Mengenal Kura-Kura Aldabra, Salah Satu Spesies Kura-Kura Terbesar di Dunia

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi kura-kura. Sumber: mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Kura-kura Aldabra merupakan salah satu spesies kura-kura raksasa yang masih hidup hingga saat ini. Selain itu, kura-kura Aldabra juga termasuk salah satu hewan yang hidup paling lama di dunia.

Melansir laman AZ Animals, kura-kura Aldabra berasal dari Kepulauan Aldabra di Samudera Hindia.

Hewan ini kerap ditemukan di daerah dengan vegetasi dataran rendah yang lebat, namun kadang mengembara ke daerah yang berbatu ketika
persediaan makanan terbatas.

Kura-kura Aldabra juga sering ditemukan beristirahat di tempat yang teduh atau di kolam air yang dangkal untuk mendinginkan diri dari suhu udara yang panas.

Sebagian besar kura-kura Aldabra hidup selama 80 hingga 120 tahun. Beberapa bahkan diketahui dapat hidup hingga 250 tahun.

Karena tampilannya yang mirip, beberapa orang sering salah mengenali kura-kura Aldabra sebagai kura-kura Seychelles yang kini sudah punah. Kura-kura ini memiliki cangkang berbentuk kubah yang sangat besar dan leher yang sangat panjang.

Kura-kura Aldabra jantan biasanya memiliki ukuran sepanjang 1,1 meter. Sementara kura-kura Aldabra betina memiliki ukuran rata-rata sepanjang 0,9 meter.

Dari segi berat badan, kura-kura Aldabra jantan juga memiliki berat badan yang lebih besar daripada betina, yakni hingga 100 kg.

Kura-kura Aldabra biasa ditemukan secara individu maupun berkelompok. Mereka aktif di pagi hari untuk mencari makanan sebelum suhu menjadi terlalu tinggi.

Salah satu trik yang kerap dilakukan kura-kura Aldabra agar tetap sejuk di siang hari yang panas yakni menggali liang bawah tanah atau beristirahat di rawa-rawa. Mereka tidak tertarik dengan kehadiran manusia, sehingga membuatnya mudah untuk diburu.

Sebagaimana dilansir dari laman British Chelonia Group, kura-kura Aldabra pernah berada di ambang kepunahan karena kerap diburu oleh para penjelajah, penjajah, dan pedagang pada abad ke-18 dan ke-19 untuk dijadikan makanan.

Pada tahun 1840, kura-kura Aldabra menjadi satu-satunya kura-kura raksasa yang masih hidup di Samudera Hindia sementara spesies yang lain telah dinyatakan punah.

Saat ini, jumlah populasi kura-kura Aldabra diperkirakan lebih dari 100.000 sehingga dapat dikatakan relatif aman.

Pada tahun 1982, UNESCO menetapkan kawasan atol karang Aldabra sebagai Situs Warisan Dunia. Dengan demikian, situs tersebut dilindungi dari pengaruh manusia. Upaya-upaya konservasi dengan program penangkaran giat dilakukan untuk terus menjaga kelestarian populasi kura-kura Aldabra.

SITI NUR RAHMAWATI
Baca : 5 Jenis Kura-Kura yang Bisa Dipelihara di Rumah







Sup Borshch Ditetapkan UNESCO Warisan Budaya Ukraina

3 hari lalu

Sup Borshch Ditetapkan UNESCO Warisan Budaya Ukraina

Sup borshch, yang jadi rebutan Rusia dan Ukraina, ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya Ukraina.


PANDI Bersama Komunitas Luncurkan Situs Tradisikebaya.id

4 hari lalu

PANDI Bersama Komunitas Luncurkan Situs Tradisikebaya.id

Peluncuran situs tersebut oleh PANDI dan Komunitas Pelestari Budaya merupakan sebuah dukungan terhadap gerakan Kebaya Goes to UNESCO.


TN Komodo Pakai Reservasi Online dan Biaya Konservasi per Agustus

5 hari lalu

TN Komodo Pakai Reservasi Online dan Biaya Konservasi per Agustus

Reservasi menghitung biaya konservasi bagian dari rencana penguatan fungsi di TN Komodo. Tak perlu komunikasi dengan Unesco.


Niel Makinuddin dan Kiat Mengawali Langkah Menjaga Lingkungan

6 hari lalu

Niel Makinuddin dan Kiat Mengawali Langkah Menjaga Lingkungan

Membuat lingkungan menjadi lebih baik adalah tugas semua individu di Bumi. Simak bagaimana Niel menanamkan nilai itu kepada keluarga dan masyarakat.


Proyek Pariwisata Super-prioritas di Taman Nasional Komodo Hampir Rampung

9 hari lalu

Proyek Pariwisata Super-prioritas di Taman Nasional Komodo Hampir Rampung

Balai Taman Nasional Komodo membantah perihal sarana dan prasarana tempat wisata serupa Jurrasic Park.


Fakta-Fakta Unik Kota Liverpool, Asal Nama Kota Lumpur di Inggris

15 hari lalu

Fakta-Fakta Unik Kota Liverpool, Asal Nama Kota Lumpur di Inggris

Selain dikenal sebagai kota sepak bola, Liverpool menyimpan beberapa fakta unik. Salah satunya asal usul penamaan kota ini.


Kampanye Kebaya Goes to Unesco: Kebaya Pakaian Sehari-hari Nenek Moyang

16 hari lalu

Kampanye Kebaya Goes to Unesco: Kebaya Pakaian Sehari-hari Nenek Moyang

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan perempuan Indonesia harus menunjukkan kebaya sebagai warisan budaya dunia sangat dicintai masyarakat.


Perempuan Berkebaya Turun di CFD, Menlu Retno: Kebaya Diajukan ke Unesco

16 hari lalu

Perempuan Berkebaya Turun di CFD, Menlu Retno: Kebaya Diajukan ke Unesco

Retno Marsudi ikut serta mendukung perempuan mengenakan kebaya untuk olah raga 'Gerak Jalan Sehat' pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).


Lestarikan Borobudur, IAAI: Bukan Harga Tiket, tapi Hitung Carrying Capacity

18 hari lalu

Lestarikan Borobudur, IAAI: Bukan Harga Tiket, tapi Hitung Carrying Capacity

"Kalau konteks harga tiket, kami tidak mau tahu hitung-hitungannya," katanya di webinar 'Borobudur, Antara Pelestarian dan Pariwisata'.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk Indonesia, Kura-kura

22 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk Indonesia, Kura-kura

Topik tentang Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 telah dideteksi masuk Indonesia menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.