018

Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

Kominfo berupaya meminimalkan aksi teror dengan memblokir konten radikalisme.


Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

24 Januari 2018

Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

Situs perbandingan harga Priceprice.com diluncurkan di Indonesia. Priceprice.com untuk memudahkan pengguna membandingkan harga barang.


Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

27 September 2017

Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

Pihak berwenang Belgia akan mengambil sikap tegas terhadap peredaran situs yang diduga menawarkan pelacuran terselubung.


Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

27 Agustus 2017

Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam browser Chrome.


Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

10 Agustus 2017

Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

Salah satu cara yang dipilih generasi Millennial untuk mengekspresikan diri adalah mengunggah materi ke YouTube, tapi kenapa tak semua sukses?


Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

10 Agustus 2017

Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

Bill Burr, pernah merilis sebuah buku (pedoman) di tahun 2003 lalu berisi kata sandi yang tidak dapat diretas, masih manjurkah?


Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

12 Juli 2017

Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

Perusahaan-perusahaan, seperti Google, Facebook, Spotify, Jumat lalu mengumumkan akan berpartisipasi dalam aksi 12 Juli untuk mendukung net neutrality


Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

7 Juli 2017

Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

Vlogging menjadi fenomena tersendiri saat ini. Banyak netizen, dari yang belum tekrenal sampai yang kondang macam Kaesang, meramaikan dunia vlog.