Pesawat Penumpang Terbesar di Dunia, Airbus A380, Kembali Terbang

Sebuah pesawat Airbus A380 disimpan di markas perusahaan aerospace dan daur ulang, Tarmac Aerosave di Azereix dekat Tarbes, Prancis, 16 Januari 2018. Airbus A320 adalah pesawat penumpang komersial jarak dekat sampai menengah. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Menyusul pandemi Covid-19 yang membekukan perjalanan udara pada 2020, Lufthansa memarkir rapat-rapat 14 pesawat Airbus A380 jumbo jet miliknya di Spanyol dan Prancis untuk jangka panjang. Perusahaan maskapai asal Jerman itu bahkan menjual enam dari jajaran pesawat raksasanya tersebut yang dikenal sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia. 

Tapi, kabar terbaru, setidaknya delapan pesawatnya yang tersisa akan comeback. Lufthansa mengumumkan Airbus A380 akan kembali ke armada terbang pada musim panas tahun depan. "Kami memutuskan untuk menempatkan A380 kembali siap melayani pada musim panas 2023," bunyi pengumuman yang dirilis dewan eksekutif Lufthansa pada akhir bulan lalu. 

Memiliki panjang 329 kaki (100,3 meter) dan tinggi 78 kaki (23,8 meter), Airbus A380 memang raksasa dan Lufthansa memanfaatkan luas ruang dalam kabin pesawat itu. Maskapai itu mengatur A380 berkapasitas 509 penumpang dalam 3-4-3 baris kursi di kelas ekonomi. Dengan kapasitas muat penumpang yang besar, Lufthansa meyakini ongkos pengoperasian pesawat bisa ditekan.

Lufthansa bukan satu-satunya maskapai yang masih mengoperasikan pesawat superjumbo itu. Masih ada lainnya yakni Singapura Airlines, Emirates, Qantas, Qatar Airways, Korean Air, All Nippon Airways, dan British Airways yng seuruhnya masih menerbangkan A380. British Airways telah menyatakan berhenti menggunakannya pada Maret 2020, namun merevisinya dan memutuskan tetap memakai jasa pesawat ini pada Oktober 2021. 

"Kembalinya Lufthansa kepada sebagai respons terhadap lonjakan tajam penumpang dan pengiriman pesanan pesawat yang tertunda," kata Dewan Eksekutif lagi. Mereka kemungkinan merujuk kepada penundaan pengiriman Boeing 777X, molor sampai 2025. 

Sebuah pesawat milik maskapai Emirates seri Airbus A380, mendarat dengan kondisi melawan angin sehingga pesawat terlihat sangat miring. Namun keahlian dari sang pilot, berhasil mendaratkan pesawat ini dengan selamat. Jerman, 26 September 2015. Dailymail

Emirates telah selama ini yang terbanyak memiliki A380, dengan lebih dari 100 pesawat. Bisa lebih banyak lagi jika pada 2019, Emirates tidak membatalkan 39 tambahan pesanan jenis pesawat itu. Meski begitu pengiriman untuk pesanan Emirates yang sebelumnya masih berjalan sampai 2021. Lalu datanglah pandemi 2020 yang membuat pengoperasian pesawat-pesawat besar untuk angkutan penumpang menjadi sangat mahal.

Tapi situasinya kini beranjak normal. Perjalanan udara ramai kembali. Emirates menyebut A380 'produk flagship', dan Singapore Airlines bahkan telah menerbangkannya kembali pada 2021, menggambarkan volume penumpang udara yang berdenyut kembali. 

POPULAR MECHANICS

Baca juga:
Peneliti Asal Indonesia Ini Jagoan Radar di Jepang, Simak Kuliah Umumnya di ITB






Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

11 jam lalu

Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

Aspek kesehatan jiwa perlu menjadi perhatian bersama demi kesejahteraan psikologis masyarakat kala harus beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19.


Virus Langya Merebak di China, Karakteristiknya?

18 jam lalu

Virus Langya Merebak di China, Karakteristiknya?

Belum usai pandemi Covid-19 dan wabah cacar monyet, kini virus Langya merebak di China Timur. Virus ini diketahui juga ditemukan pada hewan tikus.


Bahlil: Yang Menyelamatkan Ekonomi saat Krisis Bukan Pengusaha Besar, tapi UMKM

1 hari lalu

Bahlil: Yang Menyelamatkan Ekonomi saat Krisis Bukan Pengusaha Besar, tapi UMKM

Bahlil mencontohkan saat krisis 1998. Saat itu, kata di, para pengusaha besar lari atau mempailitkan diri.


Penjualan Mobil Penumpang di Cina Melonjak, Ini Alasannya

2 hari lalu

Penjualan Mobil Penumpang di Cina Melonjak, Ini Alasannya

Sekitar 1,82 juta mobil penumpang dijual ritel pada Juli atau naik 20,4 persen dibandingkan periode yang sama 2021.


Penjualan Mobil Daihatsu Naik 38,3 Persen Hingga Juli 2022, Ini 3 Mobil Terlatis

3 hari lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Naik 38,3 Persen Hingga Juli 2022, Ini 3 Mobil Terlatis

Penjualan mobil Daihatsu secara ritel hingga Juli 2022 tetap didominasi Top 3 mobil terlaris. Pencapaoian Daihatsu normal seperti sebelum pandemi.


Kena Sanksi Barat, Maskapai Rusia Pakai Cara 'Kanibal' untuk Ganti Suku Cadang

3 hari lalu

Kena Sanksi Barat, Maskapai Rusia Pakai Cara 'Kanibal' untuk Ganti Suku Cadang

Maskapai penerbangan Rusia mempreteli pesawat jet untuk mendapatkan suku cadang karena sanksi Barat, sehingga armada tetap bisa terbang


Presiden Jokowi Sampaikan 2023 Bakal Jadi Tahun Gelap untuk Semua Negara

7 hari lalu

Presiden Jokowi Sampaikan 2023 Bakal Jadi Tahun Gelap untuk Semua Negara

Presiden Jokowi menyatakan mendapat prediksi bahwa tahun depan akan menjadi tahun yang gelap untuk semua negara.


Pemerintah Didesak Cairkan Anggaran Pemilu 2024, Jangan Sampai Wacana Tunda Pemilu Muncul Lagi

9 hari lalu

Pemerintah Didesak Cairkan Anggaran Pemilu 2024, Jangan Sampai Wacana Tunda Pemilu Muncul Lagi

KPU meminta anggaran Rp 8,06 triliun untuk persiapan Pemilu 2024 tahun ini. Baru teralokasikan Rp 3,69 miliar oleh pemerintah.


Pemerintah Andalkan PNBP Sumber Daya Alam Seiring Tak Mulusnya Pemulihan Ekonomi

9 hari lalu

Pemerintah Andalkan PNBP Sumber Daya Alam Seiring Tak Mulusnya Pemulihan Ekonomi

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor sumber daya alam menjadi salah satu sektor yang paling diandalkan pemerintah dalam menopang pendapatan negara.


Keterisian Ranjang Covid-19 Naik, Pengelola Tempat Wisata Diminta Perketat Protokol Kesehatan

10 hari lalu

Keterisian Ranjang Covid-19 Naik, Pengelola Tempat Wisata Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Di masa pemulihan wisata DIY itu, beragam bantuan telah diberikan untuk tempat wisata agar dapat menjalankan protokol.