Google Luncurkan Layanan Penjejak

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, California: Google meluncurkan layanan penjejak terbaru bernama Latitude kemarin. Layanan ini mengkombinasikan data GPS, WiFi, dan lokasi menara pemancar seluler.

Dengan Latitude, siapapun bisa melacak jejak orang via ponsel. Teknologi bekerja pada handset BlackBerry warna, perangkat ber-Windows Mobile 5 ke atas, Symbian S60, dan ponsel berplatform Android dari Google.

Layanan ini memang belum berfungsi. Namun ia akan bekerja dengan cara: pengguna mengunduh versi terbaru Google Maps ke ponsel lalu mengundang teman bergabung via e-mail. Begitu mereka bergabung dan bila memiliki akun Google plus profil bergambar, ia akan muncul di peta. Persis peta perompak pada kisah Harry Potter.

Pada saat yang sama, mereka yang ada dalam peta bisa dihubungi via e-mail, pesan teks, atau panggilan telepon. Tentu saja, Latitude juga akan membimbing pengguna ke lokasi orang yang dicarinya. Layanan ini mirip Dodgeball, layanan yang diberikan Google beberapa tahun lalu, namun dengan teknologi yang berbeda.

Latitude dikembangkan oleh tim Google Maps. Latitude lebih maju ketimbang My Location, fitur Maps yang diperkenalkan pada akhir 2007.

Layanan ini memang dipandang agak sinis. Pasalnya, ia akan membuat banyak orang kehilangan privasi. Namun, bagi mereka yang membutuhkan informasi tentang keberadaan orang penting baginya, layanan ini amat berguna. Lagipula, tersedia pilihan bagi pengguna untuk mengatur siapa yang bisa melihat keberadaannya.

DEDDY SINAGA | BBC | PCWORLD






Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

22 Februari 2021

Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

Di 2021, Lintasarta tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk berbagai sektor industri.


Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

11 Juni 2018

Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menargetkan pemulihan situsnya yang sempat diretas rampung pada hari ini.


Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

31 Mei 2018

Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

Kominfo berupaya meminimalkan aksi teror dengan memblokir konten radikalisme.


Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

24 Januari 2018

Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

Situs perbandingan harga Priceprice.com diluncurkan di Indonesia. Priceprice.com untuk memudahkan pengguna membandingkan harga barang.


Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

27 September 2017

Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

Pihak berwenang Belgia akan mengambil sikap tegas terhadap peredaran situs yang diduga menawarkan pelacuran terselubung.


Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

27 Agustus 2017

Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam browser Chrome.


Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

10 Agustus 2017

Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

Salah satu cara yang dipilih generasi Millennial untuk mengekspresikan diri adalah mengunggah materi ke YouTube, tapi kenapa tak semua sukses?


Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

10 Agustus 2017

Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

Bill Burr, pernah merilis sebuah buku (pedoman) di tahun 2003 lalu berisi kata sandi yang tidak dapat diretas, masih manjurkah?


Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

12 Juli 2017

Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

Perusahaan-perusahaan, seperti Google, Facebook, Spotify, Jumat lalu mengumumkan akan berpartisipasi dalam aksi 12 Juli untuk mendukung net neutrality


Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

7 Juli 2017

Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

Vlogging menjadi fenomena tersendiri saat ini. Banyak netizen, dari yang belum tekrenal sampai yang kondang macam Kaesang, meramaikan dunia vlog.