UI, Kampus dengan Nilai Rerata UTBK SBMPTN 2022 Tertinggi

Reporter

Editor

Devy Ernis

Ilustrasi Kampus Universitas Indonesia 2022. (DOK. HUMAS UI)

TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Indonesia (UI) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan nilai rerata peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2022 tertinggi. UI unggul sebagai kampus dengan nilai rerata tertinggi pada rumpun ilmu sains dan teknologi (Saintek) dan ilmu Sosial Humaniora (Soshum).

Nilai rerata rumpun Soshum UI mendapat skor 690,02. Sementara, nilai rerata tertinggi pada rumpun ilmu Saintek di Indonesia, dengan nilai 665,86. Sementara itu, UI masuk dalam daftar 10 besar peserta UTBK SBMPTN dengan nilai tertinggi di rumpun ilmu Soshum. Dari 10 peserta terbaik dari rumpun ilmu Soshum, empat di antaranya memilih UI di jurusan Ilmu Ekonomi, Akuntansi, Ilmu Hukum, dan Ilmu Psikologi.

Berikut daftar 10 PTN dengan nilai rerata tertinggi:

Nilai tertinggi Saintek SBMPTN 2022

1. Universitas Indonesia

Nilai rerata tertinggi: 690, 02

2. Institut Teknologi Bandung

Nilai rerata tertinggi: 682,30

3. Universitas Gadjah Mada

Nilai rerata tertinggi: 680,49

4. Universitas Diponegoro

Nilai rerata tertinggi: 651,32

5. Universitas Padjadjaran

Nilai rerata tertinggi: 649,07

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Nilai rerata tertinggi: 648,76

7. Universitas Airlangga

Nilai rerata tertinggi: 645,83

8. Universitas Brawijaya

Nilai rerata tertinggi: 635,26

9. UPN Veteran Jakarta

Nilai rerata tertinggi: 623,26

10. Universitas Jenderal Sudirman

Nilai rerata tertinggi: 621,98

Nilai tertinggi Soshum SBMPTN 2022

1. Universitas Indonesia

Nilai rerata tertinggi: 665,86

2. Institut Teknologi Bandung

Nilai rerata tertinggi: 656,61

3. Universitas Gadjah Mada

Nilai rerata tertinggi: 645,94

4. Universitas Airlangga

Nilai rerata tertinggi: 633,20

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Nilai rerata tertinggi: 631,79 

6. Universitas Diponegoro

Nilai rerata tertinggi: 622,01

7. Universitas Sebelas Maret

Nilai rerata tertinggi: 621,02

8. Universitas Padjadjaran

Nilai rerata tertinggi: 619,94

9. UPN Veteran Jakarta

Nilai rerata tertinggi: 618,51

10. Institut Pertanian Bogor

Nilai rerata tertinggi: 610,01

Adapun total pendaftar UTBK SBMPTN 2022 mencapai 800.852 orang. Sedangkan peserta yang lolos hanya 192.810 orang dengan total daya tampung 213.406 peserta. Dari total peserta yang diterima, maka ada 20.596 kuota yang tidak terpenuhi.
            
Bagi calon mahasiswa baru yang dinyatakan diterima di UI melalui SBMPTN 2022 dan telah memperoleh Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) dapat melakukan pengisian data dan pra-registrasi pada 24 Juni – 5 Juli 2022.

Pra-registrasi dilakukan pada laman pra-registrasi.ui.ac.id, dengan cara login menggunakan NPM dan pilihan program studi. Selanjutnya, calon mahasiswa diminta melalukan konfirmasi pilihan pembayaran biaya pendidikan pada 24-26 Juni 2022.Tahap akhir berupa registrasi akademik pada 24 Juni – 8 Juli 2022. Penjelasan menyeluruh dan detail terkait tahap-tahap tersebut dapat dilihat pada laman penerimaan.ui.ac.id maupun media sosial UI.

Baca juga: Risiko SBMPTN Tak Diambil dan Daftar Jalur Mandiri, UKT Bisa Melayang






3 Wajah Christine Hakim dalam 3 Film Produksi Luar Negeri, Terakhir The Last of Us

1 hari lalu

3 Wajah Christine Hakim dalam 3 Film Produksi Luar Negeri, Terakhir The Last of Us

Christine Hakim disorot berkat perannya di film serial The Last of Us. Sebelumnya ia sempat bermain bersama Julia Roberts di Eat, Pray, Love.


Bamsoet Dukung UI Racing Team Ikut Kompetisi di Eropa

4 hari lalu

Bamsoet Dukung UI Racing Team Ikut Kompetisi di Eropa

Bamsoet berharap BUMN hingga kalangan swasta memberi dukungan dengan menjadi sponsor untuk UI Racing Team.


4 Mahasiswa UI Raih Beasiswa OGFICE di Jepang

5 hari lalu

4 Mahasiswa UI Raih Beasiswa OGFICE di Jepang

Empat mahasiswa pascasarjana Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) berhasil meraih beasiswa ke Jepang. Simak kisahnya.


Prodi S2 Ilmu Kimia FMIPA UI Raih Akreditasi Internasional RSC

6 hari lalu

Prodi S2 Ilmu Kimia FMIPA UI Raih Akreditasi Internasional RSC

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI berhasil meraih akreditasi dari lembaga internasional The Royal Society of Chemistry.


Aria Rajasa CTO KaryaKarsa Meninggal, Ini Awal Perjalanannya di Dunia Bisnis Digital

7 hari lalu

Aria Rajasa CTO KaryaKarsa Meninggal, Ini Awal Perjalanannya di Dunia Bisnis Digital

Pebisnis muda, Aria Rajasa CTO KaryaKarsa meninggal 18 Januari 2023. Begini perjalanan awalnya dalam membangun bisnis clothing?


Farmasi UI dan BRIN Sulap Biota Laut Jadi Bahan Baku Obat Kanker dan Diabetes

10 hari lalu

Farmasi UI dan BRIN Sulap Biota Laut Jadi Bahan Baku Obat Kanker dan Diabetes

UI dan Brin mengembangkan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia. Ini hal yang akan dilakukan.


UI Kembali Pertahankan Akreditasi Unggul dari BAN-PT

11 hari lalu

UI Kembali Pertahankan Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Universitas Indonesia (UI) berhasil mempertahankan akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).


Psikolog UI Teliti Penyebab Bungkamnya Mahasiswa Saksi Kecurangan Akademik

11 hari lalu

Psikolog UI Teliti Penyebab Bungkamnya Mahasiswa Saksi Kecurangan Akademik

Psikolog UI Anna Armeini Rangkuti mengidentifikasi ada empat motif utama silence mahasiswa terhadap kesaksian adanya kecurangan akdemik.


Kisah Malari 49 Tahun Lalu: Kejanggalan Sidang, Jerat Antisubversi hingga Rivalitas 2 Jenderal

13 hari lalu

Kisah Malari 49 Tahun Lalu: Kejanggalan Sidang, Jerat Antisubversi hingga Rivalitas 2 Jenderal

Pasca Malari aparat menahan 775 orang termasuk aktivis mahasiswa dan cendikiawan seperti Hariman Siregar, Sjahir, Yap Thiam Hien hingga Rahman Tolleng


Peristiwa Malari 1974: Demonstrasi Tolak Kunjungan PM Jepang Kakuei Tanaka Berujung Rusuh

13 hari lalu

Peristiwa Malari 1974: Demonstrasi Tolak Kunjungan PM Jepang Kakuei Tanaka Berujung Rusuh

Peristiwa Malari adalah demonstrasi mahasiswa dan kerusuhan sosial menolak kedatangan PM Jepang Kakuei Tanaka ke Indonesia pada 15 Januari 1974.