Supercarrier, Kapal yang Berfungsi sebagai Armada Perang

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Kapal Nimitz-class Supercarrier memiliki performa yang luar biasa, kapal ini sanggup melaju dengan kecepatan 56 Km/Perjam terhitung sangat cepat bagi kapal seberat 87.997 metrik ton. Kecepatan tersebut diperoleh berkat 2 reaktor nuklir Westinghouse A4W, yang menggerakan 4 baling-baling bertenaga 260.000 shp. Getty Images

TEMPO.CO, JakartaSupercarrier atau kapal induk dirancang untuk kepentingan perang.  Mengutip laman McGill School of Computer Science, supercarrier merupakan kapal perang yang dirancang berfungsi sebagai pangkalan udara di laut. Kapal induk memudahkan angkatan laut memprediksi kekuatan udara jarak jauh tanpa harus bergantung di pangkalan lokal untuk pesawat darat.

Angkatan laut modern menggunakan supercarrier sebagai kapal induk armada. Supercarrier merupakan perkembangan kekuatan udara sebagai bagian penting untuk kepentingan peperangan.

Apa itu supercarrier?

Mengutip Fandom, bobot supercarrier biasanya lebih dari 65.000 ton. Angkatan Laut Amerika Serikat, setidaknya memiliki 10 kapal semacam itu. Beberapa negara juga mengoperasikan armada kapal induk yang bobotnya 42.000 ton, seperti kapal induk Prancis Charles de Gaulle (R91).

Supercarrier pertama adalah HMS Ark Royal yang sudah ada sejak pada 1938. Panjang 209 meter dan bobotnya 22.000 ton. Kapal itu dirancang untuk membawa 72 pesawat. Pada 1943, superlatif dipindahkan ke kapal induk kelas Midway yang beratnya 45.000 ton sebagai peningkatan dari kelas Essex yang bobotnya 27.000 ton.

Adapun kapal induk Ulyanovsk beratnya 85.000 ton milik Uni Soviet, hampir sama ukurannya dengan kapal induk Amerika sebelumnya. Saat pengerjaan 40 persen saat itu tak berlanjut pada 1991 karena kurang dana semasa pascaperang dingin .

Inggris juga membangun dua kapal induk 70.600 ton kelas Queen Elizabeth. Supercarrier itu berfungsi sebagai kapal induk Angkatan Laut Kerajaan Inggris.  Kapal itu hampir sama fungsinya dengan Angkatan Laut Amerika Serikat kelas Invincible.

KAKAK INDRA PURNAMA

BacaJenis Kapal Induk Berdasarkan Bahan Bakar dan Teknik Peluncuran Pesawat Tempur

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Hadapi Ancaman China dan Korut, Jepang Siapkan Rp500 Triliun untuk Rudal Jarak Jauh

12 jam lalu

Hadapi Ancaman China dan Korut, Jepang Siapkan Rp500 Triliun untuk Rudal Jarak Jauh

Jepang siapkan anggaran Rp568 triliun untuk mengembangkan rudal jarak jauh di tengah meningkatnya ancaman dari China dan Korea Utara


Kanselir Jerman Olaf Scholz Sarankan Dunia Hindari Perang Dingin

1 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Sarankan Dunia Hindari Perang Dingin

Olaf Scholz memperingatkan jangan sampai ada Perang Dingin baru dengan buat blok-blok. Sebaliknya, bangun kemitraan baru.


Usai Helikopter Polairud, Giliran Kapal Asal Kanada Dikabarkan Hilang di Perairan Belitung Timur

2 hari lalu

Usai Helikopter Polairud, Giliran Kapal Asal Kanada Dikabarkan Hilang di Perairan Belitung Timur

Kapal asal Kanada CN CALFIN dikabarkan hilang di Perairan Belitung Timur pagi ini. Di lokasi tersebut sebelumnya helikopter Polairud jatuh


Vladimir Putin Dianggap Tidak Tulus Ingin Dialog Damai dengan Ukraina

3 hari lalu

Vladimir Putin Dianggap Tidak Tulus Ingin Dialog Damai dengan Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin disebut Victoria Nuland tidak tulus tentang niat melakukan dialog damai dengan Ukraina saat ini.


Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

6 hari lalu

Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

Bear Grylls kemungkinan ingin memfilmkan kesulitan yang dialami warga Ukraina atau ingin menguji keterampilan bertahan hidup di medan perang


India Mulai Presidensi G20, Narendra Modi: Kita Tidak Perlu Perang

6 hari lalu

India Mulai Presidensi G20, Narendra Modi: Kita Tidak Perlu Perang

India memulai Presidensi G20. Perdana Menteri Narendra Modi menyerukan persatuan di tengah tantangan global yang besar.


8 Kapal di Kepulauan Seribu Melanggar Wilayah Penangkapan dan Tanpa Surat Izin

7 hari lalu

8 Kapal di Kepulauan Seribu Melanggar Wilayah Penangkapan dan Tanpa Surat Izin

Dinas Kelautan DKI mendapati delapan kapaldi Kepulauan Seribu yang melanggar aturan penangkapan dan tanpa dilengkapi surat izin.


Kyiv Akan Mendirikan Pohon Natal tanpa Lampu, Tak Mau Putin Mencuri Natal Mereka

8 hari lalu

Kyiv Akan Mendirikan Pohon Natal tanpa Lampu, Tak Mau Putin Mencuri Natal Mereka

Vitali Klitschko mengatakan bisnis kota akan mensponsori pohon Natal di seluruh Kyiv. Warga Kyiv tak membiarkan Putin mencuri Natal dari mereka.


China Usir Kapal Penjelajah AS dekat Kepulauan Spratly

8 hari lalu

China Usir Kapal Penjelajah AS dekat Kepulauan Spratly

Kapal perang AS kini kerap melewati Laut Cina Selatan untuk melawan klaim China


Rishi Sunak Mengatakan Era Keemasan Inggris dengan China Telah Berakhir

8 hari lalu

Rishi Sunak Mengatakan Era Keemasan Inggris dengan China Telah Berakhir

Beberapa orang di Partai Konservatif mengkritik Rishi Sunak kurang keras terhadap China dibandingkan pendahulunya Liz Truss.