182,7 Miliar Kantong Plastik Dipakai di Indonesia Setiap Tahun

Reporter

Editor

Devy Ernis

Pengendara melintas di depan tumpukan sampah di kawasan penyangga ibu kota, Jakarta, Minggu, 15 Mei 2022. Sampah didominasi oleh plastik dan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap 3 Juli, dunia memperingati International Plastic Bag Free Day atau Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia. Peringatan ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran bahwa penggunaan kantong plastik, yang biasanya hanya sekali pakai, sangat berbahaya bagi lingkungan.

Studi yang dilakukan Travis P. Wagner (2017) memperkirakan masyarakat dunia membuang 5 triliun sampah kantong plastik setiap tahunnya. Padahal, secara rata-rata, kita hanya menggunakan kantong plastik selama 12 menit sebelum dibuang. Di Indonesia, kantong plastik juga masih jadi barang konsumsi sehari-hari.

Data dari Making Oceans Plastic Free (2017) menyatakan rata-rata ada 182,7 miliar kantong plastik digunakan di Indonesia setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, bobot total sampah kantong plastik di Indonesia mencapai 1.278.900 ton per tahunnya.

Jika rata-rata berat badan seseorang 60 kg, maka berat sampah kantong plastik per tahunnya di Indonesia sama dengan berat badan 21.315.000 orang. Masih dari data yang sama, dikatakan bahwa sampah kantong plastik menyumbang setidaknya 40 persen dari keseluruhan limbah plastik di Indonesia. Per tahunnya, 511.560 ton kantong plastik yang digunakan masyarakat Indonesia berakhir ke lautan.

Studi dari Jenna R. Jambeck dan kawan-kawan (2015) menyatakan Indonesia sebagai penyumbang terbesar kedua sampah plastik ke laut, setelah China. Setidaknya 16 persen sampah plastik di lautan berasal dari Indonesia. Padahal, menurut studi dari Gabriella F. Schirinzi dan kawan-kawan (2017) menyatakan bahwa mikroplastik yang ada dalam makanan laut dan minuman memiliki efek beracun bagi sel manusia.

Bagaimana Mengurangi Sampah Kantong Plastik?

Pada 2019, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Pergub No. 142/2019 yang membatasi penggunaan kantong plastik. Peraturan yang mulai berlaku pada 1 Juli 2020 tersebut melarang toko toko modern atau tradisional menyediakan kantong plastik untuk konsumennya.

Setahun setelah peraturan tersebut diterapkan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta bersama Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melakukan survei kepada 1.220 keluarga. Hasilnya, dibandingkan dengan data pada 2018, terjadi penurunan penggunaan kantong plastik hingga 42 persen.

GIDKP menyatakan penurunan tersebut setara dengan pengurangan sebesar 4.739 ton sampah kantong plastik pertahunnya. Dari survei yang sama, diperkirakan terjadi pengurangan penggunaan kantong plastik hingga 82 persen di toko retail modern dan pasar tradisonal.

Toko retail modern mencapai 95 hingga 100 persen pengurangan kantong plastik, sedangkan di pasar tradisional terjadi pengurangan 50 persen. Artinya, intervensi pemerintah melalui aturan hukum dinilai sukses mengurangi sampah kantong plastik. Hingga 2021, di Indonesia sudah ada dua provinsi, 28 kota, dan 26 kabupaten yang memiliki aturan pembatasan plastik sekali pakai.

Baca juga: Supermoon Ditunding Salah Satu Faktor Pemicu Banjir Rob, Bernakah?






Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

11 hari lalu

Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

Dealer motor listrik Niu mendukung KTT G20 yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan, sekaligus sejalan dengan visi Niu Mobility yang zero emisi.


Ditarik, Laporan yang Sebut Sampah Plastik Tanggung Jawab 5 Negara Asia Termasuk Indonesia

15 hari lalu

Ditarik, Laporan yang Sebut Sampah Plastik Tanggung Jawab 5 Negara Asia Termasuk Indonesia

Insinerator dan pembakaran sampah plastik untuk energi dianggap solusi yang keliru.


KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

41 hari lalu

KLHK Dorong Produsen Perbesar Kemasan Plastik

Kampanye "The Rising Tide" dan Triathlon Bali-Jakarta berbuah positif, produsen didorong perbesar kemasan plastik (upsizing) demi kurangi timbulan sampah.


Apa Itu Plastik HDPE: Diklaim Lebih Ramah Lingkungan?

42 hari lalu

Apa Itu Plastik HDPE: Diklaim Lebih Ramah Lingkungan?

Plastik HDPE memiliki karakteristik sedikit buram dan transparan serta elastis. Plastik ini tak tembus air, tidak berbau, tahan panas dan benturan.


Bisakah Konsumen Mengurangi Sampah Plastik

49 hari lalu

Bisakah Konsumen Mengurangi Sampah Plastik

Jika pemerintah dan swasta ogah-ogahan menangani limbah, saatnya konsumen menyetop konsumsi komoditas yang menjadi sampah plastik.


Daftar Sungai Terpolusi Sampah Plastik di Dunia, Brantas Nomor 6

59 hari lalu

Daftar Sungai Terpolusi Sampah Plastik di Dunia, Brantas Nomor 6

Negara kaya menghasilkan sampah plastik lebih besar per orang tapi pengelolaannya efektif sehingga tidak berakhir ke sungai dan laut.


Analisis Laboratorium, Ada Mikroplastik di Lambung Ikan Sungai Musi

24 Juli 2022

Analisis Laboratorium, Ada Mikroplastik di Lambung Ikan Sungai Musi

Tingkat pencemaran mikroplastik di Sungai Musi, Sumatera Selatan, terukur yang terburuk di Sumatera.


Mahasiswa Poltesa Sulap Sampah Plastik Jadi Minyak

23 Juli 2022

Mahasiswa Poltesa Sulap Sampah Plastik Jadi Minyak

Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Kalimantan Barat membuat terobosan yakni mampu menyulap sampah plastik jadi minyak.


DKI Cabut Izin Lingkungan PT KCN, Warga Rusun Marunda: Kami Apresiasi Walau Sangat Terlambat

23 Juni 2022

DKI Cabut Izin Lingkungan PT KCN, Warga Rusun Marunda: Kami Apresiasi Walau Sangat Terlambat

Warga Rusun Marunda berharap Kementerian Perhubungan memeriksa kembali izin usaha bongkar muat batu bara di Pelabuhan Marunda.


Sampah Sachet Cemari Perairan Jakarta, DLH DKI: Perusahaan Diminta Paham Regulasi

22 Juni 2022

Sampah Sachet Cemari Perairan Jakarta, DLH DKI: Perusahaan Diminta Paham Regulasi

Dinas Lingkungan Hidup DKI menyatakan Unilever membantu pengolahan sampah sachet dengan Refuse Derived Fuel (RDF) di TPST Bantargebang.