Rencana Tiket Naik Borobudur Batal, Arkeolog Dukung Pembatasan Jalan Terus

Ribuan wisatawan memadati kawasan wisata candi Borobudur Magelang, Jateng, Minggu (25/1). Libur menyambut tahun baru Imlek yang berurutan waktunya dengan akhir pekan dan hari Minggu dimanfaatkan warga. ANTARA/Anis Efizudin

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah telah memutuskan batal mengenakan tiket khusus kepada wisatawan untuk bisa menaiki Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Dalam rencana sebelumnya, tiket akan seharga Rp 750 ribu per orang bagi wisatawan lokal dan US$ 100 atau setara hampir Rp 1,5 juta untuk setiap wisatawan asing.

Pembatalan disebutkan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas tentang Pariwisata di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 14 Juni 2022. Sebagai gantinya, hanya akan disediakan kuota 1.200 wisatawan per hari, atau 120 per jam, yang mendaftar daring. Mereka yang bisa menaiki candi harus didampingi pemandu wisata yang sudah terdaftar, serta mengenakan alas kaki yang sudah disediakan.

Arkeolog dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hari Suroto, menyatakan mendukung pembatasan pengunjung naik ke Candi Borobudur. Menurutnya, candi yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO tersebut memang harus dilindungi dari perubahan atau kerusakan konstruksi.

"Candi Borobudur itu kan kontruksinya bagaikan puzzle, batu yang disusun, tidak pakai perekat semen, jadi dengan beban yang berat di atas candi, misalkan terlalu banyak wisatawan yang naik, ya dikhawatirkan batu akan bergeser," kata Hari yang kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta, itu menuturkan, Selasa.

Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menunjukkan bagian batu candi yang rusak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa 7 Juni 2022. BKB menyatakan banyak bagian struktur Candi Borobudur yang tergerus atau rusak akibat banyaknya pengunjung dan kurangnya kesadaran wisatawan dalam menjaga dan melestarikan benda cagar budaya. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Dia membandingkan dengan Angkor Wat di Kamboja di mana warga setempat gratis masuk dan hanya wisatawan asing yang berbayar, dan mereka semua hanya berjalan di halaman candi. Untuk di Borobudur, peneliti di Balai Arkeologi Papua ini menambahkan, perlu dicarikan inovasi selain tiket supermahal untuk bisa membatasi jumlah pengunjung yang naik ke Candi Borobudur.

Hari mengusulkan penggunaan teknologi digital, misalkan Candi Borobudur virtual, yang bisa dikunjungi dari rumah, dengan sudut pandang 360 derajat. "Atau bisa ditampilkan di Metaverse, tapi ini tidak instan, butuh waktu, sumber daya manusia, teknologi untuk mengerjakannya," kata Hari lagi.

Baca juga:
Menkes: Penularan Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Terjadi di Jakarta






Komisi VII Rekomendasikan Audit dan Ganti Kepala BRIN, MPI Beri Apresiasi

5 jam lalu

Komisi VII Rekomendasikan Audit dan Ganti Kepala BRIN, MPI Beri Apresiasi

Selain pergantian Kepala BRIN, MPI juga mengusulkan untuk melakukan koreksi total terhadap segenap kebijakan BRIN selama ini.


Komisi VII DPR 'Mengamuk' Setelah Dituding Pakai Dana BRIN Berujung Desakan Kepala Diganti

9 jam lalu

Komisi VII DPR 'Mengamuk' Setelah Dituding Pakai Dana BRIN Berujung Desakan Kepala Diganti

Komisi VII DPR RI mendesak pemerintah segera mengganti Kepala BRIN mengingat permasalahan di tubuh lembaga itu


Matinya Proyek Tsunami BRIN

11 jam lalu

Matinya Proyek Tsunami BRIN

Ketika berbagi program dengan DPR, BRIN justru mematikan proyek penguatan sistem peringatan dini tsunami.


Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

1 hari lalu

Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

Fungsi Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur karena tak mampu menampung debit air


Seabad Usia Observatorium Bosscha, Waktunya Astronom Pindah ke Timau?

1 hari lalu

Seabad Usia Observatorium Bosscha, Waktunya Astronom Pindah ke Timau?

Observatorium Bosscha genap berusia 100 tahun. Astronom BRIN cerita polusi cahaya parah dari Kota Bandung.


Dana Riset BRIN Salah Sasaran

1 hari lalu

Dana Riset BRIN Salah Sasaran

Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN menggelar program Masyarakat Bertanya BRIN Menjawab (MBBM) bersama Komisi VII DPR.


Begini Cara Mengecek Status Keaktifan BPJS Kesehatan Anda

4 hari lalu

Begini Cara Mengecek Status Keaktifan BPJS Kesehatan Anda

BPJS Kesehatan menjadi syarat wajib di 8 layanan publik Indonesia, bagaimana mengetahui apakah status kartu yang dimiliki aktif atau tidak?


Jokowi Perintahkan Heru Budi Segera Mulai Proyek Giant Sea Wall

7 hari lalu

Jokowi Perintahkan Heru Budi Segera Mulai Proyek Giant Sea Wall

"Saya sudah perintahkan ke Gubernur DKI," kata Jokowi usai meninjau proyek Sodetan Ciliwung bersama Heru Budi.


Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

7 hari lalu

Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

Lembaga survei Algoritma menyebut hanya 8 persen masyarakat yang menyatakan akan memilih partai baru pada Pemilu 2024.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Buaya Antar Jasad Bocah, Sotong dan Cumi-cumi

7 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Viral Buaya Antar Jasad Bocah, Sotong dan Cumi-cumi

Topik tentang buaya dikabarkan mengantar jasad anak kecil ke tepi Sungai Mahakam menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.