Citra Satelit Penginderaan Jauh di Indonesia, Begini Masukan dari para Pengguna

Ilustrasi penginderaan jarak jauh untuk pertanian. satshot.com

TEMPO.CO, Jakarta - Rapat Koordinasi Nasional Citra Satelit Penginderaan Jauh, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), banjir masukan dari kalangan yang selama ini menjadi pengguna data citra satelit tersebut. Di antaranya adalah data yang diharapkan lebih akurat atau beresolusi lebih tinggi dan lebih terbarui.

Rapat diselenggarakan daring pada Selasa, 17 Mei 2022. Rapat berlanjut ke diskusi spesifik aplikasi di lima bidang: pertanian dan pertambangan; tata ruang, sumber daya air dan DAS; lingkungan, kehutanan dan kebencanaan; pesisir dan laut; pertahanan dan keamanan.

Pelaksana tugas Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendryan, menyatakan mencatat sejumlah masukan itu yang dinilainya berharga. Selain lebih akurat dan baru, ada pula permintaan peningkatan kecepatan layanan. Juga integrasi data dan bimbingan teknis.

"Lalu, juga potensi riset seperti deteksi ruang terbuka hijau dan deteksi populasi tertentu seperti rumpun bambu," katanya.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Robertus Heru Triharjanto, menjelaskan bahwa rapat koordinasi nasional itu rutin digelar setiap tahun sejak 2015. Dengan transisi bergabungnya LAPAN ke BRIN, dia menuturkan, pelayanan data satelit penginderaan jauh saat ini dialihkan dilakukan oleh Pusat Data dan Informasi BRIN.

Pelatihan untuk sumber daya manusia di pusat data itu dilakukan oleh Pusat Riset Penginderaan Jauh di Organisasi Riset penerbangan dan Antariksa. Menurut Robertus, "Atas sinergi yang sangat baik, pelayanan data penginderaan jauh untuk kebakaran hutan, zona potensi ikan, tutupan lahan pertanian, dan lain lain, nyaris tidak mengalami interupsi.”

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, mengatakan, pemanfaatan data citra satelit penginderaan jauh hingga saat ini telah banyak dirasakan di berbagai bidang. Rapat diharapkannya dapat menghasilkan rekomendasi untuk dijadikan dasar ataupun referensi dalam mengambil kebijakan.

"Untuk pelayanan kebutuhan citra satelit penginderaan jauh yang lebih prima di masa depan,” kata Handoko.

Berikut beberapa contoh masukan yang datang dalam rapat, 

1. Bidang pertanian dan pertambangan:
-Pengguna dari Polri mendukung program BRIN namun membutuhkan kecepatan dalam mendapatkan informasi.
-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah  membutuhkan data untuk kebun rakyat yang bebas (gangguan) awan.
-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membutuhkan citra untuk studi awal, menengah dan tinggi untuk mengetahui wilayah sawah dan rawa.
-SKK Migas membutuhkan data untuk monitoring sumur migas terutama sumur tua, ilegal dan tumpahan minyak.

2. Bidang tata ruang, sumber daya air dan DAS:
Beberapa kementerian/lembaga membutuhkan data resolusi tinggi dan sangat tinggi (SPOT 6/7/8 dan Pleiades) terbaru (2020-2021) untuk menyusun Rencana Detil Tata Ruang dan Rancangan Tata Ruang dan Wilayah.

3. Bidang lingkungan, kehutanan dan kebencanaan:
-Beberapa berharap data disampaikan ke pengguna merupakan data sudah siap pakai yang sudah melalui proses orthorektifikasi.
-Pengguna dari Polri mengharapkan data citra satelit bisa lebih akurat untuk lokus/tempus agar dapat digunakan unuk melihat kejadian di lokasi dan waktu yang diinginkan.
-Beberapa daerah meminta bimbingan teknis, seperti dari Bappeda Kabupaten Bone Bolango, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, dan Bappeda Kutai Timur.
-Disampaikan potensi riset deteksi ruang terbuka hijau, informasi potensi rumpun bambu, data UAV Drone, fusi data citra satelit dan kelembapan tanah.

Hasil analisis citra satelit penginderaan jauh dari LAPAN untuk lokasi bencana longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tertanggal 9 Januari 2019. ANTARA/HO-LAPAN

4. Bidang pesisir dan laut:
Disampaikan kebutuhan citra satelit dan informasi biogefisik maupun pemanfaatannya untuk pesisir dan laut, antara lain untuk arkeologi, mangrove, pemantauan kerusakan pantai, pertambangan dan ketersediaan larva ikan.

5. Bidang pertahanan dan keamanan:
-Sehubungan dengan batas wilayah ada permintaan data untuk perbatasan negara dengan Timor Leste, Malaysia dan Papua. Data tentang pulau kecil terluar dan batas wilayah administrasi desa.
-Kebutuhan data citra satelit penginderaan jauh sebagai dukungan alat bukti dalam perkara tindak pidana.

Baca juga:
Kepala BRIN Bicara Kemungkinan Teknologi SpaceX untuk Indonesia

 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Listyo Sigit Sebut Polri Kedepankan Pencegahan dalam Pelihara Kamtibmas

1 jam lalu

Listyo Sigit Sebut Polri Kedepankan Pencegahan dalam Pelihara Kamtibmas

Kapolri Listyo Sigit menyampaikan penegakan hukum dilakukan dengan prinsip-prinsip keadilan restoratif


Donasi Rp 600 Ribu Bisa Tulis Pesan di Atas Bom Ukraina untuk Pasukan Rusia

2 jam lalu

Donasi Rp 600 Ribu Bisa Tulis Pesan di Atas Bom Ukraina untuk Pasukan Rusia

Warga dan tentara Ukraina menggalang donasi untuk biayai perang melawan Rusia dengan cara unik di kanal Telegram.


Jokowi Ingatkan Kinerja Polri yang Belum Presisi: Saya Ikuti Pemberitaan Media

3 jam lalu

Jokowi Ingatkan Kinerja Polri yang Belum Presisi: Saya Ikuti Pemberitaan Media

Jokowi menyebut setiap kecerobohan sekecil apapun di lapangan bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Hari Bhayangkara ke-76, Anies Puji Kinerja Fadil Imran Bikin Jakarta Aman dan Tenang

4 jam lalu

Hari Bhayangkara ke-76, Anies Puji Kinerja Fadil Imran Bikin Jakarta Aman dan Tenang

Gubernur DKI Anies Baswedan memuji kinerja Kapolda dan jajarannya yang mampu memberikan ketenangan dan rasa aman di Jakarta.


Presiden Jokowi Minta Polri Jadikan Penegakan Hukum Sebagai Upaya Terakhir

7 jam lalu

Presiden Jokowi Minta Polri Jadikan Penegakan Hukum Sebagai Upaya Terakhir

Presiden Jokowi meminta Polri mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat.


Presiden Jokowi Berikan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 Anggota Polri

7 jam lalu

Presiden Jokowi Berikan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 Anggota Polri

Presiden Jokowi memberikan bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 anggota Polri dalam upacaya Hari Bhayangkara.


Presiden Jokowi Minta Polri Kawal Pembangunan IKN, Pemilu 2024, Hingga G20

8 jam lalu

Presiden Jokowi Minta Polri Kawal Pembangunan IKN, Pemilu 2024, Hingga G20

Presiden Jokowi mengingatkan Polri untuk mengawal pembangunan IKN, Pemilu 2024 hingga G20 pada pidatonya dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-76.


Hari Bayangkara 2022, Presiden Jokowi Soroti Kepuasan Masyarakat Terhadap Polri

8 jam lalu

Hari Bayangkara 2022, Presiden Jokowi Soroti Kepuasan Masyarakat Terhadap Polri

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa masih ada masyarakat yang belum puas dengan kinerja Polri.


Polri Siapkan Pengamanan Hari Raya Idul Adha 2022

1 hari lalu

Polri Siapkan Pengamanan Hari Raya Idul Adha 2022

Pemerintah telah memutuskan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1443 H jatuh pada Ahad, 10 Juli 2022.


Polri Kawal Pemulangan 46 Calon Jemaah Haji yang Dideportasi Arab Saudi

1 hari lalu

Polri Kawal Pemulangan 46 Calon Jemaah Haji yang Dideportasi Arab Saudi

Sebanyak 46 calon jemaah haji yang dideportasi itu diberangkatkan PT Alfatih Indonesia Travel. Para jemaah itu dibekali visa tidak resmi.